Pontianak. Para penikmat musik tanah air dikagetkan munculnya gugatan perdata atas Hak Kekayaan Intelektual lagu Nuansa Bening di PN Niaga Jakarta Pusat, awal Jui 2025.
Si Pecipta lagu Nuansa Bening, Keenan Nasution dan dan Rudi Pekerti menuntut penyanyi Vidi Aldiano dengan ganti rugi Rp24,5 Miliar. Tak tanggung-tanggung, par penggugat juga meminta sita jaminan rumah Vidi sebagai jaminan.
Bagi generasi tempo doeloe, Nuansa Bening memang telah familiar di telinga lantara telah hits di tahun 1978 melalui pita cassette. Salah satu lagu dari album Di Batas Angan angan ini telah memiliki versi penyanyi hingga Vidi membawakan kembali lagu tersebut pada 2008.
Keenan dan Budi Pekerti dalam jumpa pers, Selasa (3/6/2025) menyebut pada 2008 telah ada permintaan dari ayahnya Vidi yakni Harry Kiss untuk menggunakan Nuansa Bening dalam CD lagu Vidi. Hanya saja sebatas itu saja dan tidak ada komunikasi lebih lanjut.
Nuansa Bening kemudian mendapat sambutan dari publik terutama para pecinta musik tanah air lintas generasi. Vidi juga kerap membawakan lagu tersebut saat perform. Pihak penggugat mencatat sedikitnya 309 pertunjukan Vidi yang menampilkan lagu tersebut tanpa izin.
Soal ganti rugi, Minola Sebayang yang menjadi Kuasa Hukum Keenan dan Budi menyandarkan gugatan berdasarkan UU Hak Cipta yang telah berlaku sejak 2014. Gugatan ganti rugi tersebut lebih kepada pelanggaran hak cipta dan tidak termasuk royalti.
Kini, Vidi menghadapi gugatan nomor perkara 51/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2025/PN Niaga Jkt.Pst atas dugaan pelanggaran hak cipta Nuansa Bening dalam pertunjukan terhitung kurun waktu 2009-2024.
Nuansa Bening bagi Vidi Aldiano boleh jadi berubah menjadi Nuansa Keruh karena harus menghadapi gugatan yang ganti ruginya cukup fantastis. Namun di sisi lain, penghargaan terhadap karya seni memerlukan kepastian hukum agar siapapun tidak sembarangan membawakan lagu hasil ciptaan orang lain. [ind]
Update Berita, ikuti Google News
Lirik Lagu Nuansa Bening
- Hmm, tiada yang hebat dan mempesona
- Ketika kau lewat dihadapanku
- Biasa saja
- Waktu perkenalan terjalin sudah
- Ada yang menarik pancaran diri
- Terus mengganggu
- Mendengar cerita sehari-hari
- Yang wajar tapi tetap mengasyikkan
- Hmm, tiada kejutan pesona diri
- Pertama kujabat jemari tanganmu
- Biasa saja
- Masa perkenalan lewatlah sudah
- Ada yang menarik bayang-bayangmu
- Tak mau pergi
- Dirimu nuansa-nuansa ilham
- Hamparan laut tiada bertepi
- Hmm, tiada kejutan pesona diri
- Pertama kujabat jemari tanganmu
- Biasa saja
- Masa perkenalan lewatlah sudah
- Ada yang menarik bayang-bayangmu
- Tak mau pergi
- Dirimu nuansa-nuansa ilham
- Hamparan laut tiada bertepi
reff:
- Kini terasa sungguh
- Semakin engkau jauh
- Semakin terasa dekat
- Akan kukembangkan
- Kasih yang kau tanam
- Di dalam hatiku
- Menatap nuansa-nuansa bening
- Tulus doa bercinta
- Kini terasa sungguh
- Semakin engkau jauh
- Semakin terasa dekat
- Akan ku kembangkan
- Kasih yang kau tanam
- Di dalam hatiku
- Kini terasa sungguh
- Semakin engkau jauh
- Semakin terasa dekat
- Akan ku kembangkan
- Kasih yang kau tanam
- Di dalam hatiku
- Kini terasa sungguh
- Semakin engkau jauh
- Semakin terasa dekat


















