Home / Edukasi

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Gemawan Perkuat Kepemimpinan Perempuan Petani di Mempawah

Peserta Pelatihan Kepemimpinan Perempuan Pegiat Perubahan di Aula Kantor Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, 5–6 November 2026.

Peserta Pelatihan Kepemimpinan Perempuan Pegiat Perubahan di Aula Kantor Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, 5–6 November 2026.

MEMPAWAH – Lembaga Gemawan memperkuat kapasitas kepemimpinan perempuan petani melalui Pelatihan Kepemimpinan Perempuan Pegiat Perubahan di Aula Kantor Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, 5–6 November 2026.

Kegiatan ini melibatkan perempuan pegiat petani dari 15 desa di Kecamatan Toho, Anjungan, dan Sadaniang. Pelatihan tersebut bertujuan mendorong perempuan agar lebih aktif memimpin komunitas, mengembangkan potensi lokal, serta terlibat dalam pengambilan keputusan pembangunan desa.

Dewan Pengurus Gemawan, Hermawansyah, menegaskan keterlibatan masyarakat, khususnya perempuan petani, menjadi kunci pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Menurutnya, berbagai kebijakan dan program pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa melibatkan masyarakat yang berinteraksi langsung dengan sumber daya alam.

Ia mencontohkan dampak kebakaran hutan dan lahan yang mengganggu kehidupan masyarakat perkotaan maupun perdesaan. Selain menghambat aktivitas sehari-hari, kabut asap juga memengaruhi kegiatan ekonomi keluarga dan pemenuhan hak anak atas pendidikan.

“Apapun kebijakan dan program dalam pengelolaan sumber daya alam, sepanjang tidak melibatkan masyarakat yang bersentuhan langsung dengan sumber daya tersebut, saya kira tidak akan berhasil. Apalagi jika program yang dijalankan tidak menjawab persoalan ekonomi rumah tangga masyarakat, khususnya perempuan petani di desa,” ungkap Hermawansyah.

Pria yang akrab disapa Wawan itu menilai perempuan petani bukan sekadar penerima manfaat pembangunan. Mereka memiliki pengetahuan, pengalaman, dan potensi untuk memimpin perubahan di lingkungan masing-masing.

Baca juga:  Komisi IV DPR Desak Oknum SUPM Ditindak

Karena itu, Gemawan mendorong penguatan kelompok, organisasi, dan kelembagaan perempuan agar mampu memperjuangkan kebutuhan serta kepentingan masyarakat desa.

Dalam pelatihan tersebut, Gemawan mengembangkan empat aspek utama, yakni kepemimpinan, usaha, agroekologi, dan teknologi.

Aspek kepemimpinan bertujuan meningkatkan kemampuan perempuan dalam mengorganisasi diri dan komunitas. Aspek usaha mendorong pengembangan kegiatan ekonomi produktif berbasis potensi lokal.

Agroekologi

Sementara itu, agroekologi memperkenalkan praktik pertanian yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Adapun aspek teknologi mendorong pemanfaatan perangkat dan pendekatan aplikatif untuk mendukung kegiatan pertanian.

Wawan juga mengajak peserta mengenali persoalan di lingkungan masing-masing, memetakan potensi desa, dan menyusun langkah perubahan secara kolektif.

“Pada dasarnya, pelaku perubahan itu adalah ibu-ibu sekalian. Gemawan hadir sebagai fasilitator yang mendampingi proses tersebut. Karena itu, mari kita kenali persoalan di sekitar kita, temukan potensi yang dimiliki, kemudian susun langkah bersama untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi,” ujarnya.

Dorong Kolaborasi

Sekretaris Kecamatan Toho, Teguh Dewantoro, yang mewakili Camat Toho sekaligus membuka kegiatan secara resmi, mengapresiasi inisiatif Gemawan dalam memperkuat kapasitas perempuan petani.

Menurut Teguh, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan sesuai kebutuhan serta potensi lokal.

Baca juga:  Malam Jumat Terakhir Wawako Singkawang

Ia menilai pelatihan tersebut memberikan ruang bagi perempuan petani untuk memperluas pengetahuan, bertukar pengalaman, serta mengidentifikasi potensi dan tantangan pengelolaan sumber daya alam di desa masing-masing.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pembangunan daerah membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan gotong royong dari berbagai pihak. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat belajar bersama, memperkuat kapasitas, serta memahami bagaimana mengelola potensi desa secara bijak dan berkelanjutan,” ungkap Teguh.

Teguh juga mendorong peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara aktif dan menyampaikan gagasan berdasarkan pengalaman di desa masing-masing.

Ia berharap peserta menerapkan pengetahuan yang diperoleh melalui aksi nyata, termasuk mengembangkan pengelolaan lahan pertanian yang ramah lingkungan dan upaya mitigasi bencana.

Selain itu, Teguh berharap kemitraan antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat, dan Gemawan terus berkembang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui pelatihan ini, Gemawan berharap perempuan petani semakin percaya diri memimpin komunitas, mengembangkan usaha produktif, menerapkan praktik pertanian berkelanjutan, dan menyuarakan kepentingannya dalam musyawarah desa.

Penguatan kepemimpinan perempuan juga diharapkan membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi perempuan petani dalam menentukan arah pembangunan desa, sekaligus memperkuat pengelolaan sumber daya alam yang inklusif dan berkelanjutan.[cit-jour/iz]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

FGD peran perempuan muda

Edukasi

Perempuan Muda Penjaga Tradisi Pengelolaan Alam
Pencanangan PIN Polio Kabupaten Sambas

Edukasi

Ikuti PIN Polio untuk Tumbuh Kembang Anak
pontianak-times.co.id

Edukasi

H Syauqi Beri Motivasi WBP Lapas Pontianak
Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto memberikan arahan di depan mahasiswa dan stakeholders di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mempawah.

Edukasi

LDII Kalbar dan STAI Mempawah Gelar Dakwah Ekologis
Ir H Prabasa Anantatur mH, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat.

Edukasi

Final Ulang LCC 4 Pilar Ditolak, Ini Usulan Terbaru
Milad PMB ke 31

Edukasi

Jelang Milad PMB, Berbagi Paket Pangan
Nathan Alexandro Tjhe, Founder Peduli Inisitaive (kiri) saat menerima anugerah Best 60 Youth Leaders.

Edukasi

Remaja Pontianak Raih Hibah Global untuk Peduli PMI
5 Planet Sejajar

Edukasi

5 Planet Sejajar Diabadikan Warga +62
error: Content is protected !!