Home / Peristiwa

Minggu, 19 Oktober 2025 - 22:44 WIB

Aurelika Tewas Disenggol Rombongan Moge di Bengkayang

Jenazah Aurelika, korban tabarakan rombongan Motor Gede (Moge) di Jalan Raya Teluk Suak, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang.

Jenazah Aurelika, korban tabarakan rombongan Motor Gede (Moge) di Jalan Raya Teluk Suak, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang.

Bengkayang. Aurelika Rahma (18) meninggal dunia setelah sepeda motornya tersenggol rombongan motor gede (moge), Jumat (17/10/2025) sore di Jalan Raya Teluk Suak, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang.

Korban merupakan mahasiswi program S1 semester II Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pontianak Kampus C Singkawang. Nyawanya tak tertolong karena mengalami luka parah di hampir seluruh tubuh.

Luka paling berat terdapat pada bagian wajah yang robek, sementara tangan kanan korban patah. Saat ditemukan warga, Aurelika juga mengalami pendarahan pada telinga kiri.

Peristiwa itu terjadi ketika Aurelika hendak pulang ke Pontianak dari arah Singkawang dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox KB 4928 XS. Setibanya di Jalan Raya Teluk Suak, ia berpapasan dengan rombongan moge yang melaju kencang dari arah berlawanan, yakni dari Pontianak menuju Singkawang.

Salah satu motor gede diduga menyenggol kendaraan yang dikendarai Aurelika. Saat kejadian, hujan deras mengguyur kawasan tersebut, sehingga tabrakan tak terhindarkan.

Baca juga:  Pontianak Tuan Rumah Kongres Nasional HMI

Seorang saksi mata melihat tubuh Aurelika terpental dan terseret di aspal. Warga Komplek Sriwijaya Lestari Blok C-5, Pontianak Kota itu meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Bengkayang, IPTU Sunarli, menjelaskan bahwa korban meninggal dunia di tempat. Saat ini pihak kepolisian masih mencari pelaku pengendara moge yang menabrak Aurelika.

“Dari hasil olah TKP, diketahui korban tidak sempat menghindar karena jarak yang sangat dekat dengan rombongan moge. Kondisi jalan yang licin akibat hujan deras memperparah situasi,” ujar Sunarli.

Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan penyelidikan, termasuk olah TKP lanjutan dan meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. “Kasus ini akan ditangani sesuai Pasal 310 ayat (3) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” jelasnya.

Berduka

Meninggalnya Aurelika membuat civitas akademika Poltekkes Pontianak Kampus C Singkawang berduka. Ucapan belasungkawa mengalir melalui media sosial.

Baca juga:  Kecelakaan Lalulintas 1.111 Selama 2022

Hal serupa juga disampaikan oleh orang-orang terdekat korban. Mahendra Saputra, seorang pedagang pempek langganan korban, mengaku tidak menyangka dengan kejadian tragis itu.

Mahendra juga mengkritik para pengendara moge. “Ternyata di balik megahnya moge, ada musibah mendalam yang menimpa mahasiswi Poltekkes,” tulisnya di media sosial.

Menurut Mahendra, pelaku kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kematian dapat dijerat dengan Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda maksimal Rp12 juta.

“Selain sanksi pidana, pelaku juga wajib memberikan bantuan kepada ahli waris korban berupa biaya pengobatan dan/atau pemakaman, sesuai putusan pengadilan. Semoga almarhumah Aurelika Rahma husnul khotimah,” tutup Mahendra.

Penulis: Kisra Ramadani I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Banjir rob di Peniti Luar Mempawah

Peristiwa

Banjir Tiap Hari, Rumah Hampir Roboh
Tim SAR melakukan pencarian keberadaan Eko Sugianto yang hilang saat memancing, Minggu (30/11/2025) sore.

Peristiwa

Eko Hilang Saat Memancing di Sungai Air Mati
HUT TNI 77

Peristiwa

Tentara Indonesia Tak Pernah Berubah
Olah TKP Kebakaran Pasar Sambas

Peristiwa

Tim Labfor Polda Kalbar Olah TKP Kebakaran 18 Ruko Pasar Sambas
Pihak Polres Sambas menyerahkannya KD kepada pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Buduk Singkawang, Jumat (4/4/2025) siang.

Peristiwa

Pembunuh Ayah Kandung di Sebawi Positif ODGJ
Identitas Mayat Terapung di Perairan Peniti Luar

Peristiwa

Terungkap, Identitas Mayat Terapung di Perairan Peniti Luar Mempawah
loggo Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)

Peristiwa

7,3 Juta Peserta JKN Nonaktif, Ini Tanggapan Pihak BPJS
Warga dan Kondisi Lokasi Karhutla

Peristiwa

Hujan Deras, Warga Harap Karhutla Berakhir
error: Content is protected !!