Home / Edukasi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 12:06 WIB

PGRI Singkawang Gelar Diklat Kepemimpinan

Peserta Diklat Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (DIKLATPIM) 2025, 22–23 Agustus 2025 di Kampung Inggris, Singkawang.

Peserta Diklat Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (DIKLATPIM) 2025, 22–23 Agustus 2025 di Kampung Inggris, Singkawang.

Singkawang. PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kota Singkawang menyelenggarakan Diklat Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (DIKLATPIM) 2025, 22–23 Agustus 2025 di Kampung Inggris, Singkawang.

Acara bertema “Menumbuhkan kepemimpinan Transformasional dalam dunia Pendidikan ” ini diikuti pengurus PGRI, Kota, Kecamatan Serta Kader Pendidik.

Ketua PGRI Kota Singkawang, H Suhairi menegaskan guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pemimpin perubahan. “Dari Singkawang, kita siapkan pemimpin pendidikan yang berintegritas dan mampu membawa perubahan bagi Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk PP PGRI KAL-BAR Peserta juga menyusun rencana aksi kepemimpinan yang siap diterapkan di sekolah masing-masing. Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat dan deklarasi komitmen bersama: “Pemimpin Hebat, Guru Kuat, Pendidikan Bermartabat”

Baca juga:  Wafat Jelang Khotbah Jumat, Ini Amalan Walikota Bandung

“Guru tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga pemimpin perubahan. DIKLATPIM ini menjadi wadah melahirkan pemimpin pendidikan yang siap membawa transformasi dari Singkawang untuk Indonesia,” kata Suhairi.

Suhairi menyebutkan tujuan kegiatan antara lain membekali guru dengan keterampilan kepemimpinan abad 21, meningkatkan integritas dan profesionalisme kepemimpinan guru dan menyiapkan kader pemimpin PGRI yang visioner dan berpihak pada pendidikan bermutu.

Baca juga:  Munawar Sampaikan Maaf kepada Civitas Akademika IAIN Pontianak

 “Ketika guru berani memimpin dengan hati dan visi, maka transformasi pendidikan akan berjalan. Namun jika kepemimpinan guru terjebak degradasi, masa depan bangsa ikut terancam,” ujar Suhairi.

Ketua Panitia Aspian menjelaskan materi dan narasumber pelatihan meliputi kepemimpinan transformasional vs degradasi, manajemen perubahan dalam dunia pendidikan, strategi advokasi kebijakan guru, outbond, etika, integritas, dan spirit kepemimpinan.

Penulis: Muhammad Ridho I Editor: R. Rido Ibnu Syahrie

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Bupati Sambas H. Satono beraudiensi dengan Kakanwil Kemenag Kalbar, Muhajirin Yanis.

Edukasi

Bupati Sambas Bahas Seminar Internasional dengan Kemenag
Layanan Apostille

Edukasi

Apostille Selain Praktis Juga Ekonomis

Edukasi

Komunitas Kuale Kocak Bersihkan Pemakaman
Anggota PAskibraka Mempawah

Edukasi

Sukses Kibarkan Merah Putih, Gerald Ingin Jadi Polisi
Pelatihan perempuan adat

Edukasi

Gemawan dan ID Garap Pelatihan Perempuan Adat
Ketua DPRD Sambas menyerahkan berkas IAIS Sambas kepada Ketua DPRD-RI La Nyalla, Rabu (27/10/2021) di IAIN Pontianak

Edukasi

IAIS Menuju PT Negeri, Harap Dukungan DPD
Satono bersama siswa SD dan SMP Islam Terpadu (IT) Sulthoniyah Sambas, Selasa (20/5/2025) di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.

Edukasi

Kembalikan Kejayaan Pendidikan Islam di Sambas
Direktur dan Dosesn Poltesa bersama Pengurus Baznas Kabupaten Sambas dan Pengurus UPZ Masjid Wilayah Kecamatan Sambas, Rabu (20/8/2025) usai pelatihan.

Edukasi

Poltesa Serahkan Aplikasi Zakat Berbasis Digital untuk UPZ
error: Content is protected !!