Home / Sport

Senin, 12 September 2022 - 10:38 WIB

Norsan Protes Baliho, Ini Penjelasan NPCI Kalbar

Mustaat Saman Ketua NPCI Provinsi Kalimantan Barat pada pembukaan Gerak Jalan Keluarga Besar Disabilitas, Minggu (11/9/2022)

Mustaat Saman Ketua NPCI Provinsi Kalimantan Barat pada pembukaan Gerak Jalan Keluarga Besar Disabilitas, Minggu (11/9/2022)

Pontianak. Protes Wagub Kalbar Ria Norsan soal fotonya tak ada di baliho momen Hari Olahraga Nasional (Haornas) dijelaskan pihak National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Kalbar.

“Kami berinisiatif langsung mengganti baliho. Kegiatan itu murni dari NPCI Kalbar yang bersamaan dengan momentum Haornas. Penggantian baliho itu bukan berarti kami salah, tetapi langkah mengakomodir keinginan wagub,” kata Mustaat Saman, Ketua NPCI Provinsi Kalbar kepada pontianak times, Senin (12/9/2022).

Langkah cepat Mustaat mengganti baliho ini patut dihargai, meskipun dari semua baliho memang hanya menampilkan Sutarmidji sebagai kepala daerah. Termasuk pada mayoritas kegiatan lain keolahragaan. Di venue dalam GOR Pangsuma malah menampilkan Gubernur bersama unsur Forkopimda seperti Ketua DPRD Provinsi, Kajati, Pangdam XII, dan Kapolda.

Menurut Mustaat, kalaupun mau menyalahkan soal baliho itu, jangan salahkan Sekda maupun Disporapar. “Tetapi salahkan saya saja dan saya sudah minta maaf,” ujar Mustaat.

Seperti diketahui, peringatan Haornas tingkat Provinsi Kalbar diselenggarakan di GOR Pangsuma, Senin (9/9/2022). Seluruh Cabang Olahraga mengerahkan atletnya pada kegiatan tersebut. Leading sector Haornas ini adalah Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalbar. Turut hadir Wagub Ria Norsan, Sekda Kalbar Harisson dan Kadis Porapar

Baca juga:  Kapal Pembawa Sembako Tenggelam di Kayong

Usai peringatan Haornas itu, Gubernur kemudian meresmikan dimulainya kejuaraan Catur Disabilitas yang diselenggarakan NPCI Kalbar. Berlanjut dengan launching galeri NPCI dan melihat demonstrasi atlet panahan disabilitas. Malah, Sutarmidji dan Norsan sempat menjajal olahraga pingpong.

Pada saat sesi foto bersama di bawah panggung, terpampang di belakang terdapat baliho. Norsan terlihat gundah setelah melihat foto dirinya tidak ada di baliho tersebut. Kemudian ia berkata dengan gubernur. Tak lama muncul protes ke Sekda dan Kadisporapar.

Tidak Substansial

Insiden ini mendapat reaksi dari banyak pihak karena terlihat sumir dan tidak substansial ketika Wagub Ria Norsan mempersoalkan baliho.  “Pemimpin yang sebenarnya tidak perlu risau jika eksistensi wajahnya tidak banyak tampak di ruang-ruang publik,” ujar Pengamat Politik Ireng Maulana.

Baca juga:  Hari Kelima Peparnas XVI, Kalbar Urutan 8

Kerisauan itu, kata Ireng, seharusnya jika pejabat publik tidak hadir memberikan kontribusi penting bagi kemajuan pada setiap aspek kehidupan masyarakat dalam hal keberpihakan, pikiran dan gagasannya.

“Jangan mempermalukan diri sendiri untuk urusan yang kecil padahal kita sendiri mampu berbuat untuk urusan yang lebih besar dan lebih penting daripada itu. Pemimpin risau karena persoalan rakyat banyak yang belum selesai, bukan bereaksi keras jika menyangkut urusan pribadinya,” tegas Ireng.

Menurut Ireng, pada sisa masa jabatan Sutarmidji dan Ria Norsan seharusnya publik sudah diajak mereka untuk memperbincangkan semua capaian dan prestasi besar kepemimpinan dalam 4 tahun terakhir. “Namun sayang ,Wagub masih asyik mempersoalkan wajahnya yang tidak muncul di baliho kegiatan. Kita tentu tidak ingin menilai jika wagub telah salah menempatkan prioritasnya,” terang Ireng.(rdo)

Share :

Baca Juga

Mustaat Saman bersama atlet peraih medali di Asean Paragames XI

Sport

Bonus Atlet Disabilitas Miliaran Rupiah
Atlet disabilitas Kalbar di ajang APG XI Solo

Sport

Atlet Disabilitas Kalbar Sumbang 12 Medali APG XI
Tim Persipon (1984). Atas kiri – Yahya Busrah, Muslihudin, Koko Sunarto, Octavianus, Wan Anwari, Rustamansyah, Prabasa Anantatur, Adiwarna. Jogkok kiri – Natan Andreas, Wiilson, Yopi Rahupati, Mustamsil Idris, Eka Dharma, Arifin, Mariso. (foto: Repro jerseypersipon)

Sport

Mengenang Elang Khatulistiwa Squad Persipon Generasi 80-an
Foto ilustrasi desakan Komite Mahasiswa Kabupate Sambas (AMKS) terhadap beredarnya daftar blacklist status enam pemain sepak bola lokal.

Sport

KMKS Tuntut Askab PSSI Sambas Klarifikasi Blacklist Pemain
Kontingen IBCA-MMA Kalbar

Sport

Kontingen Beladiri MMA Kalbar Bertolak ke Arena PON XXI
Penyerahan rekor MURI Esport Kemenkumham

Sport

Lomba E-sports Kemenkumham Tembus MURI
Ujicoba pertandingan bola voli

Sport

Ujicoba Bhayangkara vs Atlet Voli Kalbar
Cici dan Sella

Sport

Cici dan Sella Persembahkan Medali Emas
error: Content is protected !!