Home / Historia

Minggu, 19 Juni 2022 - 22:52 WIB

Iduladha 2022 Tunggu Hasil Hilal 86 Lokasi

Suasana di salah satu sudut Kota Mekkah ketika ummat Islam berkunjung untuk melaksanakan ibadah haji maupun umroh. Foto: Rido

Suasana di salah satu sudut Kota Mekkah ketika ummat Islam berkunjung untuk melaksanakan ibadah haji maupun umroh. Foto: Rido

Jakarta. Untuk menentukan kapan Iduladha 2022, Kementerian Agama (Kemenag) RI akan memantau hilal awal Zulhijah 1443 H di 86 lokasi se-Indonesia, Rabu (29/6/2022).

Iduladha berhubungan erat dengan hari Arafah 9 Zulhijah yang bertepatan dengan jamaah haji melaksanakan wukuf. Peristiwa arafah ini terjadi di Arab Saudi sebagai puncak ritual ibadah haji. “Kita memutuskan akan menggelar rukyatul hilal di 86 lokasi seluruh wilayah Indonesia,” kata Adib, Direktur Bidang Urais Kemenag RI, Sabtu (18/6/2022) di Jakarta.

Semua sistem hisab, kata Adib, menyepakati ijtima’ menjelang Zulhijah 1443 H pada tanggal tersebut bertepatan dengan 29 Zulkaidah 1443 H sekitar pukul 9:52 WIB. Pada hari rukyat, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia di atas ufuk, berkisar antara 0 derajat 52 menit sampai dengan 3 derajat 13 menit, dengan sudut elongasi 4,27 derajat sampai dengan 4,97 derajat.

Baca juga:  Lahan Belum Beres, TCM Undang Pengusaha

“Sidang isbat penentuan awal Zulhijah 1443 H menunggu rukyatul hilal dari seluruh Indonesia yang akan dilaksanakan Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten dan Kota, bekerja sama Peradilan Agama, ormas Islam, serta instansi lain setempat,” ujar Adib.

Baca juga:  Maklumat Muhammadiyah Iduladha 9 Juli 2022

Selanjutnya, sidang isbat awal Zulhijah 1443 H di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag RI Jakarta. Isbat melibatkan sejumlah Duta Besar Negara Sahabat, Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Selain itu, akan hadir dari Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Lembaga dan instansi terkait, Anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kementerian Agama, dan Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Islam dan Pondok Pesantren. (dwi)

Share :

Baca Juga

pontianak-times.co.id

Historia

Konflik Gapura Kembar Kota Singkawang
Bascamp Kambau Borneo, lokasi konservasi penyu di Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas. (foto: edo/pontianak-times.co.id)

Historia

Ayo Ikuti Wisata Hewan Langka Penyu Paloh
Paguyuban Masyarakat Banten

Historia

Halal Bihalal Warga Banten Segera Digelar
Ketua Ormas MKGR Kalimantan Barat H Prabasa dan Sekretaris Jamaan Elvi Eluwis.

Historia

MKGR Kalbar Ucap Syukur Soeharto Pahlawan Nasional
Margono dan Prabowo Subianto

Historia

SMSI Kumpulkan Data Biografi Kakek Prabowo
Foto Raden Rubini

Historia

Rubini Kado Hari Pahlawan 10 November 2022
Kitab Kanon

Historia

Waibi Sarawak Terima Kitab Kanon Sambas
Peringatan Tahun Baru Islam

Historia

Pawai Obor 1 Muharam di Bundung Laut
error: Content is protected !!