Home / Ekonomi

Minggu, 17 April 2022 - 22:53 WIB

PT Pribumi Gandeng Pondok Kembangkan Tanaman Nilam

Penanaman perdana Nilam di lahan garapan Pondok Pengajian Agama Islam Muhammad Yunus Mohan di Jalan Parit Suka Maju Desa Sungai Malaya Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya, Minggu (17/4/2022)

Penanaman perdana Nilam di lahan garapan Pondok Pengajian Agama Islam Muhammad Yunus Mohan di Jalan Parit Suka Maju Desa Sungai Malaya Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya, Minggu (17/4/2022)

Pontianak. Hamparan lahan yang belum digarap dilirik PT Premium Rempah Bumi (Pribumi) untuk pengembangan tanaman Nilam. Kali ini menggandeng Pondok Pengajian Agama Islam Muhammad Yunus Mohan di Jalan Parit Suka Maju Desa Sungai Malaya Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya.

“Program ini untuk produktivitas lahan tidur yang sebagian hasilnya akan digunakan menyiapkan berbagai infrastruktur pondok,” kata Andi Yunus Ladika, Pimpinan PT Pribumi pada kegiatan penanaman perdana dan buka bersama anak didik dan pengurus Pondok Pengajian Agama Islam Muhammad Yunus Mohan, Minggu (17/4/2022).

Pohon Nilam, kata Ladika, merupakan jenis tanaman yang nama ilmiahnya Pogostemon cablin Benth. Biasa dikenal sebagai tanaman semak tropis yang menjadi bahan baku minyak atsiri. Bagian daunnya diekstrak menjadi minyak. Kemudian dapat diolah menjadi parfum, minyak atsiri, antiserangga, dan untuk industri kosmetik.

Baca juga:  Satono Gencar Operasi Pasar Murah Tekan Inflasi

“Dalam pengembangannya, kami melibatkan berbagai pihak diantaranya Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dan ekspert atau tenaga ahli. Diharapkan dengan program ini menjadi pembuka jalan dalam mengembangkan pendidikan dan amaliah pondok seperti penyiapan infrastruktur dan lainnya,” kata Ladika seraya menyebutkan telah menyiapkan 15 ribu bibit Nilam.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Prof Dr Ir Hj Denah Suswati, MP siap mendukung program budidaya nilam. “Kondisi lahan di Kalbar pada umumnya gambut dan sangat spesifik sehingga memerlukan perlakuan khusus. Kami akan bekontribusi aktif dan mengharapkan semua pihak yang sudah berpengalaman dalam budidaya tersebut,” kata Denah didampingi Wakil Dekan Fakultas Pertanian.  

Baca juga:  Tanaman Nilam Potensial untuk Kapuas Hulu

Pada kesempatan tersebut diselenggarakan penanaman perdana secara simbolis yang dilakukan oleh Pimpinan PT Pribumi, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura beserta Wakil Dekan, Praktisi Pertanian Komarudin, Pimpinan Baznas Khairul Rahman, Ketua Pondok Sabrun Jamil, pengajar pondok Ustaz Aswandi dan Ketua Yayasan Pesantren Haruniyah Burhansyah. Kegiatan dilanjutkan dengan buka bersama, salat maghrib berjamaan, salat Isya dan taraweh berjamaah.

Memet, Ketua RT 1 RW 3 Jalan Parit Suka Maju Desa Sungai Malaya Kecamatan Sungai Ambawang Kubu Raya turut hadir pada kegiatan tersebut. Ia menyatakan rasa syukurnya karena ada pihak yang bersedia menggarap lahan agar produktif. “Apalagi ini ada damapkan untuk pengembangan keummatan, kami dukung,” ujar Memet. (rido)

Share :

Baca Juga

Sudirman, Kadiv Akuntasi Bank Kalbar mewakili Dirut Bank Kalbar Rokidi menerima penghargaam Top Bank 2025 dari The Iconomics

Ekonomi

The Iconomics Sematkan Bank Kalbar Top Bank 2025 Kategori KBMI 1
Penjual Takjil Ramadan

Ekonomi

Untung Jual Takjil di Bulan Penuh Berkah
Musyawarah Desa Khusus (Musedesus) Pembentukan Koperasi Merah Putih.

Ekonomi

195 Desa di Sambas Telah Membentuk Koperasi Merah Putih
JNE Ngajak Online

Ekonomi

Tips Unik, Bukan Persaingan Tapi Kolaborasi
Kios Kamariah di Pasar Flamboyan

Ekonomi

Usaha Kamariah Maju Bersama Bank Kalbar
Zulkifli Hasan menghadiri Rembuk Tani 2026 dan para pimpinan Parpol tingkat Provinsi Kalbar menghadiri Rakerwil DPD PAN Kalbar di GOR Terpadu Pontianak.

Ekonomi

Menko Pangan Hadir di Rembuk Tani Kubu Raya
Katim Pendamping Sosial Mempawah, Eko Sabrani saat monitoring penyaluran BLTS di Kantor Pos Mempawah. Selasa (30/12/2025).

Ekonomi

Pemerintah Salurkan BLTS Kesra Batch 1138 di Mempawah
Mahasiswa Ilmu Politik dan Direktur Intan Deman Huri serta Dosen Fisipol Universitas Tanjungpura Firdaus usai memberikan kuliah Ekonomi Politik.

Ekonomi

Menggali ‘Emas Hijau’ yang Terlupakan: Tengkawang
error: Content is protected !!