Home / Politik

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:32 WIB

KPU Kalbar dan Kejati Perkuat Pengawalan Hukum Pemilu

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Emilwan Ridwan da Ketua  KPU Provinsi Kalimantan Barat menandatagani naskah kerjasama Perdata dan Tata Usaha Negara.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Emilwan Ridwan da Ketua KPU Provinsi Kalimantan Barat menandatagani naskah kerjasama Perdata dan Tata Usaha Negara.

PONTIANAK – KPU Provinsi Kalimantan Barat dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat memperkuat sinergi pengawalan hukum penyelenggaraan pemilu melalui penandatanganan perjanjian kerja sama di Aula Baharuddin Lopa, Kejati Kalbar, Senin (8/6/2026).

Kesepakatan itu melibatkan KPU kabupaten/kota se-Kalimantan Barat dengan kejaksaan negeri di seluruh daerah. Kegiatan berlangsung secara luring dan daring, dihadiri Wakil Kepala Kejati Kalbar, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara, Asisten Intelijen, Kepala Tata Usaha, para koordinator, penyelenggara pemilu, dan Jaksa Pengacara Negara se-Kalimantan Barat.

Ketua KPU Kalbar, Muhammad Syarifuddin Budi, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kepastian hukum, meningkatkan kualitas pengawasan, serta memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan profesional, transparan, dan akuntabel, baik sebelum maupun setelah pemilu.

Menurutnya, tantangan demokrasi terus berkembang, mulai dari maraknya disinformasi hingga potensi pelanggaran hukum dalam setiap tahapan pemilu. Karena itu, KPU membutuhkan dukungan dan sinergi aktif dari Kejaksaan agar seluruh proses penyelenggaraan pemilu tetap sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca juga:  Senator Malaysia Berkunjung ke Kalbar

“Pemilu bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap negara. Karena itu, pengawalan hukum menjadi bagian penting dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu,” ujarnya.

Kolaborasi

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr. Emilwan Ridwan, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat sinergi kelembagaan untuk menjalankan tugas konstitusional masing-masing.

Emilwan menegaskan, Kejaksaan tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab menjaga stabilitas demokrasi dan kepentingan publik.

Melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejaksaan akan memberikan pendampingan, pertimbangan, dan bantuan hukum guna meminimalkan potensi permasalahan hukum dalam penyelenggaraan pemilu.

Baca juga:  Kejati Kalbar Canangkan Zona Integritas Menuju WBBM

Kerja sama itu juga mencakup antisipasi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) yang dapat memengaruhi tugas KPU, program pengamanan strategis, analisis informasi, serta penyuluhan dan penerangan hukum.

“Jangan pernah memberi ruang bagi praktik-praktik yang mencederai demokrasi. Kepercayaan masyarakat adalah hal yang paling mahal dalam setiap proses pemilu. Ketika hukum ditegakkan dan integritas dijaga, maka demokrasi akan tetap hidup dan bermartabat,” kata Emilwan.

KPU Kalbar dan Kejati Kalbar berharap kerja sama tersebut mampu memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan koordinasi antara penyelenggara pemilu dan aparat penegak hukum di seluruh Kalimantan Barat.

Kolaborasi itu sekaligus menegaskan komitmen kedua lembaga untuk menjaga penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan bebas dari penyimpangan hukum, sehingga kepercayaan publik terhadap demokrasi tetap terpelihara.[rls]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

pontianak-times.co.id

Politik

Adies Kadir Segera Melantik MKGR Kalbar
Anggota DPRD Kota Singkawang 2024

Politik

Daftar Caleg Terpilih Kota Singkawang 2024
Ichfany, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat Periode 2026-2031 bersama keluarga besar MKGR Provinsi Kalbar.

Politik

Ichfany Silaturrahim Bersama Keluarga Besar MKGR Kalbar
Satono-Hero terima SK PDIP

Politik

Giliran PDIP Usung Satono-Heroaldi, Total 22 Kursi
Kasus 7 TPS Ambawang

Politik

KPU Kubu Raya Abai Proses Kasus 7 TPS
Parpol pengusung Pasangan AIR

Politik

Hanura Digoyang, Pasangan AIR Terima SK PKB dan PKS
Heri Mustamin

Politik

Koalisi Tolak Pemilu Proporsional Tertutup
Milad Alhidayah Kalbar

Politik

Maulid Nabi di Momen Milad 43 Alhidayah
error: Content is protected !!