Home / Peristiwa

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Karhutla Kembali Terjadi di Sambas, HMKS Minta Pemerintah Siaga

Lahan terbakar, langit memerah. Begini kondisi Karhutla di Desa Sekuduk Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas, Kalimanta Barat.

Lahan terbakar, langit memerah. Begini kondisi Karhutla di Desa Sekuduk Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas, Kalimanta Barat.

SAMBAS – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Sambas. Semak belukar dan lahan vegetasi kering di Desa Sekuduk, Kecamatan Sejangkung, terbakar, Jumat (21/8/2026).

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Kecamatan Sejangkung (HMKS), Muhammad Rasya Alfaed, kepada pontianak times grup, Rabu (26/8/2026) mengatakan kondisi cuaca ekstrem dan kekeringan panjang menjadi dugaan awal pemicu kebakaran.

“Vegetasi yang mengering kemudian memudahkan api menyebar, terlebih saat angin kencang bertiup di lokasi. Kekeringan tahun ini dengan fenomena yang ia sebut Godzilla El Nino,” kata Rasya.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kemarau panjang, penurunan curah hujan, dan kekeringan di sejumlah wilayah. “HMKS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga lingkungan dan menanggalkan praktik pembakaran lahan,” ujar Rasya.

Baca juga:  Polres Sambas Sita 722 Gram Sabu, Satu Pria Ditangkap

Ia menilai kebakaran di Desa Sekuduk harus menjadi peringatan bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi karhutla.

Rasya juga meminta pihak terkait meningkatkan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Ia mendorong patroli rutin untuk memantau titik panas atau hotspot, edukasi larangan membuka lahan dengan cara membakar, serta penguatan sarana pemadaman di wilayah rawan.

Baca juga:  Petugas Ungkap Jaringan Sabu Singbebas

Selain itu, HMKS mendorong pengoptimalan sekat kanal atau canal blocking di kawasan gambut serta kesiapan embung dan peralatan pemadam portabel.

Hingga Jumat malam, tim gabungan masyarakat dan relawan berhasil mengendalikan pergerakan api di Desa Sekuduk. Kepolisian masih melakukan penanganan di lokasi.

Rasya mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran selama kondisi kemarau berlangsung. Ia juga meminta kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meningkatkan sosialisasi agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.[edo]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

Barang bukti truk towing crane

Peristiwa

Sopir Truk Tabrak Lari Polisi Ditangkap
Sunatan Massal Bank Kalbar

Peristiwa

Bank Kalbar Sunatan Massal di Ultah 59
Polisi menghalau aksi balap liar i Jalan Komplek Patoka, Kecamatan Sungai Pinyuh.

Peristiwa

Polisi Halau Aksi Balap Liar di Sungai Pinyuh
Basarnas Evakuasi Nelayan

Peristiwa

Basarnas Selamatkan 3 Nelayan Sampan Karam
Rony Ramadhan Putra, Ketua Yayasan Borneo Bela Negara.

Peristiwa

Ketua Borneo Bela Negara Sebut Kasus Molotov di SMPN 3 Kubu Raya Perlu Perhatian Serius
Tinjau Lokasi CPO Tumpah

Peristiwa

Pemkab Sintang Tinjau Lokasi CPO Tumpah
Jenazah Aurelika, korban tabarakan rombongan Motor Gede (Moge) di Jalan Raya Teluk Suak, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang.

Peristiwa

Aurelika Tewas Disenggol Rombongan Moge di Bengkayang
Ny. Nunuk Sigid Tri Hardjanto menyerahkan paket bantuan untuk tenaga kesehatan, Kamis (12/8/2021). foto: Humas Polda Kalbar

Peristiwa

Ratusan Paket untuk Nakes dari Polwan Kalbar
error: Content is protected !!