Home / Sport

Jumat, 4 September 2026 - 18:56 WIB

Ginting Tersingkir di Kualifikasi Indonesia Masters 2026

Pebulutangkis andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, tersingkir di ajang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.

Pebulutangkis andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, tersingkir di ajang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.

PONTIANAK – Kejutan terjadi pada babak kualifikasi Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Pebulutangkis andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, tersingkir setelah kalah dari wakil Chinese Taipei, Cheng Ju-Sheng, di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Rabu (2/9/2026).

Ginting yang menempati peringkat 47 dunia tak mampu melewati babak kualifikasi setelah kalah dua gim langsung dari Cheng Ju-Sheng yang berada di peringkat 98 dunia. Ginting menyerah dengan skor 15-21, 17-21.

Pada gim pertama, Ginting langsung berada dalam tekanan. Cheng membuka pertandingan dengan keunggulan 7-1. Ginting kemudian berusaha mengejar dan memperkecil jarak menjadi 5-9.

Namun, Cheng mampu mempertahankan keunggulannya. Ginting kembali tertinggal 7-11, 12-16 hingga 13-19. Upaya Ginting mengejar perolehan poin belum membuahkan hasil. Cheng akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan 21-15.

Situasi serupa terjadi pada gim kedua. Cheng kembali mengawali permainan dengan unggul 7-1. Ginting berusaha mengejar dan sempat tertinggal 7-11.

Perlahan Ginting menemukan ritme permainannya. Ia mampu menyamakan kedudukan menjadi 13-13 dan membuka peluang untuk membalikkan keadaan.

Baca juga:  Komentar Pendukung, Italia atau Inggris?

Namun, Cheng kembali menjauh. Wakil Chinese Taipei tersebut unggul 14-19 sebelum akhirnya mengamankan gim kedua dengan skor 21-17.

Kesalahan

Usai pertandingan, Ginting mengakui Cheng mampu tampil baik. Ia juga menyebut banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga kesulitan menemukan ritme permainan.

“Cheng memainkan cukup baik. Sebaliknya saya banyak melakukan kesalahan sendiri, kurang bisa menemukan ritme dan strategi yang tepat,” ujar Ginting.

Ginting mengatakan sebenarnya sudah menyiapkan strategi sebelum pertandingan. Namun, rencana tersebut tidak berjalan maksimal ketika diterapkan di lapangan.

“Semalam ada gambaran hari ini mau main apa. Cuma tadi begitu di lapangan dari awal sampai akhir, sempat ketemu caranya, cuma hilang lagi,” katanya.

Selain persoalan permainan, Ginting juga merasakan kondisi kabut asap yang menyelimuti Pontianak saat pertandingan berlangsung. Namun, ia menilai tidak ada kendala lain dari faktor luar lapangan. “Nggak ada sih, paling cuma itu doang asap ya, cukup berasa juga hari ini di lapangan,” ungkapnya.

Baca juga:  Bagas/Indah Kandas di Perempat Final Indonesia Masters

Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 menjadi penampilan pertama Ginting pada turnamen level Super 100. Ia sebelumnya belum tampil pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 yang berlangsung sepekan sebelum Indonesia Masters. “Saya baru main di Super 100 ini, kalau yang lain sudah banyak di Challenge kemarin,” jelasnya.

Kekalahan tersebut membuat Ginting harus mengakhiri perjuangannya di Pontianak sebelum memasuki babak utama. Sebaliknya, Cheng Ju-Sheng melangkah ke fase berikutnya setelah menyingkirkan salah satu pemain berpengalaman Indonesia.

Tersingkirnya Ginting menjadi salah satu kejutan terbesar pada babak kualifikasi Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Turnamen yang berlangsung hingga 6 September 2026 tersebut mempertemukan ratusan pebulutangkis dari berbagai negara untuk memperebutkan gelar juara, hadiah, serta poin peringkat BWF.[jek]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

Mustaat Saman bersama atlet peraih medali di Asean Paragames XI

Sport

Bonus Atlet Disabilitas Miliaran Rupiah
pontianak-times.co.id

Sport

Tradisi Masuk Final AFF Tapi Gagal Juara
Wakil Ketua DPRD Kalimantan Barat Ir H Prabasa Anantatur MH saat menghadiri Lomba Sampan Bidar di Sungai Tengguli, Kecamatan Sajad, Kabupaten Sambas, Minggu (29/6/2025).

Sport

Sampan Bidar Simbol Kompak dan Kekuatan
Peserta Rakor NPCI Kalimantan Barat, Sabtu (18/4/2026)

Sport

Rakor NPCI Kalbar Dorong Sinergi & Prestasi Disabilitas
Greysia Polii

Sport

Greysia Atlet Andalan Indonesia Gantung Raket
Pasanga ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu yag mengandaskanVerrel/Bernadie di 16 Besar PPIC 2026..

Sport

Perjuangan Verrell/Bernadine di PPIC 2026 Kandas di Tangan Senior
Verrell Yustin Mulia dan Bernadine Anindya Wardana, saat menghadapi duet pebulutangkis Chinese Taipei, Ming Che Lu/Chou Yu An, Kamis (27/8/2026).

Sport

Verrell/Bernadine Tembus 16 Besar, Bersiap Lawan Senior
Haornas NPCI

Sport

Puncak Haornas NPCI Kalbar Meriah
error: Content is protected !!