Home / Birokrasi

Senin, 10 November 2025 - 14:42 WIB

Satono Dilatih Khusus Bersama 24 Kepala Daerah Se-Indonesia

Bupati Sambas H Satono duduk di deretan depan mengikuti pelatihan khusus Lemhanas dan Kemendagri.

Bupati Sambas H Satono duduk di deretan depan mengikuti pelatihan khusus Lemhanas dan Kemendagri.

Jakarta – Satono, Bupati Sambas dilatih khusus bersama 24 kepala daerah lainnya se-Indonesia selama 14 hari hingga Rabu (18/11/2025).

Satono mengikuti program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Lemhannas RI sejak 5 November 2025. Total 25 orang yang mengikuti program ini merupakan angkatan pertama dengan target mampu meningkatkan kapasitas dan wawasan para pimpinan daerah.

Para peserta terpilih berdasarkan kriteria khusus Lemhannas dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mereka mengikuti pelatihan selama 5 hari di Lemhannas. Selanjutnya pelatihan di Universitas Nasional Singapura dan Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYPP).

Baca juga:  Bupati Sambas Bahas Seminar Internasional dengan Kemenag

Mengapa memilih di Singapura? Lokasi tersebut dianggap sebagai salah satu negara yang memiliki sistem pelayanan publik terbaik di dunia.

Hal ini sesuai hasil riset Blavatnik Index of Public Administration 2024 oleh Blavatnik School of Government, Oxford University. Usai dari Singapura, peserta akan masuk ke Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri dan mengikuti pelatihan empat hari.

“Mohon doa dari seluruh warga Kabupaten Sambas. Semoga dari hasil pelatihan ini dapat menambah ilmu dan mangadopsi di Kabupaten Sambas,” ujar Satono.

Baca juga:  Tantowi Yahya Gugat Kinerja Diskominfo Mempawah

Gubenur Lemhannas RI, TB. Ace Hasan Syadzily menjelaskan kegiatan yang diikuti 25 kepala daerah terpilih berdasarkan seleksi Kemendagri.

“Kegiatan ini sebagai upaya peningkatan kapasitas kepemimpinan kepala daerah agar memiliki pemahaman yang holistik dan terintegrasi terhadap kebangsaan, wawasan nusantara, kepemimpinan strategis, dan komunikasi publik,” kata Ace kepada wartawan.[rdo]

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Andap Budi Revianto

Birokrasi

Kemenkumham Buka 1000 Kuota Penjaga Tahanan
Masyarakat menggunakan alternatif jalan komplek perumahan akibat penyekatan PPKM di Kota Pontianak. foto: dok

Birokrasi

GMNI Minta Pemkot Atasi Dampak PPKM
Hj Nurhasimah, kandidat kepala desa nomor 2 Desa Kuala Tolak, Matan Hilir Utara, Ketapang

Birokrasi

Raih 52%, Perempuan ini Menang Pilkades
Ketua TP Posyandu Kalimantan Barat Erlina Ria Norsan (tengah) usai menerima piagam penghargaan dari Ketua Umum TP Posyandu Tri Tito Karnavian pada Rakornas Posyandu di Jakarta, Senin (22/9/2025).

Birokrasi

TP Posyandu Kalbar Raih Penghargaan Nasional di Rakornas 2025
Heri Anggota DPRD Melawi

Birokrasi

Hak Interpelasi Usut Utang Melawi Rp97 M
Jaksa Agung RI, ST Burhanudin dan surat penunjukkan Plt Waja dan Plt JAM Bin

Birokrasi

Jaksa Agung RI Tunjuk Plt Waja dan Plt JAM Bin
pontianak-times.co.id

Birokrasi

5 Aplikasi Layanan Publik Kumham Kalbar
Kemenkumham Kalbar

Birokrasi

Tito Ajak Semua Elemen Kemenkumham Berkolaborasi
error: Content is protected !!