Home / Politik

Minggu, 28 September 2025 - 15:32 WIB

Norsan Kembali Singgung Golkar, Ini Reaksinya

Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar Prabasa Anantatur.

Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar Prabasa Anantatur.

Pontianak. Pihak DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar menjawab tudingan Ria Norsan yang seolah memecat dirinya dari partai berlambang beringin itu.

“Hal itu jelas membuat framing seolah olah Partai Golkar telah mengeluarkan beliau. Padahal faktanya tidak demikian,” kata Prabasa Anantatur, Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (28/9/2025) di sela-sela Pasar Murah HUT Golkar ke 61.

Pernyataan Prabasa ini muncul karena ungkapan Ria Norsan yang juga Gubernur Kalbar saat diwawancara wartawan usai penggeledahan KPK, Kamis (25/9/2025). “Jadi dulu, saya kan Ketua Golkar. Mau maju Pilkada kan, saya dikeluarkan dari Golkar. Betul ndak tuh,” ujar Norsan.

Terkait hal itu Prabasa menekankan untuk kesekian kalinya bahwa Partai Golkar tidak pernah mengeluarkan (memecat) Ria Norsan. “Yang benar adalah, DPD Partai Golkar Kalbar menggantikan posisi beliau dari ketua dewan pertimbangan,” ujar Prabasa.

Alasannya, kata Prabasa, karena yang bersangkutan ketika Pilkada Gubernur telah maju melalui partai lain. Secara logika politik tidak mungkin Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar yang aktif, justeru maju dari partai lain.

“Lagi pula, itu kan cerita sudah lama dan tak perlu lagi diulang-ulang. Saran saya, beliau sudah berada di partai lain dan fokus saja menghadapi isu-isu yang beredar luas di masyarakat. Biarlah Partai Golkar, kami yang urus,” kata Prabasa.

Baca juga:  Kapuas Raya Tunggu Pemerintah Pusat

Prabasa bahkan mendoakan agar semuanya berjalan baik-baik saja. “Semoga beliau (Norsan, red) selamat sentosa dan baik-baik saja tanpa lagi playing victim. Sudah, stop,” jelas Prabasa.

Meluruskan

Bersamaan dengan tudingan terhadap Partai Golkar itu, Ria Norsan juga secara panjang lebar membuat pernyataan kepada wartawan mulai dari Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerindra hingga pertemuan dengan Prabowo Subianto.

“Sebelum itu, ada tawaran dari Gerindra yang meminta jadi Ketua Gerindra Kalbar sebelum Yuliansyah (ketua gerindra sekarang). Saya bilang nanti dulu. Saya berjuang dulu di Pilkada. Kalau saya menang di Pilkada, saya masuk,” kata Norsan.

Menurut Norsan, kalau dirinya memang tidak menang Pilkada, maka santai saja menikmati hari tua. “Mungkin ya dengan usaha diluar. Kemudia saya maju, dan menang. Maka saya tepati janji saya,” ujarnya.

Pada saat itu Norsan mengaku dirinya diundang di Hambalang untuk penyerahan KTA bersama gubernur lainnya, termasuk Kalteng, dan Sumatera Utara. “Ada delapan kalau ndak salah. Sembilan dengan saya. Waktu itu pas saya lagi sakit, tak bisa hadir,” katanya.

Baca juga:  Rubaeti Ceramah di Festival Dzikir Maulid

Setelah itu Norsan dipanggil Sekretaris Gerindra kala itu Ahmad Muzani untuk menerima KTA Gerindra. Momen itu pada 20 Februari  2025 atau dua bulan lebih setelah dirinya dilantik menjadi Gubernur Kalbar. “Sebelum saya dilantik, saya sudah dapat KTA Gerindra,” kata Norsan.

Norsan juga menepis dirinya meminta pembelaan kepada Prabowo Subianto saat sedang ramai-ramainya operasi KPK di Mempawah yang menyeret dirinya. Hal itu seiring beredar luasnya foto dirinya bertemu Prabowo.

“Itu sebelum ribut-ribut. Itu membicarakan masalah ketahanan pangan dan program asta cita presiden lainnya seperti MBG, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda,” papar Norsan.

Pertemuan tersebut, lanjut Norsan, sekaligus diriya memperkenalkan diri dan memiminta maaf kepada Ketum Gerindra Prabowo lantaran tak bisa hadir di Hambalang pada saat pembagian KTA bersama delapan orang lainnya.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Golkar Kuburaya

Politik

Iqbal Plt Golkar Kuburaya Gantikan Erry
Lima kandidat Pj Walikota Singkawang

Politik

Sujianto Sepihak Usulkan Pj Wako Singkawang
Bupati Sambas H Satono berdiskusi bersama kru teknis studio Podcast Satukata.

Politik

Satono Usul Dapil DPR RI Singbebas Demi Wakil Perbatasan
Prabowo Subianto

Politik

Prabowo-Gibran Unggul di 14 Kabupaten Kota se-Kalbar
HUT 58 Golkar

Politik

Tak Diundang HUT Golkar, Sinyal Sutarmidji Ditinggalkan
Caleg Terpilih Pemilu 2024

Politik

Daftar Nama Caleg Terpilih 2024 DPR RI Dapil Kalbar
HUT PDIP ke 50 di Mempawah

Politik

DPC PDIP Mempawah Garap Lima Agenda
Ketua DPD Nasdem Kabupaten Melawi

Politik

Widya Resmi Pegang Tampuk Pimpinan Nasdem Melawi
error: Content is protected !!