Home / Peristiwa

Sabtu, 15 November 2025 - 01:02 WIB

Motor Dilarang Masuk, Satu Tewas dan Satu Korban Kritis

Tim gabungan Polres Mempawah dan Polsek Jongkat olah TKP di lokasi penganiayaan maut, Jumat (14/11/2025)

Tim gabungan Polres Mempawah dan Polsek Jongkat olah TKP di lokasi penganiayaan maut, Jumat (14/11/2025)

Mempawah – Akibat sepeda motor dilarang masuk, membuat SBI (38) dendam. Tjang Mo Liang (60) tewas bersimbah darah dan Hery Firmansyah (43) kritis, Jumat (14/11/2025) sekitar pukul 15.00.

Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Raya depan SDN 11 Jongkat, Desa Peniti Luar, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah. SBI menyerang penuh amarah setelah dirinya hendak pulang usai mencari kepah di tepi laut.

SBI awalnya memarkir sepeda motornya di gerbang pabrik pengolahan gula merah PT BAL. Ia pun mencari kepah di laut sekitar lokasi perusahaan tersebut. Setelah dirasa cukup denga perolehan hasil tangkapan kepah sekitar 20 kilogram, SBI pun hendak pulang.

SBI beranjak hendak mengambil sepeda motornya di lokasi parkir untuk mengangkut kepah. Lantaran akses masuknya harus melewati lokasi pabrik PT BAL, SBI izin untuk masuk kepada Tjang Mo Liang dan Hery Firmansyah yang menjaga pintu gerbang pabrik.

Baca juga:  Pembunuh Ayah Kandung di Sebawi Positif ODGJ

Namun, kedua orang korban itu melarang SBI masuk. Kemudian terjadi cekcok dan adu mulut hingga SBI melontarkan ancaman. “Tunggu kau nanti ye,” kata SBI.

Ternyata ancaman SBI bukan gertak sambal. Buktinya, tak lama saat kedua korban pulang menuju Pontianak menggunakan mobil pick-up Mitsubishi L300, pelaku memepet kendaraan mereka di depan SDN 11 Jongkat. SBI langsung menyerang menggunakan parang.

Kedua korban, Tjang Mo Liang dan Hery Firmansyah tak sempat melakukan perlawanan akibat serangan SBI yang bertubi-tubi menggunakan parang.

Kedua korban yang merupakan warga Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya itu mengalami luka serius di sekujur tubuh, terutama pada bagian yang mematikan. Tjang Mo Liang, tewas di tempat. Sedangkan Hery dalam kondisi terluka parah, kritis.

Baca juga:  Apa Motif Pembunuhan Wanita di Sungai Asam

Warga yang melihat kejadian sempat memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Puskesmas Jongkat. Pihak Polres Mempawah bersama Polsek Jongkat langsung menuju tempat kejadian dan melakukan olah TKP serta megumpulkan barang bukti.

“Benar, sore tadi terjadi penganiayaan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia dan satu kritis. Kejadiannya di depan SDN 11 Jongkat,” kata Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono melalui Kasatreskrim AKP M Ginting.

M Ginting menjelaskan pihaknya telah mengidentifikasi terduga pelaku, SBI yang merupaka warga Desa Peniti Luar. SBI pasca kejadia tersebut masih melarikan diri. “Kami meminta SBI segera menyerahkan diri sebelum kami mengambil langkah tegas,” tegas M Ginting.

Penulis: Rizki Firnanda I Editor: R. Rido Ibnu Syahrie

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Miras tangkapan Satgas Pamtas Aruk Malaysia

Peristiwa

Miras Berserakan di Perbatasan Dusun Aruk
Gubernur Kalbar bantu korban banjir

Peristiwa

Sutarmidji Salurkan Bantuan Korban Banjir Sambas
Yudo Margono

Peristiwa

Yudo Margono Dilantik Menggantikan Andika
Ketua RT dan Jasad Korban

Peristiwa

Warga Gempar Sinsang Singkawang Bunuh Diri
Aksi massa mahasiswa Ketapang

Peristiwa

Alasan BBM Naik Tidak Masuk Akal
Mega dan ibunya di RSUD Sambas saat dijenguk anggota Polres Sambas.

Peristiwa

Jatuh dan Pingsan Tersambar Percikan Petir
Proses Evakuasi Korban Longsor PETI

Peristiwa

Korban PETI Bengkayang 5 Tewas 8 Selamat
Tim Basarnas Pontianak

Peristiwa

Basarnas Pontianak Bantu Longsor Serasan
error: Content is protected !!