Home / Birokrasi

Kamis, 6 November 2025 - 13:16 WIB

Kabupaten Sambas IPM Tertinggi di Kalimantan Barat Tahun 2025

Bupati Sambas, H Satono dan latar belakang data IPM 2025.

Bupati Sambas, H Satono dan latar belakang data IPM 2025.

Sambas – Kabupaten Sambas meraih IPM (Indeks Pembangunan Manusia) tertinggi di Kalimantan Barat tahun 2025, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam data resmi BPS Provinsi Kalimantan Barat yang dirilis pada 5 November 2025, IPM Kabupaten Sambas Tahun 2025 mencapai 72,08, tertinggi di antara dua belas kabupaten di Kalimantan Barat.

Di tingkat provinsi, IPM Kalbar mencapai 72,09, naik 0,90 poin atau 1,26 persen dari tahun sebelumnya (71,19). Kenaikan ini menandakan bahwa pembangunan manusia di Kalimantan Barat terus meningkat dan kini berada pada kategori tinggi.

Kabupaten Sambas menempati posisi teratas di tingkat kabupaten, disusul Kubu Raya (72,01) dan Ketapang (71,30). Sementara itu, Kota Pontianak masih menjadi wilayah dengan IPM tertinggi di provinsi ini dengan capaian 82,80 (kategori “sangat tinggi”), diikuti Kota Singkawang (75,67).

Kinerja Semua Sektor

Kinerja positif Kabupaten Sambas didorong oleh peningkatan di seluruh dimensi pembentuk IPM dengan indikator kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.

Baca juga:  Pelukis Disabilitas, Berkarya Tanpa Batas

Umur Harapan Hidup (UHH) masyarakat Sambas tahun 2025 mencapai 74,80 tahun, naik dari 74,32 tahun pada 2024. Harapan Lama Sekolah (HLS) meningkat menjadi 12,77 tahun, sementara Rata-rata Lama Sekolah (RLS) naik dari 6,76 menjadi 7,00 tahun, menunjukkan kemajuan dalam akses dan partisipasi pendidikan.

Dari sisi ekonomi, pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan mencapai Rp11,94 juta, naik 3,48 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan meningkatnya daya beli dan kesejahteraan masyarakat Sambas.

Secara keseluruhan, capaian tersebut menunjukkan bahwa Kabupaten Sambas berhasil mempertahankan statusnya dalam kategori ttinggi dan memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan kualitas hidup terbaik di Kalimantan Barat.

Menanggapi capaian ini, Bupati Sambas H Satono SSosI MH menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi.

Baca juga:  Jaksa Agung Mutasi Empat Kajari se-Kalbar

Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, pelaku usaha, hingga masyarakat di pelosok desa, yang telah berperan aktif meningkatkan kualitas hidup warga. “Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil kerja keras kita semua,” ujar Satono, Kamis (6/11/2025).

Satono menegaskan, prestasi ini merupakan buah dari sinergi dan kebersamaan seluruh masyarakat Sambas.

“Ini bukan prestasi Bupati dan Wakil Bupati saja. Keberhasilan ini milik seluruh masyarakat Sambas yang terus bekerja sama, saling mendukung, dan berkomitmen membangun daerah ini menjadi lebih baik,” tegasnya.

Ia berharap capaian ini menjadi motivasi bersama untuk terus memperkuat pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, agar di tahun mendatang Kabupaten Sambas dapat naik ke kategori IPM “sangat tinggi.”[im]

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Bupati Sambas Satono bersama Presiden RI Prabowo Subianto usai pelantikan kepala daerah serentak.

Birokrasi

Satono Ikut Retret Kepala Daerah di Magelang
Grafik peningkatan varian delta di dunia dipresentasikan Luhut dalam jumpa pers virtual, Kamis (15/7/2021). Foto: capture youtube - marves

Birokrasi

Siapa Mendulang Popularitas Masa Pandemi
Ir H Prabasa Anantatur MH, Koordinator Komisi I DPRD Provinsi Kalbar.

Birokrasi

DPRD Kalbar Segera Keluarkan Rekomendasi Soal 2 Pulau
Refleksi Akhir Tahun Kemenkumham Kalbar

Birokrasi

Refleksi Akhir Tahun Kemenkumham Kalbar
Safari Ramadan Pemkab Sambas

Birokrasi

Safari Ramadan Pemkab Sambas Perkuat Hubungan
Konsultasi publik KLHS

Birokrasi

Pemkab Sintang Konsultasi Publik Penyusunan KLHS
Drs Sumastro MSi

Birokrasi

Sumastro Jadi Pj Walikota Singkawang
Men PAN RB menginstruksikan seluruh instansi pusat dan daerah untuk segera menyusun usulan kebutuhan pegawai untuk rekrutmen ASN 2026.

Birokrasi

Rekrutmen ASN 2026: Instansi Diminta Usul Formasi hingga 31 Maret
error: Content is protected !!