Home / Peristiwa

Senin, 7 Februari 2022 - 03:57 WIB

Bentrok Beting Pontianak Akibat Utang Sabu

Para korban bentrok berdarah dua kelompok massa di Jalan Tanjung Pulau Kelurahan Dalam Bugis Pontianak Timur, Minggu (6/2/2022)

Para korban bentrok berdarah dua kelompok massa di Jalan Tanjung Pulau Kelurahan Dalam Bugis Pontianak Timur, Minggu (6/2/2022)

Pontianak – Persoalan utang Sabu dan penyekapan, menjadi pemicu bentrok berdarah dua kelompok massa, Minggu (6/2/2022) di Jalan Tanjung Pulau Kelurahan Dalam Bugis Pontianak Timur.

Informasi mengenai motif bentrok tersebut beredar cepat melalui jejaring pesan dan vioce WhatsApp berantai. Isinya menyatakan, permasalahannya gara-gara salah seorang warga Jalan Parwasal Siantan bernama Alfan utang Sabu kepada Iskandar.

Kemudian Alfan disekap di Beting, namun berhasil kabur dari penyekapan dan memberitahukan kepada beberapa orang di sekitar tempat tinggalnya di Jalan Parwasal. Setelah itu, kelompok massa dari Parwasal melakukan penyerangan ke Beting.

Baca juga:  Polisi Ungkap Pemicu Tabung Biogas Meledak

Hingga tadi malam, kondisi sudah terkendali dan tidak ada pergerakan massa. Sedangkan aparat kepolisian tetap bersiaga. “Aparat sudah bergerak. Memang itu antar kelompok. Jadi informasinya sama-sama pemakai. Di Beting itu kan perdagangan Sabu agak besar,” bunyi voice WhatsApp.

Salah seorang anggota kepolisian yang berada di lapangan membenarkan perihal motif peristiwa itu. Petugas mengamankan beberapa orang untuk permintaan keterangan. Salahsatunya, Restu yang turut terlibat dalam bentrokan itu. Sementara Alfan menghilang sejak bentrok terjadi dan belum diketahui persembunyiannya.

Baca juga:  Tahun Baru, Sidak Rutan dan Lapas Pontianak

Sedangkan para korban masih menjalani perawatan intensif di tiga rumah sakit, Antonius, Kharitas dan Yarsi. Mereka adalah Suwandi (40), Iskandar (51) dan Mat alias Rahmat (30). “Para korban masih dalam perawatan. Situasi sudah kondusif dan kasus ini penangannya oleh Polresta Pontianak,” ujar AKBP Ricky R, Kasubdit Gassum Dit Samapta Polda Kalbar.

Reporter : Dodi

Share :

Baca Juga

Nawani memeluk jasad anaknya yang terbungkus daun pisang di pinggir jalan raya Jawai Selatan Kabupaten Sambas.

Peristiwa

Ayah Peluk Jasad Anak Terbungkus Daun Pisang
Nenek Meninggal Terbakar Api

Peristiwa

Tragis, Nenek Meninggal Terpanggang Api
Flexing istri pegawai Setneg

Peristiwa

Istri Pamer, Pegawai Setneg Dinonaktifkan
Banjir Sepandak, Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas

Peristiwa

Bupati Sambas Turun Langsung ke Lokasi Banjir
pontianak-times.co.id

Peristiwa

Anak TK Kalahkan Perusahaan Sawit Raksasa
Paspor Simpatik

Peristiwa

Pertama di Indonesia, Layanan Paspor Simpatik
Pengungsi Banjir Mempawah

Peristiwa

Warga Dusun Pak Nungkat Kumpulkan Donasi Peduli Banjir
Sertijab Kabag Ops Polres Sambas

Peristiwa

Andri Gantikan Dahomi Jabat Kabag Ops Polres Sambas
error: Content is protected !!