Home / Birokrasi

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:04 WIB

Kejati Kalbar Canangkan Zona Integritas Menuju WBBM

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr Emilwan Ridwan, menandatangani komitmen bersama dalam apel di Halaman Kantor Kejati Kalbar, Kamis (12/2/2026).

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr Emilwan Ridwan, menandatangani komitmen bersama dalam apel di Halaman Kantor Kejati Kalbar, Kamis (12/2/2026).

Pontianak – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat memulai langkah besar dalam pembenahan birokrasi dengan mencanangkan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Pencanangan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr Emilwan Ridwan, dalam apel yang digelar di Halaman Kantor Kejati Kalbar, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Wakajati, jajaran Asisten, KTU, Koordinator, hingga seluruh pegawai di lingkungan Kejati Kalbar.

Dalam arahannya, Emilwan Ridwan mengungkapkan bahwa institusi Kejaksaan saat ini berada di posisi yang sangat kuat di mata masyarakat. Berdasarkan hasil survei terbaru, tingkat kepuasan publik terhadap Kejaksaan mencapai angka sekitar 80 persen.

“Capaian ini menempatkan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya masyarakat. Ini adalah modal penting yang harus kita jaga dan tingkatkan secara berkelanjutan melalui aksi nyata,” tegas Emilwan.

Baca juga:  KMKS Desak Gubernur dan DPRD Kalbar Urus 2 Pulau

Ia menambahkan bahwa pembangunan Zona Integritas menuju WBBM merupakan komitmen institusi untuk memberikan pelayanan hukum yang tidak hanya bersih, tetapi juga transparan dan akuntabel.

4 Fokus Utama WBBM

Kajati Kalbar menegaskan pencanangan WBBM ini tidak boleh hanya berhenti pada kegiatan seremonial. Ia menuntut adanya perubahan budaya kerja yang nyata di lapangan agar masyarakat pencari keadilan tidak lagi menghadapi prosedur yang berbelit-belit.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kejati Kalbar menetapkan empat fokus utama sebagai komitmen bersama. Empat fokus itu adalah, pertama: penguatan integritas aparatur dengan menanamkan nilai kejujuran dan profesionalisme pada setiap individu.

Fokus kedua: akuntabilitas kinerja dengan memastikan setiap program kerja memiliki indikator keberhasilan yang terukur. Fokus ketiga; optimalisasi pengawasan internal dengan memperketat sistem kontrol untuk mencegah pelanggaran. Fokus keempat; peningkatan kualitas pelayanan yang berorientasi penuh pada kepuasan masyarakat melalui inovasi layanan.

Baca juga:  Kejati Kalbar Geledah 5 Lokasi Terkait Tambang Laman Mining
Semangat “PRIMA”

Rangkaian acara diawali dengan penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Dr Emilwan Ridwan mengawali penandatanganan tersebut sebagai role model bagi seluruh jajarannya.

Sebagai penanda dimulainya perjuangan menuju predikat WBBM, dilakukan pelepasan balon ke udara secara simbolis. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai wujud kesolidan jajaran Kejati Kalbar dalam mewujudkan budaya kerja yang PRIMA (Profesional, Religius, Inovatif, Mandiri, dan Akuntabel).

“Kita semua harus satu suara, berkomitmen untuk berintegritas tinggi agar Kejati Kalbar semakin dipercaya oleh masyarakat,” kata Emilwan.

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Bupati Sambas, Satono, dan Danrem 121/ABW, Brigjen TNI Purnomosidi, melakukan panen bersama dengan menggunakan mesin combine harvester, Rabu (7/1/2026).

Birokrasi

Satono Syukuran Swasembada Pangan Bersama Presiden Prabowo
Pendampingan IRH

Birokrasi

6 Kabupaten Siap Unggah Data Penilaian IRH
Kepala BPK RI Perwakilan Kalbar Dr Sri Haryati SE MM CSFA

Birokrasi

Yang Lain WTP, Hanya Melawi Kantongi Catatan Khusus BPK RI
Satono dan Budi Gunawan

Birokrasi

Bupati Sambas Sambut Arahan Menko Polkam
Peserta tes SKD Poltekip dan Poltekim

Birokrasi

Catar Kumham Gunakan Live Score Youtube
Kondisi PPKM di Pontianak

Birokrasi

Sesat Pikir Penerapan PPKM
Identitas Kependudukan Digital

Birokrasi

Panduan Identitas Kependudukan Digital
pontianak-times.co.id

Birokrasi

Ditsamapta Polda Kalbar Raih Penghargaan
error: Content is protected !!