Home / Historia

Minggu, 7 Mei 2023 - 19:49 WIB

Halal Bi Halal Amantubillah Segera Digelar

Raja Amantubillah Mempawah, Pangeran Ratu Mulawangsa Dr Ir Mardan Kesuma Ibrahim MSc bersama Kerabat Istana Amantubillah.

Raja Amantubillah Mempawah, Pangeran Ratu Mulawangsa Dr Ir Mardan Kesuma Ibrahim MSc bersama Kerabat Istana Amantubillah.

Mempawah. Sekitar 1500 peserta ditargetkan berkumpul bersama dalam Halal Bi Halal Kerabat Istana Amantubillah 1444 Hijriyah yang dirangkai dengan Silaturahmi Kebangsaan, Minggu (21/5/2023) mendatang.

“Halal Bi Halal dan Silaturahmi Kebangsaan itu untuk mempererat persaudaraan seluruh kerabat Istana Amantubillah Mempawah, sekaligus menjalin ikatan harmonis dengan berbagai etnis dan kalangan lainnya,” kata Pangeran Laksamana Muda Agra Gusti M Iqbal ST melalui Sekretaris Panitia Halal Bi Halal Kerabat Amantubillah dan Silaturahmi Kebangsaan, Pangeran Muda Akhmad R, Minggu (7/5/2023).

Menurut Akhmad, penyelenggaran kegiatan tersebut adalah Yayasan Keponjen Amantubillah. Ide awal penyelenggaraan terkait momentum bulan Syawal setelah pelaksanaan ibadah Puasa Ramadan dan idul fitri .

Baca juga:  10 Keunikan Estonia, Semua Serba Online

“Halal bi halal merupakan tradisi yang sudah secara turun temurun dilaksanakan. Kami mengemasnya dengan acara lainnya seperti tausyiah, orasi kebangsaan dan lainnya,” ujar Akhmad.

Ia menerangkan keseluruhan rangkaian kegiatan tersebut akan dibuka oleh Raja Amantubillah Mempawah, Pangeran Ratu Mulawangsa Dr Ir Mardan Kesuma Ibrahim MSc. Peserta kegiatan meliputi kerabat Istana Amantubillah, Forkopimda, para tokoh lintas agama dan etnik, ormas dan masyarakat umum.

Baca juga:  Mengapa Kita Mudik Lebaran Idulfitri

“Direncanakan sebanyak 1500 peserta yang akan diundang untuk hadir dalam halal bi halal dan silaturahmi kebangsaan itu,” ujar Akhmad.

Ia berharap kegiatan tersebut memiliki manfaat sosial yang lebih luas untuk memperkokoh ikhtiar dalam membangun dan mempertahankan tradisi dalam semangat kebangsaan Indonesia.

“Untuk itu, tema kegiatan yang kami ambil adalah meneguhkan sikap kebangsaan dalam jalinan silaturahmi,” kata Akhmad.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie

Update Berita, Follow Google News

Share :

Baca Juga

pontianak-times.co.id

Historia

Tak Kenal Maka Tak Suka pada Borneo
Titilah Pekerja Migran di Taiwan

Historia

Tilah, Pekerja Migran Inspiratif di Taiwan
Tjhia Ki Tho, Ketua MABT Kota Singkawang

Historia

TCM Tak Libatkan MABT Bangun Rumah Adat
Akhmad Fauzin

Historia

Pemberangkatan Jemaah Haji Hingga 3 Juli
Mabes Polri

Historia

1 Juli 1969 KKN Berganti Menjadi Kapolri
Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Amirsyah mengajak muslim bersatu bangun Masjid Nasional Perbatasan

Historia

Ajak Muslim Bersatu Bangun Masjid 1001 Kubah
Festival Cap Go Meh 2023

Historia

Festival Cap Go Meh Sungai Pinyuh, Meriah
Makam I Fatimah di depan lokasi Terminal Kijing

Historia

I Fatimah, Usulan Baru Pengganti Kijing
error: Content is protected !!