Home / Peristiwa

Rabu, 8 April 2026 - 21:01 WIB

Demo Mahasiswa Polnep Tuntut Transparansi Direktur

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) menuntut transparansi dan isu miring, Rabu (8/4/2026) di Halaman Rekrorat Polnep.

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) menuntut transparansi dan isu miring, Rabu (8/4/2026) di Halaman Rekrorat Polnep.

Pontianak – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) menggelar aksi demonstrasi di lingkungan rektorat kampus pada Rabu (8/4/2026).

Aksi damai ini digelar untuk menuntut transparansi pihak pimpinan kampus terkait perbaikan fasilitas dan sejumlah isu miring yang beredar di media sosial.

Ketua BEM Polnep, Muhammad Iqbal, dalam orasinya meminta transparansi dan klarifikasi langsung dari Direktur Polnep, Dr. Ir. H. Widodo PS, S.T., M.T., MCE., menyusul kegaduhan yang terjadi belakangan ini.

Massa aksi mendesak pimpinan kampus untuk menjelaskan berbagai persoalan, mulai dari isu perselingkuhan, pemecatan tenaga PPPK/kontrak, hingga buruknya pemeliharaan fasilitas kampus seperti ruang kelas bocor, air yang tidak mengalir, dan rusaknya pintu toilet.

Baca juga:  Segera Realisasi Tiga Proyek Strategis di Sambas

“Kami minta Bapak bisa transparan terkait kasus yang beredar saat ini. Tolong jelaskan dan klarifikasi kepada kami semua kenapa di lingkungan pendidikan bisa terjadi hal-hal seperti pemecatan tenaga kontrak, isu perselingkuhan, dan lain-lain,” tegas Iqbal.

Pantauan di lapangan menunjukkan aksi penyampaian pendapat ini berjalan sangat kondusif tanpa kericuhan. Ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan tampak berkumpul di area rektorat untuk menyaksikan dan mengawal jalannya demonstrasi.

Tuduhan

Di tengah jalannya aksi, Direktur Polnep langsung menemui mahasiswa untuk berdiskusi secara terbuka. Ia menjawab satu per satu tuduhan yang dialamatkan kepadanya dan menegaskan bahwa isu yang beredar di media sosial tersebut tidaklah benar.

Ia mengingatkan bahwa tuduhan tanpa bukti dapat masuk ke ranah hukum atas dugaan pencemaran nama baik. Kendati demikian, Widodo memilih untuk menyelesaikan masalah ini dengan kepala dingin melalui dialog terbuka alih-alih mengambil langkah hukum terhadap mahasiswanya sendiri.

Baca juga:  Kejari Mempawah Tahan Edy Chow, Tersangka Kasus Oli Palsu

“Saya bisa saja melaporkan hal tersebut ke Polda Kalbar, namun untuk apa saya melaporkan anak-anak saya sendiri? Di sinilah tugas saya mengayomi kalian untuk belajar dan mendapatkan ilmu,” ungkapnya.

Mendengar penjelasan dan respons persuasif dari Direktur Polnep, para mahasiswa pun sepakat untuk berdamai dengan isu tersebut. Diskusi kemudian dilanjutkan dengan fokus pada penyelesaian tuntutan perbaikan fasilitas kampus yang menjadi hak para mahasiswa.[tim]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Dirgahayu Yonzipur 6

Peristiwa

Syukuran Prajurit Hebat Yonzipur 6/SD Anjongan
pontianak-times.co.id

Peristiwa

Perang Saudara Siap Meledak Lagi di Burma
Kajati Kalbar Edyward Kaban

Peristiwa

Kajati Kalbar Edyward Kunjungan ke Sambas
pemeriksaan kesehatan gratis, Minggu (15/6/2025) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kalbar Jalan Ahmad Yani 2, Kabupaten Kubu Raya.

Peristiwa

PWPM Kalbar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Prajurit Kodim 1208 Sambas

Peristiwa

Prajurit Kodim 1208 Latihan Menembak
Pengamanan Polres Mempawah

Peristiwa

Jelang Buka Puasa, 60 Polisi Berjaga
Mayat Aphin Tersungkur

Peristiwa

Mayat Ditemukan Tersungkur di Selokan
Demo Karyawan KKJ

Peristiwa

Ratusan Karyawan KKJ Demo Upah Tunggu
error: Content is protected !!