Home / Historia

Minggu, 20 Maret 2022 - 15:12 WIB

SMSI Raih MURI, Anggota Terbanyak di Dunia

Jaya Suprana Pendiri MURI didampingi Direktur Utama MURI, Aylawati Sarwono saat penyerahan Piagam Penghargaannya kepada Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Jumat (18/3/2022) di Galeri MURI Jakarta di lantai LG Mall of Indonesia (MOI), Jakarta.

Jaya Suprana Pendiri MURI didampingi Direktur Utama MURI, Aylawati Sarwono saat penyerahan Piagam Penghargaannya kepada Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Jumat (18/3/2022) di Galeri MURI Jakarta di lantai LG Mall of Indonesia (MOI), Jakarta.

Jakarta. Pencatatan jumlah anggota perusahaan pers terbanyak mengukir sejarah di dunia. Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberi penghargaan kepada Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

“Kami bangga hari ini bertemu orang-orang hebat, orang kreatif dan tangguh yang bermanfaat untuk kemajuan bangsa,” kata Jaya Suprana Pendiri MURI didampingi Direktur Utama MURI, Aylawati Sarwono saat penyerahan Piagam Penghargaannya kepada Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Jumat (18/3/2022) di Galeri MURI Jakarta di lantai LG Mall of Indonesia (MOI), Jakarta.

Menurut Jaya, Indonesia membutuhkan orang-orang yang terpilih supaya bangsa Indonesia tidak ketinggalan oleh bangsa lain.

Penghargaan MURI yang diterima SMSI kali ini menandai pencapaian strategis berupa besaran jumlah anggotanya per 31 Desember 2021 sebanyak 1.761 pengusaha pers siber yang tersebar di 34 provinsi di Tanah Air.

“Jumlah anggota sebesar itu dinilai tim MURI merupakan jumlah terbesar di dunia, sehingga pantas mendapat penghargaan,” ujar Jaya. Sejak berdiri lima tahun lalu, 7 Maret 2017, SMSI telah mencapai titik-titik rencana strategis yang sangat mengesankan. Pencapaian itu dicatat oleh MURI.  

Baca juga:  Direktur Politeknik Bali Borong Gelar Doktor

Sekarang anggota SMSI berjumlah lebih besar lagi, sekitar 2000 pengusaha media siber. “Organisasi SMSI tengah meluas jaringannya hingga tingkat kota dan kabupaten. Sekarang ini sedang berjalan,” kata Firdaus

Sebelumnya, tiga tahun lalu, 28 Februari 2020, SMSI telah mendapat penghargaan MURI atas kecepatan, daya sebar, dan banyaknya media siber yang tergabung di SMSI dalam menyampaikan tulisan opini ‘Mendambakan Keadilan Sosial’. 

Hanya dalam waktu 7,5 jam, opini yang disampaikan SMSI ke anggota sudah dimuat 571 media yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Pencapaian yang dicatat MURI merupakan langkah strategis SMSI yang telah ditetapkan dalam roadmap atau time line organisasi dalam kurun waktu lima tahun sejak berdiri.

Baca juga:  Ini Alasan Bapak Kepolisian Undur Diri

“Kami bersama teman-teman bergabung dan bangkit dari keterpurukan media yang dilanda disrupsi teknologi. Kami melangkah ke depan mengatasi persoalan. Sekarang kami masuk ke dalam dunia terbaru yaitu mataverse,” kata Firdaus dalam sambutannya pada acara penerimaan penghargaan MURI yang dipandu oleh pembawa acara Awan Rahargo.

Firdaus  hadir di Galeri MURI Indonesia bersama Mayjen TNI (Purn) Joko Warsito (Dewan Pembina), Ervik Arisusanto dan Dar Edi Yoga, keduanya (penasihat SMSI), Sekretaris Jenderal SMSI Pusat Mohammad Nasir, dan Humas SMSI Wisnu. Hadir pula dalam kesempatan itu Ketua Forum Pemred Siber Indonesia Bernadus Wilson Lumi.

Pencapaian SMSI perlu dicatat dan dirayakan sebagai tanda syukur kehadirat Tuhan yang maha Esa. “Melalui pencatatan ini kami bisa merefleksikan kembali pencapaian yang telah diraih bersama, dan tentu kami akan lebih bersemangat,” tutur Mohammad Nasir. (r-smsi/1)

Share :

Baca Juga

Golkar Kalbar

Historia

Golkar Kalbar Turunkan Massa Ikut Jepin Massal
pontianak-times.co.id

Historia

Konflik Gapura Kembar Kota Singkawang
Gunung Poteng di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. foto: rido

Historia

Saksi Sejarah Transformasi Media
Tjhia Ki Tho, Ketua MABT Kota Singkawang

Historia

TCM Tak Libatkan MABT Bangun Rumah Adat
Ekspedisi Geopark Kaldera Toba

Historia

Sambut HPN, SMSI Garap Ekspedisi Toba
Karnaval Kain Tenun Sambas

Historia

Meriah, Karnaval Kain Tenun Sambas
Akhmad Fauzin

Historia

Pemberangkatan Jemaah Haji Hingga 3 Juli
pontianak-times.co.id

Historia

Mencari Alasan Bongkar Gerbang Singkawang
error: Content is protected !!