Home / Birokrasi

Senin, 5 Desember 2022 - 21:28 WIB

Ini Prioritas Laksamana Yudo Margono

Laksamana TNI Yudo Margono tampil di hadapan jurnalis usai fit and propert test di DPR RI, Jumat (2/12/2022)

Laksamana TNI Yudo Margono tampil di hadapan jurnalis usai fit and propert test di DPR RI, Jumat (2/12/2022)

Jakarta. Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dalam pemaparan visi misi di hadapan Komisi I DPR RI, akan memprioritaskan sumber daya manusia.

“Para pendahulu kita telah merumuskan arah pembangunan bangsa ini dengan pondasi pembangunan bangsa terletak pada kualitas manusianya,” kata Yudo Margono, Jumat (2/12/2022) saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU).

Menurut Yudo, syair lagu kebangsaan Indonesia Raya adalah bukti otentik bahwa untuk membangun sebuah kekuatan harus dimulai dari kualitas sumber daya manusia itu sendiri. Hal ini diawali dengan membangun jiwa.

“Ini terkandung makna menanamkan rasa cinta tanah air, jiwa kebangsaan serta memahami nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945,” katanya di depan RDPU yang dipimpin Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Viada Hafid.

Pada akhirnya, lanjut Yudo, jika hal ini telah terbentuk, maka akan turut memengaruhi cara berpikir dan cara bertindak dalam mewujudkan tujuan negara Indonesia. Pembangunan jiwa menjadi landasan utama dalam membangun jati diri prajurit TNI.

“Hal ini akan menjadi pondasi kuat dalam pembangunan kekuatan TNI sebagai komponen utama pertahanan negara,” papar Yudo.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia TNI yang unggul dalam setiap penugasan dilandasi profesionalisme dan jiwa yang tangguh. “Sumber daya manusia, saya prioritaskan yang pertama karena dasar dalam pembangunan TNI,” ujar Yudo.

Siap Siaga

Yudo yang juga Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) ini menjelaskan prioritas kedua adalah meningkatkan kesiapan operasional satuan-satuan TNI, personil maupun alutsistanya sehingga memiliki tingkat kesiapsiagaan tinggi. “Siap untuk digerakkan kapanpun, sesuai kebutuhan,” kata Yudo.

Dalam kaitannya dengan tugas prajurit TNI, Yudo menjabarkan TNI sesuai UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. TNI merupakan komponen utama pertahanan negara, bertujuan melindungi kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan Negara dan Bangsa Indonesia.

Menurut calon pengganti Jenderal Andika Perkasa ini, Panglima TNI sesuai UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia memiliki tugas untuk membentuk, membina dan mewujudkan jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.

Kehadiran Yudo dalam RDPU didampingi KASAD Jendral Dudung Abdurrahman, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dan para petinggi dari Trimatra lainnya. Ia beranji akan meneruskan pembangunan TNI dengan visi mewujudkan TNI yang kuat sehingga menjadikan rakyat dan bangsa Indonesia menjadi bermartabat di mata dunia

“Semua itu dapat dicapai dengan menjadikan TNI sebagai patriot NKRI. Prajurit Trimatra yang profesional, modern dan tangguh demi keutuhan Indonesia,” ujar Yudo.(rdo)

Share :

Baca Juga

Seleksi CASN Kemenkumham

Birokrasi

Kemenkumham Buka Pendaftaran CASN 17 September
Sosialisasi Arsip

Birokrasi

Kumham Kalbar Sosialisasi Arsip Era Digital
Dito Ariotedjo

Birokrasi

Dito, Kader Muda Golkar Jadi Menpora
LBP memimpin Rakor membahas ketersediaan oksigen selama masa PPKM Darurat, Minggu (4/7/2021).

Birokrasi

Oksigen 800 Ton Sehari di Musim Covid
Calon Penjabat Walikota Singkawang

Birokrasi

3 Kandidat Jagoan Pj Walikota Singkawang
Pembagian Sepeda Motor Desa Mandiri

Birokrasi

Sutarmidji Bagi-bagi Motor, Makin Terdepan
Prabasa Anantatur

Birokrasi

Info Hoax Harisson Pj Gubernur Kalbar
Musabaqah Tillawatil Quran (MTQ) XXX Kabupaten Sambas telah dimulai dan akan berlangsung selama 7 hari. Dibuka secara resmi, Rabu (23/06/2021).

Birokrasi

Satono Siap Sokong LPTQ Raih Prestasi
error: Content is protected !!