Home / Politik

Jumat, 28 Juli 2023 - 15:05 WIB

Pertemuan Puan-Airlangga, Simbol Persahabatan Politik

Pertemuan Puan Maharani di rumah kediaman Airlangga Hartarto di di Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/7/2023) sore

Pertemuan Puan Maharani di rumah kediaman Airlangga Hartarto di di Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/7/2023) sore

Pontianak. Safari politik Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani menemui Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi simbol persahabatan dua kekuatan besar partai politik di tanah air.

Demikian dijelaskan Sekretaris DPD Provinsi Partai Golkar Kalimantan Barat, Ir H Prabasa Anantatur MH, Jumat (28/7/2023), menyikapi pertemuan Puan Maharani di rumah kediaman Airlangga Hartarto di di Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/7/2023) sore.

“Sejak dulu, Partai Golkar dan PDI Perjuangan selalu bersahabat dan telah teruji dalam setiap momentum kebangsaan demi Indonesia yang lebih baik,” kata Prabasa.

Untuk itu, kata Prabasa, seluruh jajaran pengurus DPD Provinsi, kabupaten kota hingga struktur kecamatan dan desa di Kalimantan Barat diharapkan menjaga soliditas dan kekompakan.

“Rapatkan barisan, sambil menunggu instruksi lebih lanjut dari DPP,” tegas Prabasa yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar ini.

Ditanya soal kemungkinan Partai Golkar berkoalisi dengan PDI Perjuangan dalam Pilpres 2024, Prabasa belum memberikan penegasan. “Semuanya mengikuti instruksi dari DPP Partai Golkar. Yang jelas, kami ddi daerah akan mengamankan setiap kebijakan pusat sesuai hirarki,” jelas Prabasa.

Baca juga:  Gebrakan Hari Pertama TKD Prabowo Gibran di Kalbar

Menurut Prabasa, Golkar dan PDI Perjuangan dalam setiap perhelatan kepemiluan memang selalu berkompetisi secara sehat dan tetap bersahabat. Kedua parpol itu juga semakin dewasa dalam menyikapi setiap suksesi kepemimpinan nasional.

Apa yang dikemukakan Prabasa itu memang sesuai dengan kondisi hingga saat ini. Setidaknya, kompetisi sehat antara Partai Golkar dan PDI Perjuangan itu terlihat dari perolehan suara dalam dua kali Pemilu terakhir.

Pada Pemilu 2019, PDI Perjuangan menjadi partai pemenang Pemilu. Disusul pada urutan kedua adalah Partai Golkar. Demikian pula pada Pemilu 2014, kedua partai itu selalu beriringan dalam hal perolehan suara, hanya terpaut sedikit saja.

Bisa dibayangkan jika, terjadi koalisi kedua partai itu dalam Pilpres, maka akan menjadi kekuatan besar dalam menentukan arah dan perjalanan bangsa ini. Terlebih, apabila dibangun koalisi secara permanen hingga ke daerah.

Baca juga:  KPU Kalbar dan Kejati Perkuat Pengawalan Hukum Pemilu
Langkah Maju

Pengamat Politik lulusan IOWA University Amerika Serikat, Ireng Maulana memandang pertemuan Puan dan Airlangga menjadi langkah maju dalam safari politik tokoh-tokoh politik. “Biasanya kan hanya sekadar bertemu. Tetapi kali ini ditindaklanjti dengan langkah konkret penyiapan tim teknis kedua partai,” kata Ireng.

Menurut Ireng, PDI Perjuangan akan semakin kuat dalam konstelasi Pilpres dengan masuknya gerbong partai nasionalis lainnya seperti Golkar, setelah sebelumnya PPP dengan basis partai lain lebih dulu bekerjasama dan berkoalisi.

Kemungkinan koalisi permanen itu hingga ke daerah, menurut Ireng, bisa saja dilakukan namun tidak akan berlaku merata. “Hal itu disebabkan faktor lain yang sifatnya lokalistik dan ketidakcukupan perolehan kursi di daerah,” ujar Ireng.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Ilustrasi sistem pemilu

Politik

Proporsional Terbuka Ancam Keutuhan Bangsa
Uji Publik Rancangan Penataan Dapil

Politik

Kabupaten Sambas Pilih 5 atau 7 Dapil
Calon Bupati Sambas Petahana Satono

Politik

Satono Blusukan Serap Aspirasi Warga
Dialog Publik Paslon Multi bersama jurnalis

Politik

Pasangan Multi Siap Hadir Dialog Bersama 100 Jurnalis
Pengurus baru DPD Golkar Kalbar Periode 2025-2030 usai Rapat Pleo, Sabtu (27/6/2026)

Politik

Kantor Sekretariat Golkar Berubah Fungsi, Ada Apa?
Mulyadi menghadiri peringatan Maulid Nabi

Politik

Majelis Taklim JK Doakan Mulyadi Jadi Walikota
FWLSM soal DPD RI

Politik

KPU Langgar Konstitusi, Senator Jadi Caleg Tanpa PAW
Maman Abdurrahman

Politik

Midji Lengser, Maman Konsolidasi Kekuatan
error: Content is protected !!