Jakarta – Satono, Bupati Sambas dilatih khusus bersama 24 kepala daerah lainnya se-Indonesia selama 14 hari hingga Rabu (18/11/2025).
Satono mengikuti program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Lemhannas RI sejak 5 November 2025. Total 25 orang yang mengikuti program ini merupakan angkatan pertama dengan target mampu meningkatkan kapasitas dan wawasan para pimpinan daerah.
Para peserta terpilih berdasarkan kriteria khusus Lemhannas dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mereka mengikuti pelatihan selama 5 hari di Lemhannas. Selanjutnya pelatihan di Universitas Nasional Singapura dan Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYPP).
Mengapa memilih di Singapura? Lokasi tersebut dianggap sebagai salah satu negara yang memiliki sistem pelayanan publik terbaik di dunia.
Hal ini sesuai hasil riset Blavatnik Index of Public Administration 2024 oleh Blavatnik School of Government, Oxford University. Usai dari Singapura, peserta akan masuk ke Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri dan mengikuti pelatihan empat hari.
“Mohon doa dari seluruh warga Kabupaten Sambas. Semoga dari hasil pelatihan ini dapat menambah ilmu dan mangadopsi di Kabupaten Sambas,” ujar Satono.
Gubenur Lemhannas RI, TB. Ace Hasan Syadzily menjelaskan kegiatan yang diikuti 25 kepala daerah terpilih berdasarkan seleksi Kemendagri.
“Kegiatan ini sebagai upaya peningkatan kapasitas kepemimpinan kepala daerah agar memiliki pemahaman yang holistik dan terintegrasi terhadap kebangsaan, wawasan nusantara, kepemimpinan strategis, dan komunikasi publik,” kata Ace kepada wartawan.[rdo]
Update Berita, ikuti Google News


















