Home / Peristiwa

Senin, 30 Januari 2023 - 21:41 WIB

Hendri Dibacok Malam Hari Hingga Tewas

Warga sekitar dan pengguna jalan memasukkan Hendri Rinandi ke mobil rental menuju Rumah Sakit Antonius. Namun nyawanya tak tertolong, Minggu (29/1/2023) malam

Warga sekitar dan pengguna jalan memasukkan Hendri Rinandi ke mobil rental menuju Rumah Sakit Antonius. Namun nyawanya tak tertolong, Minggu (29/1/2023) malam

Pontianak. Hendri Rinandi (29) dibacok orang tak dikenal hinga berlumuran darah di sekujur tubuhnya dan meninggal dunia, Minggu malam (29/1/2023) pukul 23.54 WIB di Jalan Suwignyo, Pontianak.

Hendri yang warga Jalan Barito I Nomor 2 Perumnas, Kelurahan Roban, Singkawang Tengah ini tinggal sementara di Jalan HM Suwignyo Gang Alkarim Pontianak. Sebelum pembacokan terjadi, sekitar pukul 23.50 WIB, Hendri berteriak minta tolong.

Menurut keterangan para saksi, Hendri berlari dari arah simpang Suwignyo menuju arah Sungai Jawi dalam kondisi dikejar oleh dua orang pria. Seorang pria menggunakan sepeda motor dan satu orang lainnya berlari mengejar Hendri sambil menenteng senjata tajam jenis celurit.

Hendri Rinandi dibacok oleh orang tersebut sebanyak empat kali. Satu bacokan mengenai bagian rusuk sebelah kanan, dua bacokan lainnya di paha kiri dan kanan, serta pada bagian bokong sebelah kiri.

Baca juga:  Pembunuh Pimpinan Kebun PT BAL Ditangkap

Kontan saja, seluruh tubuh Hendri berlumuran darah. Namun ia masih sempat berlari dalam kondisi fisik yang semakin melemah. Korban tak bisa bertahan, dan akhirnya tumbang, tepat di depan bangunan penjual Bakso Wonogiri.

Kejadian itu begitu cepat, hanya beberapa menit saja. Pembacok dan rekannya tancap gas meninggalkan lokasi kejadian.

Melihat kondisi korban yang sudah pingsan dan berlumuran darah itu, warga pengguna jalan di lokasi kejadian bersama masyarakat sekitar, membawa korban ke RS Santo Antonius, menggunakan mobil rental.

Setibanya di RS Santo Antonius sekitar pukul 00.15 WIB, korban sudah tidak sadarkan diri dan kondisi korban sudah lemah. Sekitar pukul 01.20 WIB korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat tindakan medis.

Baca juga:  Dua Rumah di Anjungan Hangus Terbakar
Terduga Pelaku

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Raden Petit Wijaya kepada pontianak times menjelaskan, penyidik Polresta Pontianak telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dari para saksi dan melakukan pemeriksaan dengan petunjuk yang mengarah kepada terduga pelaku.

“Hasil kesimpulan awal, kejadian tersebut adalah penganiayaan yang dilakukan terhadap korban yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar Raden Petit.

Menurut Raden Petit, sementara ini bukan mengarah kepada pembegalan seperti isu yang ramai beredar. Sebab, belum mengarah kepada aksi begal berdasarkan hasil identifikasi barang-barang korban masih dalam keadaan lengkap.

“Ada informasi bahwa korban dan terduga pelaku sempat terjadi cek cok. Saat ini penyidik Polresta Pontianak sedang melakukan pendalaman dari kejadian tersebut dan melakukan pencarian terhadap terduga pelaku,” ujar Raden Petit. (rdo)

Share :

Baca Juga

Upacara kenaikan bendera 17 Agustus hanya diikuti Paskibra dan pimpinan Forkompimda

Peristiwa

Upacara 17 Agustus Dibatasi, Sisanya Virtual
Tim SAR Gabungan menyisir area banjir di Desa Santaban, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas untuk mencari keberadaan Toni (65) yang dilaporkan hilang.

Peristiwa

Toni Belum Ditemukan, Tim SAR Sisir Area Banjir
pontianak-times.co.id

Peristiwa

Anak TK Kalahkan Perusahaan Sawit Raksasa
Jembatan Jalan Daeng Menambon Mempawah

Peristiwa

Waspada Jembatan di Jalan Daeng Menambon
S pengedear sabu di Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas ditangkap polisi.

Peristiwa

Pengedar Narkotika di Tebas Ditangkap Polisi
Tim SAR Gabungan

Peristiwa

Asfan, Nelayan Mempawah Menghilang
Barang bukti yang ditemukan saat olah TKP Polsek Tebas di lokasi penemuan mayat.

Peristiwa

Polsek Tebas Olah TKP Temuan Mayat Bawah Jembatan
Korban PETI Sagatani

Peristiwa

Tiga Orang Meninggal Akibat PETI Sagatani
error: Content is protected !!