Home / Edukasi

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:35 WIB

Polemik LCC, SMAN 1 Pontianak Dukung SMAN 1 Sambas

Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, S.Sos., M.Si

Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, S.Sos., M.Si

PONTIANAK – SMAN 1 Pontianak menyampaikan pernyataan sikap terkait polemik LCC 4 Pilar Kalbar 2026 dan menegaskan dukungan kepada SMAN 1 Sambas.

Demikian dijelaskan Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, S.Sos., M.Si dalam pernyataan sikap resmi tertanggal 14 Mei 2026.

Ia mengatakan langkah yang ditempuh pihak sekolah bertujuan memperoleh konfirmasi dan klarifikasi demi menciptakan mekanisme lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel.

“Langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi,” ujar Indang dalam pernyataan tertulisnya. Pernyataan ini juga diunggah di akun resmi instagram @smansaptk.informasi.

Menurut Indang, SMAN 1 Pontianak juga menegaskan bahwa upaya klarifikasi tersebut bukan untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu.

Dalam pernyataan itu, pihak sekolah menyebut sejak awal tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba. Sekolah hanya ingin memperoleh kejelasan terhadap sejumlah poin yang dipersoalkan selama pelaksanaan LCC 4 Pilar.

SMAN 1 Pontianak turut menyampaikan apresiasi atas perhatian, dukungan, dan kepedulian berbagai pihak terhadap situasi yang berkembang.

Baca juga:  Polemik SUPM Pontianak Harus Diakhiri

Selain itu, pihak SMAN 1 Pontianak menyatakan menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan dan memberikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai wakil Kalimantan Barat pada ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional.

Pihak sekolah juga memastikan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba ulang sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI.

Melalui pernyataan tersebut, SMAN 1 Pontianak memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi dan mengajak seluruh pihak menyelesaikan persoalan dengan semangat kebersamaan, saling menghargai, serta menjunjung nilai persatuan.

“SMAN 1 Pontianak memohon dukungan dari seluruh pihak ke depan dalam upaya menciptakan iklim pendidikan yang kondusif, aman, dan nyaman bagi semua,” demikian kutipan pernyataan sikap tersebut.

Babak Final

Seperti diketahui, LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat diselenggarakan di Pontianak, Sabtu 9 Mei 2026. Ajang tersebut merupakan babak final tingkat provinsi yang mempertemukan tiga sekolah yakni SMAN 1 Pontianak (grup C), SMAN 1 Sambas (grup B), dan SMAN 1 Sanggau (grup A).

Baca juga:  Enam Hal Penting RUU Sisdiknas 2022

Kontroversi muncul saat sesi rebutan dalam final tersebut, kemudian viral setelah cuplikan videonya menyebar luas di media sosial dan platform diskusi internet. Kontroversi bermula saat sesi rebutan. Dewan juri memberikan pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), khususnya lembaga yang harus dipertimbangkan DPR dalam memilih anggota BPK.

Josepha Alexandra dari SMAN 1 Pontianak menjawab, “Anggota BPK dipilih oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD dan diresmikan oleh Presiden.”

Namun, juri Dyastasita Widya Budi menyatakan jawaban tersebut salah dan memberikan pengurangan nilai minus lima kepada tim SMAN 1 Pontianak.

Infomasi terbaru, babak final ini akan segera diulang setelah pihak MPR RI menonaktifkan dewan juri dan Master of Ceremony (MC) dalam lomba tersebut.

Penulis: Gusti J Indra I Editor: R. Rido Ibnu Syahrie

Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

Pemerintah naikkan anggaran KIP Kuliah 2026 jadi Rp15,3 triliun untuk 1,04 juta mahasiswa. Simak skema baru distribusi kuota PTN & PTS agar tepat sasaran!

Edukasi

Anggaran KIP Kuliah 2026 Naik Jadi Rp15,3 T
Akikah Faiz Akhtar

Edukasi

Ini Makna Utama Akikah untuk Anak
Peserta Diklat Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (DIKLATPIM) 2025, 22–23 Agustus 2025 di Kampung Inggris, Singkawang.

Edukasi

PGRI Singkawang Gelar Diklat Kepemimpinan
Penyerahan santunan

Edukasi

Fraksi Golkar DPRD Kalbar Peduli Panti Asuhan
Lokakarya virtual Institute Kajian Kebangsaan (Instan), Sabtu (7/8/2021)

Edukasi

Ini Potensi Perusak Pemilu Serentak 2024
Ir H Prabasa Anantatur MH, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat.

Edukasi

Pulihkan Traumatis Psikologis Siswi Peserta LCC Korban Kecurangan
Bupati Sambas H. Satono beraudiensi dengan Kakanwil Kemenag Kalbar, Muhajirin Yanis.

Edukasi

Bupati Sambas Bahas Seminar Internasional dengan Kemenag
MPTB 4

Edukasi

MPTB 4 Spektakuler untuk Indonesia
error: Content is protected !!