PONTIANAK – Kantor Sekretariat Partai Golkar berubah fungsi. Kebijakan baru DPP diterapkan. Bukan hanya untuk kader, tetapi memiliki fungsi lebih luas.
“Kami berharap, rumah Golkar bukan hanya sebatas rumah kader Golkar, tetapi rumah bersama bagi masyarakat,” kata Ketua DPD Partai Golkar Kalbar Ichfany dalam agenda ramah tamah bersama jurnalis usai Rapat Pleno pengurus baru peiode 2025-2030, Sabtu (27/6) di Gedung Zamrud Pontianak.
Menurut Ichfany, langkah transformasi fungsi sekretariat Golkar itu merupakan kebijakan DPP Golkar di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia. Hasil rapat pleno DPP Golkar pada 24 Juni 2026 menyatakan seluruh tingkatan mulai dari DPP, DPD Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga Desa, harus menerapkanya.
Melalui kebijakan baru tersebut, kantor Golkar tidak lagi sekadar menjadi pusat aktivitas kader, tetapi juga difungsikan sebagai ruang pelayanan publik, penyerapan aspirasi, pusat informasi, serta tempat masyarakat berdiskusi. “Kami segera memulai transformasi tersebut. Golkar semakin terbuka,” katanya.
Selain menjalankan transformasi sekretariat, DPD Golkar Kalbar juga mulai memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat daerah. Sekretaris DPD Partai Golkar Kalbar, Fransiskus Ason, mengatakan konsolidasi akan diawali dengan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) di seluruh kabupaten dan kota.
Musda dijadwalkan mulai berlangsung Juli 2026 dan ditargetkan rampung pada awal Oktober. Setelah seluruh Musda selesai, DPD Golkar Kalbar akan melantik kepengurusan baru secara serentak.
“Kami menargetkan seluruh Musda selesai pada awal Oktober sehingga pelantikan pengurus dapat dilaksanakan sebelum peringatan Hari Ulang Tahun Partai Golkar,” ujar Ason.
Di tempat yang sama, Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalbar, Prabasa Anantatur, menegaskan soliditas internal menjadi fondasi utama sebelum partai menghadapi agenda politik mendatang.
“Kalau ingin meraih hasil terbaik pada 2029, maka konsolidasi organisasi harus dimulai dari sekarang. Seluruh kader harus solid,” katanya.
Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times


















