Home / Birokrasi

Minggu, 10 April 2022 - 23:30 WIB

Siapa Pj Bupati Landak dan Wako Singkawang

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dan Surat Dirjen otonomo Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dan Surat Dirjen otonomo Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Pontianak. Kementerian Dalam Negeri telah menyurati Gubernur Kalbar secara resmi untuk mengajukan tiga nama calon Penjabat (Pj) Walikota Singkawang dan Bupati Landak, Senin (4/4/2022).

Dalam surat Nomor 131/2388/OTDA yang ditandatangani Dirjen Otonomo Daerah Kemendagri, Akmal Malik itu perihal Persiapan Penugasan Penjabat Kepala Daerah. Selain kepada Gubernur Kalbar, surat tersebut juga ditujukan kepada 24 gubernur lainnya se-Indonesia.

“Penjabat Bupati/Walikota berasal dari jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, berdasarkan ketentuan pasal 201 ayat 3, ayat 9 dan ayat 11 yang menegaskan bahwa untuk mengisi kekosongan jabatan bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota yang berakhir masa jabatannya sampai 2022,” kata Akmal dalam suratnya.

Baca juga:  Sejarah HDKD Lahirnya Kemenkumham RI

Selanjutnya, untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati/Walikota, itu gubernur diminta untuk mengusulkan tiga nama calon penjabat Bupati/Walikota sebagai bahan pertimbangan Menteri Dalam Negeri untuk menetapkan Pj tersebut.

Usulan tiga nama tersebut paling lambat 30 hari kerja sebelum berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.

Gubernur juga diminta untuk melampirkan beberapa dokumen pendukung pengusulan Pj tersebut antara lain yang bersangkutan menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama, memiliki pengalaman dalam bidang pemerintahan yang dibuktikan dengan riwayat jabatan, SK Pangkat terakhir dan biodata, melampirkan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) selama tiga tahun terakhir sekurang-kurangnya memiliki nilai baik.

Baca juga:  Sekda Ketapang Repalianto Buka PJAD Section 2 Besutan KBM

Di Kalbar, dua daerah yang kepala daerah dan wakilnya akan segera memasuki akhir jabatan pada 2022 adalah Kota Singkawang dan Kabupaten Landak. Dua daerah ini melaksanakan Pilkada Serentak pada 2017. Kontestasi Singkawang dimenangkan oleh pasangan Tjhai Chui Mie dan Irwan. Sedangkan Landak dimenangkan oleh pasangan Karolin MN dan Herkulanus Heriadi.

Kedua daerah itu akan segera dipimpin oleh seorang Pj dari pimpinan tinggi pratama atau setara eselon II, setelah gubernur mengajukan tiga nama kepada Mendagri untuk dipilih satu dari hasil penilaian dan diputuskan oleh Menteri Dalam Negeri. (rdo)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Kepala BPK RI Perwakilan Kalbar Dr Sri Haryati SE MM CSFA

Birokrasi

Yang Lain WTP, Hanya Melawi Kantongi Catatan Khusus BPK RI
Bupati Sambas H Satono di deretan depan bersama Mendagri Tito Karnavian saat pengibaran patakan APKASI oleh Bursah Zarnubi.

Birokrasi

APKASI Dikukuhkan, Bupati Sambas Jabat Bidang Perekonomian
Men PAN RB menginstruksikan seluruh instansi pusat dan daerah untuk segera menyusun usulan kebutuhan pegawai untuk rekrutmen ASN 2026.

Birokrasi

Rekrutmen ASN 2026: Instansi Diminta Usul Formasi hingga 31 Maret
Pengukuhan 173 Kades se Kabupaten Sambas

Birokrasi

173 Kades se-Kabupaten Sambas Tambah Masa Jabatan 2 Tahun
Komposisi dan Eksisting Provinsi Kalbar

Birokrasi

Kapuas Raya Tunggu Pemerintah Pusat
Bupati Mempawah Hj Erlina

Birokrasi

Kalbar 2023 Tanpa Desa Sangat Tertinggal
Refleksi Akhir Tahun Kemenkumham Kalbar

Birokrasi

Refleksi Akhir Tahun Kemenkumham Kalbar
Sumastro Pj Walikota

Birokrasi

Gubernur Menghindar Lantik Pj Walikota
error: Content is protected !!