Home / Peristiwa

Kamis, 28 Desember 2023 - 09:49 WIB

Danrem 121 Apel Kesiapan Cegah Banjir

Komandan Resort Militer (Danrem) 121 ABW Brigjen TNI Luqman Arief SIP memimpin apel gelar pasukan siaga banjir, Rabu (27/12/2023) di Makodim 1201 Mempawah

Komandan Resort Militer (Danrem) 121 ABW Brigjen TNI Luqman Arief SIP memimpin apel gelar pasukan siaga banjir, Rabu (27/12/2023) di Makodim 1201 Mempawah

Mempawah. Danrem 121 Alambhanawanawai Brigjen TNI Luqman Arief SIP memimpin apel gelar pasukan kesiapan penanggulangan banjir di wilayah Kalimantan Barat, Rabu (27/12/2023).

Apel dilaksanakan di Lapangan Makodim 1201 Mempawah yang melibatkan seluruh unsur terkait diantaranya TNI AD, TNI AL, Polri, Pemerintah Daerah, BPBD, Basarnas, Pol PP, Dinas Kesehatan serta unsur terkait lainnya. Apel ini juga dilaksanakan oleh seluruh satuan Kodim jajaran Korem 121 secara serentak.

Luqman Arief menjelaskan apel tersebut untuk pengecekan personel maupun materiil. Korem 121 mengerahkan 9 Kodim se-Kalimantan Barat. Tuuannya, agar siaga dalam menghadapi kondisi bencana alam yang datangnya tiba-tiba.

Baca juga:  Kodim 1201/Mempawah Bersama Insan Pers, Wujudkan Informasi Positif

“Kita bisa mengantisipasinya dengan memetakan dimana wilayah yang kemungkinan akan terjadi bencana khususnya banjir. Kita juga menyiapkan personel maupun materiil yang akan kita gunakan nantinya,” kata Luqman.

Menurutnya, Korem 121/Abw sudah menyiapkan 1000 personel dan itu bisa lebih apabila dibutuhkan, karena melibatkan unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan unsur terkait lainnya.

Luqman dalam sambutannya pada apel siaga itu mengajak seluruh personel dan stakeholder terkait untuk memanfaatkan apel gelar pasukan sebagai momentum penting untuk meningkatkan sinergi dan koordinasi.

Baca juga:  Alasan Jo Bunuh Novita di Singkawang

“Kita harus memperkuat kerjasama dengan pihak terkait, masyarakat dan relawan dalam rangka penanganan bencana yang efektif dan efisien,” ujarnya.

Bencana banjir, kata Luqman, bukanlah masalah yang dapat diselesaikan secara individual. Semua pihak memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan hidup dan melindungi kehidupan masyarakat.

“Dalam menghadapi bencana banjir yang mungkin akan terjadi, kita harus bersatu, bekerjasama dan berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi resiko dan dampaknya,” kata Luqman. (rf)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Massa memenuhi halaman Kantor Bupati Mempawah mendesak dicabutnya izin perusahaa perkebunan PT AHAL, Kamis (25/9/2025).

Peristiwa

Warga Sadaniang Desak Izin PT AHAL Dicabut
Pawai siswa SMK

Peristiwa

40 Siswa Diamankan Polsek Sungai Pinyuh
pontianak-times.co.id

Peristiwa

Fery Pimpin Ziarah HBI-72 di Makam Pahlawan
pontianak-times.co.id

Peristiwa

Tiga SPBU Sasaran Operasi Cegah Preman
Simulasi Pengamanan Pemilu 2024

Peristiwa

Polres se-Kalbar Simulasi Sispam Kota dan TPS
Kebakaran Pasar Sambas

Peristiwa

Ini Awal Mula 14 Ruko Pasar Sambas Terbakar
Cafe Matang Danau

Peristiwa

Ombak Laut Mengamuk Hantam Belasan Cafe
Kunjungan Komisi I dan III DPRD Singkawang

Peristiwa

Konflik RTRW dan Penyebab Banjir Singkawang
error: Content is protected !!