Home / Peristiwa

Sabtu, 22 Juli 2023 - 00:18 WIB

Tragis, Nenek Meninggal Terpanggang Api

Warga dan petugas pemadam kebakaran mengevakuasi jasad nenek Jainab yang meninggal akibat kebakaran, Kamis (20/7/2023) malam

Warga dan petugas pemadam kebakaran mengevakuasi jasad nenek Jainab yang meninggal akibat kebakaran, Kamis (20/7/2023) malam

Sambas. Innalillaah, Jainab (80), seorang nenek warga Dusun Tanjung, Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas meninggal terpanggang dalam kebakaran rumah, Kamis (20/7/2023) malam.

Nyawa Jainab tak tertolong dalam kobaran api yang semakin membesar membakar rumahnya. Kebakaran bermula dari titik api di tungku tempat memasak dalam rumah tersebut. Korban diketahui tinggal sendirian di rumah tersebut.

Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP I Ketut Agus Pasek Sudina menjelaskan meninggalnya korban dalam kebakaran yang menghanguskan dua rumah yang berdampingan. “Kejadiannya sekitar pukul 19.15 WIB,” kata I Ketut Agus.

Ia menjelaskan pada pagi hari sebelum kejadian, anak korban mengetahui Jainab pada pagi hari memasak air di dapur menggunakan tungku dengan kayu bakar.

Namun, setelah itu tidak diketahui lagi aktivitas Jainab. Anak korban tahu setelah salat isya melihat api sudah membesar dan membakar rumah korban. Selanjutnya, warga setempat untuk membantu memadamkan api.

Baca juga:  Polsek Pemangkat Tangkap Tersangka 42 Paket Sabu

“Saat itu saksi bernama Idra juga melihat api dari arah dapur rumah yang kemudian merembet ke sebelah rumah kosong,” ujar I Ketut Agus.

Setelah melihat api, lanjut I Ketut Agus, saksi Idra meminta bantuan kepada warga setempat guna melakukan pemadaman dengan mengambil air seadanya di sekitar lingkungan rumah korban.

Kurang lebih satu jam dalam kebakaran itu, api dapat dipadamkan dengan bantuan sejumlah mobil pemadam.  Namun usai api dapat dipadamkan, ditemukan pemilik rumah atau korban bernama Jenap sudah dalam keadaan terbakar dan dalam keadaan meninggal dunia.

“Satu korban meninggal dunia bahkan tidak ada satu pun barang yang tersisa diselamatkan dikarenakan rumah sudah hangus terbakar,” kata I Ketut Agus.

Baca juga:  Melki Sedek Huang Tetap Kritis dan Lantang
Korban Sulit Bergerak

Kedua bangunan yang terbakar tersebut terbuat dari kayu dan beratapkan seng. Para saksi menyebut kondisi nenek sebelum kejadian, sulit bergerak. Nenk tidak bisa lagi berjalan normal.

Korban dalam kesehariannya bergerak dengan cara mengesot. “Korban tinggal sendirian di rumah tersebut,” terang I Ketut Agus.

Menurut Kasat Reskrim, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan visum terhadap korban. Pihak keluarga korban telah mengikhlaskan atas meninggalnya korban dan menganggap kejadian tersebut adalah musibah.

Atas peristiwa tersebut korban mengalami kerugian materiil dengan nilai kerugian sekitar tiga puluh juta rupiah. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, diduga sumber api berasal dari dapur tungku yang ada di dalam rumah korban tersebut.

Penulis: Jainudin I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Jumpa Pers Badko HMI Kalbar

Peristiwa

Pontianak Tuan Rumah Kongres Nasional HMI
MPC Kota Pontianak

Peristiwa

PP Kota Pontianak Siap Gelar Ramah Tamah
HUT Kavaleri ke 75

Peristiwa

Mantap, Bhakti di Batas Negeri HUT Kavaleri 75
Perahu Nelayan di Sungai Pinyuh Mempawah

Peristiwa

Cuaca Ekstrem, Nelayan Enggan Melaut
Warga beramai-ramai mengangkat mayat seorang laki-laki dari Parit di Pasar Pemangkat

Peristiwa

Heboh Mayat Laki-laki di Parit Pasar Pemangkat
Pelepasan calon jemaah haji dari keluarga besar Bank Kalbar di Kantor Pusat Bank Kalbar, Selasa (20/5/2025).

Peristiwa

Dirut Bank Kalbar Lepas 17 Orang Naik Haji
Kajari Ketapang Ricky Febriandi bersama Forkopimda saat ekspos pemusnahan barang bukti dari 83 perkaa yang telah inkrah.

Peristiwa

Insiden BB Kejari Ketapang Dipicu Senapan Lantak
R, tersangka pembobol kotak amal surau

Peristiwa

Ekonomi Sulit, Bukan Salat Malah Bobol Kotak Amal
error: Content is protected !!