Sambas. Bupati Sambas H Satono berpesan agar alumni Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin (Unnisas) menjadi agen perubahan untuk kemajuan daerah.
“Wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian nyata di tengah masyarakat,” kata Satono dalam sambutannya pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Magister, Sarjana, dan Diploma XV (Unnisas), Minggu (28/9/2025) di Aula Kampus Unnisas.
Acara wisuda berlangsung khidmat dengan dihadiri Rektor, civitas akademika, kepala perangkat daerah, orang tua mahasiswa, serta ratusan wisudawan dan wisudawati yang resmi menyandang gelar akademik.
“Kami berharap alumni Unnisas dapat berkontribusi positif dalam pembangunan daerah, bangsa, dan agama,” ujarnya.
Ia mengapresiasi Unnisas atas kontribusinya dalam mencetak generasi intelektual yang berdaya saing, beriman, dan berilmu. Pendidikan merupakan kunci utama kemajuan daerah dan peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Sambas.
Ia juga menegaskan peran strategis Unnisas sebagai mitra pemerintah dalam membangun sumber daya manusia. “Ilmu yang diperoleh hendaknya tidak berhenti di bangku kuliah, tapi terus dikembangkan dan diterapkan dalam kehidupan nyata,” tambahnya.
Bupati mendorong para lulusan agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan sekaligus pencipta lapangan kerja.[im]
Update Berita, ikuti Google News


















