Home / Sport

Jumat, 4 September 2026 - 19:36 WIB

Bagas/Indah Kandas di Perempat Final Indonesia Masters

Penulutangkis ganda campuran, Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil kalah di babak perempat final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.

Penulutangkis ganda campuran, Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil kalah di babak perempat final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.

PONTIANAK – Langkah Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil terhenti di babak perempat final Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Ganda campuran Indonesia itu kalah dari pasangan China, Ma Xi Xiang/Qin Hui Zhi, dalam pertarungan tiga gim di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Jumat (4/9/2026).

Bagas/Indah harus mengakui keunggulan Ma/Qin dengan skor 11-21, 22-20, 17-21. Kekalahan tersebut membuat pasangan Indonesia gagal melanjutkan perjuangan ke semifinal.

Bagas mengakui mereka tidak mengawali pertandingan dengan permainan terbaik. Kondisi itu berlanjut hingga interval gim kedua sebelum komunikasi dengan Indah dan arahan pelatih membantu mereka mengubah permainan.

“Kami tidak memulai pertandingan dengan baik, sampai interval gim kedua masih kesulitan. Tapi setelah itu kami komunikasi dan berusaha lebih baik lagi. Pelatih juga mengingatkan untuk lebih tenang dan akhirnya lumayan bisa balik permainannya, bisa kembali main normal,” ujar Bagas.

Baca juga:  Komentar Pendukung, Italia atau Inggris?

Setelah tertinggal pada gim pertama, Bagas/Indah bangkit dan memaksakan gim ketiga setelah merebut gim kedua 22-20. Namun, mereka kembali kehilangan momentum pada gim penentuan.

Indah mengatakan pertandingan gim ketiga berlangsung ketat hingga kedudukan 17-17. Setelah itu, mereka justru kehilangan kesabaran dan terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan.

“Di gim ketiga setelah kejar-kejaran sampai poin 17-17, kami malah kurang sabar. Terlalu terburu-buru. Andai kami bisa main dengan pola kami, mungkin hasilnya bisa berbeda,” kata Indah.

Pola Permainan

Menurut Indah, pola permainan pasangan China juga membuat mereka beberapa kali kehilangan kenyamanan dalam membaca arah permainan.

“Gerakan mereka banyak yang tidak perlu tapi malah membuat kami kagok. Kami berusaha untuk tenang tapi mungkin terbawa hawa di lapangan. Apalagi dengan dukungan penonton pasti kami mau memberikan yang terbaik. Tapi kurang bisa kontrol,” ujarnya.

Baca juga:  Ginting Tersingkir di Kualifikasi Indonesia Masters 2026

Meski gagal menembus semifinal, Bagas menilai hasil yang mereka raih dalam dua turnamen di Pontianak tetap memberikan pengalaman berharga.

Bagas baru menjalani pengalaman di sektor ganda campuran dan mampu mencapai babak perempat final. Ia menganggap hasil tersebut menjadi modal untuk melakukan evaluasi sebelum menghadapi turnamen berikutnya.

“Hasil dua turnamen ini cukup baik menurut saya, bisa sampai ke perempat final di ganda campuran yang sekali lagi tidak mudah buat saya yang baru merasakan. Saya tetap akan berbenah untuk turnamen berikutnya, tetap latihan lagi. Ini pembelajaran buat saya ke depannya,” ujar Bagas.[jek]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi memberikan motivasi kepada Jonathan Prizi dalam mengikuti seleksi tim pelajar U-15 Kemenpora, Jumat (2/7/2021)

Sport

Atlet Sepakbola Sambas Masuk Seleksi U-15
Tim Bola Voli Putra Kabupaten Landak

Sport

Tim Putra Voli Landak Juara I Porprov XIII
De Ligt Tertunduk lesu, setelah mendapatkan kartu merah. (foto: screenshoot tayangan olaTv)

Sport

Kena Kutukan, Belanda Kalah Telak
Cici Juliani atlet tenis meja NPCI Kalbar

Sport

Indonesia Pimpin Klasemen Asean Paragames XI
Tangaran 5K

Sport

Lomba Maraton Tangaran 5 K Segera Digelar
Mustaat Saman bersama atlet peraih medali di Asean Paragames XI

Sport

Bonus Atlet Disabilitas Miliaran Rupiah
Atlet Disabilitas Kalimantan Barat

Sport

Hari Ketiga APG, Kalbar Sumbang 6 Medali
Atlet Anggar andalan Bank Kalbar

Sport

Bank Kalbar Kirim Atlet Andalan di PON XXI
error: Content is protected !!