Home / Peristiwa

Rabu, 26 Oktober 2022 - 01:16 WIB

Warga Gempar Sinsang Singkawang Bunuh Diri

Foto Suleman Ketua RT 37 RW 06 dan jasad korban Bong Bui Lip

Foto Suleman Ketua RT 37 RW 06 dan jasad korban Bong Bui Lip

Singkawang. Seorang sinsang, Bong Bui Lip (44) ditemukan warga sudah bersimbah darah di dapur rumahnya di Gang Sinar, Jalan Natuna, Singkawang Barat, Selasa (25/10/2022) siang.

Warga yang pertama kali menemukan korban dalam kondisi tertelungkup dengan luka sayat di tangan, perut dan leher. Ia meregang nyawa di tempat kejadian. Sebilah pisau tajam sepanjang kurang lebih 10 centimeter ditemukan di dekat jasad korban.

Korban tinggal sendirian di rumahnya tersebut. Sedangkan anak semata wayangnya saat kejadian masih berada di Kota Pontianak. Sementara korban dengan istrinya sudah sekitar 10 tahun bercerai.

Baca juga:  Oknum Anggota DPRD Singkawang Diganjar 12 Tahun Penjara

“Warga memberitahu kepada saya sekitar pukul 10.46 WIB atau kurang lebih belasan menit setelah korban meninggal. Kemudian saya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Barat dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasiran,” kata Suleman, Ketua RT 37 RW 6 Kelurahan Pasiran, Singkawang Barat kepada pontianak times.

Korban yang sehari-hari dipanggil Bui Lip ini sering mengobati orang dan telah lama menjadi tatung. Beberapa tahun sebelumnya memang pernah mencoba bunuh diri dengan melukai bagian perutnya dengan pisau. Namaun saat itu terselamatkan dan segera mendapat pertolongan medis.

“Ini yang keduakalinya korban bunuh diri dan diduga karena pendarahan yang hebat menyebabkab korban meninggal dunia,” ujar Suleman.

Baca juga:  Pelukis Disabilitas, Berkarya Tanpa Batas

Jasad korban selanjutnya dibawa pihak Polsek Barat ke Rumah Sakit Harapan Bersama untuk dijahit luka-lukanya. Korban kemudian dibawa ke rumahnya dan rencananya akan dimakamkan di Pemakaman Tionghoa.

Bui Lip diketahui sebelum meninggal dunia dalam perawatan rutin mengonsumsi obat untuk menghilangkan depresi. Sebelumnya, dengan pekerjaannya sebagai Sinsang, Bui Lip kerap mengobati orang sakit.

Terakhir kali mengobati orang yang berada di Jakarta. Setelah itu muncul tanda-tanda keanehan pada kepribadian korban.(rdo)

Share :

Baca Juga

Satgas Pamtas Yonkav 12 BC

Peristiwa

Satgas Pamtas Yonkav 12/BC Evakuasi Warga Terimbas Banjir
Tersangka dan barang bukti Narkoba tangkapan Pamtas Yonkav 12/BC

Peristiwa

Pamtas Yonkav 12/BC Tangkap 3 Tersangka Sabu 6,3 Kg
HUT Kavaleri ke 75

Peristiwa

Mantap, Bhakti di Batas Negeri HUT Kavaleri 75
Flyer seruan aksi Mahasiswa Ketapang

Peristiwa

Aliansi Mahasiswa Ketapang Tolak BBM Naik
Konflik Lahan Dusun Tanjung Gundul

Peristiwa

Warga Tanjung Gundul Pasang Baliho Konflik 816 Hektar Lahan
Perahu Nelayan di Sungai Pinyuh Mempawah

Peristiwa

Cuaca Ekstrem, Nelayan Enggan Melaut
Proyek Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya

Peristiwa

PT WIKA Belum Bayar PJU-TS di Sambas
Pertemuan Bupati Mempawah Erlina dan Wabup Juli Suryadi serta Forkorpimda dengan jajaran Pemerintahan Desa Bumbun dan Desa Amawang, Kecamatan Sadaniang. Selasa 7 Oktober 2025

Peristiwa

Pemkab Mempawah Mediasi Konflik Warga dengan PT AHAL
error: Content is protected !!