Home / Politik

Minggu, 14 Agustus 2022 - 09:09 WIB

Maman Memutus Tradisi Partai Golkar Kalbar

Ketua DPD Partai Golkar Kalbar, Maman Abdurrahman saat memimpin pleno di Gedung Zamrud Pontianak, Jumat (19/8/2022)

Ketua DPD Partai Golkar Kalbar, Maman Abdurrahman saat memimpin pleno di Gedung Zamrud Pontianak, Jumat (19/8/2022)

Pontianak. Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat, Maman Abdurrahman memutus tradisi atau kebiasaan di tubuh internal Golkar Kalbar terkait Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur.

“Ketua DPD Golkar Provinsi itu punya hak veto. Kalau saya tidak suka dengan salah seorang kader, maka akan saya sikat dan habisi. Tapi itu tidak saya lakukan dan saya hentikan tradisi itu termasuk dalam proses pencalonan gubernur dan wakil gubernur,” kata Maman, Jumat (19/8/2022) saat rapat pleno di Gedung Zamrud.

Sebagai Ketua DPD Provinsi, Maman memiliki jalur khusus untuk memaklumatkan dirinya menjadi calon gubernur Kalbar. Hal itu seperti tradisi sebelumnya dalam kepemimpinan Golkar, terutama pasca reformasi. Tidak ada sejarahnya Ketua DPD yang tidak maju calon gubernur.

Baca juga:  Fakta Lain Kritik Dido Dewan Singkawang

“Pak Morkes waktu menjadi ketua DPD Golkar Kalbar mencalonkan diri menjadi gubernur. Pak Norsan juga demikian, kecuali Bang Zulfadhli. Masa iya saya tidak boleh menjadi calon gubernur. Tapi itu tidak saya lakukan karena saya mengutamakan doktrin karya kekaryaan,” ujar Maman disambut riuh tepuk tangan peserta pleno.

Maman memastikan dirinya tidak bicara soal kepentingan pribadi. Tetapi bicara tentang Partai Golkar. “Saatnya nanti kita akan deklarasikan calon gubernur dan calon wakil gubernur Kalbar dari Partai Golkar. Tidak menutup kemungkinan Golkar yang menjadi calon gubernur,” kata Maman.

Maman menjelaskan dirinya melihat masih banyak kader Golkar yang kuat untuk bisa maju dalam kontestasi Pilgub itu. Mereka adalah Ria Norsan, Prabasa Anantatur, Adrianus Asia Sidot, Martin Rantan dan Suma Jeni yang mewakili gender.

Baca juga:  Kartu SIM Terhubung Data Pribadi

“Saya ini serius bicara, bukan main-main. Silakan nama-nama tersebut bergerak saja dari sekarang. Karena semuanya memiliki basis massa yang jelas. Saya akan bicara khusus dengan masing-masing figur Pilgub dari Golkar itu,” tegas Maman.

Selebihnya, Maman memberikan arahan kepada peserta pleno terkait target pemenangan Golkar dan situasi politik menjelang Pemilu Serentak 2024. Mkmentum politik kali ini sangat berbeda pelaksanaan dan strateginya. Terutama dalam hal Pilkada yang lebih dominan para kandidatnya diisi oleh kader-kader Partai Politik. (rdo)

Share :

Baca Juga

Pengumuman KPU Singkawang dan Foto Andi Syarif saat menjalani kasus korupsi

Politik

KPU Singkawang Umumkan 3 Paslon Lolos, Satu Terpidana Korupsi
Prabasa Anantatur dilantik menjadi unsur pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Barat.

Politik

Prabasa Kembali Jabat Pimpinan DPRD Provinsi Kalbar
Ichfany ST menyerahkan berkas pada pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar, Jumat (6/3/2026) di Gedung Zamrud.

Politik

17 Ramadan Awal Golkar Kalbar Dipimpin Milenial
Pasangan Satono dan Heroaldi

Politik

Satono-Hero Kantongi Rekomendasi Gerindra
Halal bihalal DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (13/4/2025) di Gedung Zamrud Pontianak.

Politik

Halal Bihalal Golkar Kalbar Perkuat Persaudaraan
Maman Abdurrahman

Politik

Kontestasi Politik Kerap Lupa Alhujurat 13
HUT 58 Golkar

Politik

Tak Diundang HUT Golkar, Sinyal Sutarmidji Ditinggalkan
Pansus DPRD Melawi

Politik

Bupati Melawi Bisa Masuk Pansus Akibat Utang
error: Content is protected !!