Sambas. Sampan bidar menjadi simbol kekompakan dan kekuatan. Olahraga tradisional yang menggunakan perahu jenis ini sekaligus memiliki pesan kesetaraan gender.
Demikian dikatakan Wakil Ketua DPRD Kalimantan Barat Ir H Prabasa Anantatur MH saat menghadiri Lomba Sampan Bidar di Sungai Tengguli, Kecamatan Sajad, Kabupaten Sambas, Minggu (29/6/2025).
Prabasa memberikan motivasi kepada 70 peserta Lomba Sampan Bidar campuran perempuan dan laki-laki. Lomba kali ini antara tim perempuan dan laki-laki yang berjumlah 8 orang, terdiri dari 4 perempuan dan 4 laki-laki.
“Sampan Bidar merupakan lambang kecepatan dan kekuatan. Melalui lomba ini sekaligus mempromosikan kesetaraan gender,” ujar Prabasa dalam sambutannya menjelang dimulainya perlombaan.
Prabasa mengucapkan terima kasih kepada warga Sajad dan panitia pelaksana yang telah mengundang dan menyaksikan berlangsungnya Lomba Sampan Bidar di Sungai Tengguli.
Prabasa yang juga Wakil Bupati Sambas periode 2001-2006 ini memberikan pesan agar menjaga sportivitas, soliditas dan kebersamaan.
Ia berharap dari lomba tersebut dapat meningkatkan kompetisi yang sehat, mempromosikan kesetaraan gender dan kekompakan antara laki dan perempuan dalam berkayuh.
“Ayo kita bersaing dengan sehat, serta menjadikan ajang lomba perahu menyenangkan dan menghibur masyarakat, juga meningkatkan ekonomi masyarakat yang berjualan di lokasi lomba,” harapnya.
Selain Prabasa, turut Hadir pada lomba sampan bidar itu H Sunaryo yang mewakili Bupati Sambas, Camat Sajad, Ghafar, Kades Tengguli Daud, serta undangan lainnya.
Penulis : Muhammad Ridho I Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News


















