Mempawah – PJAD (Pelatihan Jurnalistik Aparatur Desa) menjadi corong edukasi di bidang jurnalistik bagi aparatur desa.
Demikian disampaikan Kepala Desa Pasir Panjang, Kecamatan Mempawah Timur, Mohlis Supriadi, Sabtu (15/11/2025) dalam acara PJAD yang diselenggaran Kampung Borneo Multimedia (KBM) di Aula Kantor Bupati Mempawah.
Pemilik sapaan Mohlis Saka ini menjelaskan PJAD menjadi langkah penting untuk meningkatkan kemampuan komunikasi publik desa. Tujuannya, agar informasi pembangunan tersampaikan secara luas dan tepat kepada masyarakat.
“Pelatihan jurnalistik ini memiliki peran strategis bagi aparatur desa. Kegiatan ini sangat berarti bagi kawan-kawan aparatur perangkat desa. Penting bagi kita mengetahui cara menulis yang edukatif,” kata Mohlis Saka
Menurutnya, pelatihan tersebut tentunya tidak instan dalam dua hari pelaksanaan. Setidaknya mampu membangun fondasi awal untuk pembelajaran dasar bagi operator desa dalam mengembangkan kemampuan.
“Kemampuan jurnalistik akan membantu aparatur desa menyampaikan informasi mengenai perkembangan dan program desa secara lebih terstruktur. Masih banyak masyarakat yang belum memahami kegiatan dan kebijakan desa akibat minimnya publikasi.
“Belajar jurnalistik bisa menjadi ilmu bagi perangkat desa untuk menjangkau masyarakat dengan informasi yang benar,” ungkapnya.
Mohlis Saka berharap PJAD tidak berhenti di satu kegiatan saja, melainkan menjadi program rutin berskala lanjutan. “Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi rule model agar perangkat desa tidak lagi takut kepada wartawan dan lebih memahami dunia media,” kata Mohlis Saka.
Penulis: Tim PJAD Kampung Borneo I Update Berita, ikuti Google News


















