Home / Ekonomi

Rabu, 26 Juli 2023 - 16:03 WIB

Kemendag Gelar Pameran dan Pelepasan Ekspor

Pelepasan ekspor produk pertanian senilai USD 30 ribu ke Timor Leste

Pelepasan ekspor produk pertanian senilai USD 30 ribu ke Timor Leste

Belu. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar Pelepasan Ekspor dan pemeran Business Gathering di Atambua Internasional Expo 2023  Belu, Selasa (25/7/2023).

Dalam kegiatan ini, Kemendag menggandeng Dirjen Bea dan Cukai Wilayah Motaain, Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT), Pemerintah Kabupaten Belu, serta Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain.

Pameran dirangkai dengan pelepasan ekspor produk pertanian senilai USD 30 ribu dan pertemuan bisnis (business gathering) antara pelaku usaha Indonesia dan Timur Leste.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi mengungkapkan, kawasan perbatasan menjadi salah satu pintu utama dalam melakukan penetrasi pasar ekspor negara tetangga.

“Pameran ini menjadi salah satu upaya penguatan ekspor di kawasan perbatasan Indonesia dan Timur Leste. Sebagai bagian ASEAN, Timur Leste menjadi mitra penting Indonesia dalam memperkenalkan produk Indonesia, khususnya produk NTT,” ucap Didi. 

Atambua Internasional Expo 2023 dibuka oleh Bupati Belu Agustinus Taolin. Pameran ini menampilkan enam eksportir nasional dan 12 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dari Kabupaten Belu dan sekitarnya.

Selain itu, pameran juga menampilkan perusahaan daerah dan perbankan. Adapun produk yang dipamerkan antara lain mebel, ikan hias dan akuarium, bahan bangunan, sepeda motor, kendaraan bermotor lainnya, ban kendaraan bermotor, semen, minyak goreng, peralatan komputer, alat pertanian, makanan khas, serta kerajinan.

“Diharapkan para pelaku ekspor semakin termotivasi untuk meningkatkan volume dan nilai ekspor ke Timor Leste, meningkatkan daya saingnya, sekaligus semakin memahami peraturan ekspor yang ada di Indonesia dan di Timor Leste sebagai negara tujuan ekspor,” jelas Marolop. 

Baca juga:  Menggali ‘Emas Hijau’ yang Terlupakan: Tengkawang

Atambua Internasional Expo 2023 dikemas dengan berbagai program inspiratif. Selain sebagai ajang pertemuan antara eksportir Indonesia dan buyer dari Timor Leste, acara diisi dengan berbagai kegiatan menarik seperti pentas musik, bazar makanan, dan pembagian doorprize, serta beragam acara lainnya untuk menambah inspirasi para pelaku usaha.

Klinik Konsultasi

Pada pameran ini, Kemendag juga membuka klinik konsultasi Inaexport sebagai layanan informasi pasar, promosi, dan peluang ekspor.  Untuk pelepasan ekspor, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama ekspor Perusahaan Daerah Belu Bhakti dengan perusahaan Timur Leste Vauvaire Unipesoal Lda dengan total transaksi mencapai USD 100 ribu.

Pelepasan ekspor merupakan buah dari pertemuan bisnis yang telah dilakukan sebanyak enam kali sejak akhir tahun lalu.  Selain pelepasan ekspor, pameran dirangkai dengan kegiatan pertemuan bisnis yang diikuti 90 peserta. Pada pertemuan ini dilakukan presentasi produk dari 8 pelaku usaha dari Indonesia dan 2 pelaku usaha asal Timor Leste.

Marolop menambahkan, dalam menghadapi persaingan, pelaku ekspor diharapkan dapat membangun sarana produksi dan pergudangan di sekitar perbatasan untuk memperkuat daya saing ekspor. Saat ini negara-negara pesaing Indonesia seperti Tiongkok, Thailand, dan Vietnam semakin agresif dalam melakukan penetrasi pasar ke Timor Leste.

“Perlu upaya bersama dalam meningkatkan penetrasi pasar Timur Leste. Diharapkan pelaku usaha dapat membangun sarana produksi maupun pergudangan di sekitar perbatasan agar daya saing produk Indonesia semakin tinggi. Beberapa waktu terakhir, produk Tiongkok, Thailand, dan Vietnam cukup masif memasuki pasar Timor Leste,” tutup Marolop. 

Baca juga:  Pemkab Mempawah Sidak Pasar Jelang Lebaran

Saat ini, Indonesia menempati urutan teratas sebagai negara pemasok utama ke Timor Leste. Posisi selanjutnya, ditempati Tiongkok, Taiwan, Singapura, Malaysia, Australia, India, Vietnam, Amerika Serikat, dan Hong Kong.

Penetrasi Pasar

Sementara Agustinus mengatakan, Kabupaten Belu menyambut baik upaya penetrasi pasar ekspor ke Timor Leste dengan memanfaatkan potensi yang ada di Kabupaten Belu melalui pintu PLBN Motaain. 

“Kami mengapresiasi kolaborasi Kemendag bersama instansi terkait lainnya, terutama dengan memanfaatkan potensi yang ada di Kabupaten Belu agar bisa ekspor ke negara tetangga, Timor Leste melalui ajang Atambua International Expo 2023,” imbuh Agustinus.

Ekspor nonmigas Indonesia ke Timor Leste pada periode Januari-Mei 2023 mencapai USD 134,38 juta atau meningkat sebesar 23,72 persen dibandingkan periode yang sama 2022 yang senilai USD 108,61 juta.

Adapun ekspor produk utama Indonesia ke Timor Leste adalah minyak kelapa sawit dan fraksinya, makanan olahan, sepeda motor, semen, tepung terigu dan meslin, persediaan makanan, mesin kendaraan bermotor, serta besi dan baja.

Pada 2022, total ekspor nonmigas Indonesia ke Timor Leste mencapai USD 292,61 juta atau tercatat meningkat sebesar 18,9 persen dibandingkan 2021 yaitu sebesar USD 246,09 juta. Selama 5 tahun terakhir (2018–2022), ekspor Indonesia ke pasar Timor Leste juga tercatat mengalami peningkatan dengan rata-rata sebesar 11,41 persen per tahun.

Editor: Khairul Rahman I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

The Best KBMI 1 Bank Kalbar

Ekonomi

Bank Kalbar Ukir Prestasi The Best KBMI 1
Penghargaan Bank Kalbar

Ekonomi

Kerja Keras Tim, Bank Kalbar Sabet 2 Penghargaan
Top Bank Award

Ekonomi

Bank Kalbar Raih 4th Indonesia Top Bank
Taufan Direktur Mito Energi Indonesia

Ekonomi

Mito Energi Buka Kantor Cabang di Kalbar
Top CEO 2024

Ekonomi

Bank Kalbar Lewati Guncangan Ekonomi Global
Bupati Satono menyerahkan paket sembako kepada masyarakat dalam kegiatan pasar murah bersubsidi menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, Jumat (22/5/2026) di Halaman Kantor Desa Pipit Teja, Kecamatan Teluk Keramat.

Ekonomi

Pemkab Sambas Gelar Pasar Murah Jelang Idul Adha
Dr Yulius MA

Ekonomi

Pelaku Bisnis Siaga Hadapi Resesi 2023
Gal Collection Pontianak

Ekonomi

Gal Collection Makin Melejit Disentuh Bank Kalbar
error: Content is protected !!