Home / Historia

Senin, 18 Oktober 2021 - 15:35 WIB

Ajak Muslim Bersatu Bangun Masjid 1001 Kubah

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Amirsyah mengajak muslim bersatu bangun Masjid Nasional Perbatasan

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Amirsyah mengajak muslim bersatu bangun Masjid Nasional Perbatasan

Jakarta. Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat DR H Amirsyah Tambunan MA mengajak umat muslim di Indonesia untuk mendukung pembangunan Masjid Agung 1001 Kubah atau Masjid Nasional Perbatasan.

Demikian disampaikan H Amirsyah saat menerima Panitia Pembangunan Masjid Agung 1001 Kubah, Senin, (18/10/2021) di Jakarta. “Kami mengajak seluruh umat muslim di Indonesia mendukung Pembangunan Masjid 1001 Kubah dan mengambil momentum peradaban ini,” kata Amirsyah.

Baca juga:  Ayo Ikuti Wisata Hewan Langka Penyu Paloh

Ia berharap, pembangunan masjid agung di atas areal 100 hektar ini bisa selesai tepat waktu sesuai harapan bersama.

Misni Safari, Ketua Yayasan Sambas Raya Madani mengucapkan terima kasih atas dukungan MUI Pusat. Sesuai arahan Sekjen MUI Pusat, maka akan mudah membangun Masjid nasional ini jika umat muslim bersatu.

Baca juga:  Halal Bi Halal Amantubillah Segera Digelar

Usai berdiskusi bersama panitia Pembangunan Masjid Agung 1001 Kubah di Studio Televisi MUI Pusat, selanjutnya Sekjen MUI Pusat mengajak bersama-sama menyukseskan pembangunan Masjid Agung 1001 Kubah di Kabupaten Sambas menjadi Masjid Nasional Perbatasan. (edo)

Share :

Baca Juga

Paguyuban Masyarakat Banten

Historia

Halal Bihalal Warga Banten Segera Digelar
Kapal Sari Borneo

Historia

Kapal Inggris Tenggelam di Sungai Sebatok
Istana Alwatzikoebillah

Historia

Sambas Berdiri Kokoh Setelah 392 Tahun
Anugerah Gelar Pahlawan

Historia

Rubini Mendapat Gelar Pahlawan Nasional
Pelantikan DAD Sajingan Besar Kabupaten Sambas

Historia

Bupati Sambas Hadir Pelantikan DAD Sajingan Besar
Makan Saprahan

Historia

Makna Mendalam Budaya Makan Saprahan
Paguyuban Banten

Historia

Warga Banten Ajak Pererat Silaturahmi
Raja Amantubillah Mempawah

Historia

Sandiaga Hadir di Toana Raja Mempawah
error: Content is protected !!