Home / Politik

Jumat, 3 November 2023 - 13:22 WIB

FKUB Gelar Moderasi Beragama dan Pemilu Damai

Moderasi Beragama dan Deklarasi Pemilu Damai 2024 yang diselenggarakan FKUB Provinsi Kalimantan Barat, di Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang, Kamis (2/11/2023)

Moderasi Beragama dan Deklarasi Pemilu Damai 2024 yang diselenggarakan FKUB Provinsi Kalimantan Barat, di Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang, Kamis (2/11/2023)

Sintang. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat menggelar Moderasi Beragama sekaligus deklarasi damai untuk Pemilu 2024, Kamis (2/11/2023).

Kegiatan moderasi beragama dan deklarasi damai yang aman, bermartabat dan berintegritas ini digelar di Langkau Kita, Rumah Dinas Jabatan Wakil Bupati Sintang diikuti para tokoh agama, tokoh adat, organisasi masyarakat, Ketua paguyuban hingga penyelenggaraan pemilu dan TNI-Polri.

Wakil Bupati Sintang, Melkianus yang hadir dalam kegiatan itu menegaskan agar agama jangan dijadikan wilayah politik sehingga tidak memicu terjadinya konflik. Sebab, agama dan hukum harus berjalan sesuai porsinya masing-masing, karena agama mempunyai prinsip adil, sehingga agama tidak boleh dijadikan isu politik.

“Sehingga apabila tidak mencampur agama dengan politik bisa menciptakan keharmonisasian sosial antar umat beragama, oleh karena itu perlu untuk menjaga Kabupaten Sintang tetap damai menjelang pemilu 2024,” kata Melkianus saat membuka kegiatan

Baca juga:  Awas, Hoaks Cenderung Naik Jelang Pemilu

Menurut Melkianus, dalam berpolitik diutamakan asas jujur dan terbuka sehingga bisa memberikan informasi yang benar sehingga berita dan informasi yang diterima tidak hoax dan tidak berkhianat terkait berpolitik.

“Kita semua harus menjaga kondusifitas Kabupaten Sintang yang aman dan damai tanpa membedakan suku agama dan ras yang mana Sintang milik kita bersama. Dalam pemilu nantinya saya berpesan tidak ada intimidasi sehingga pemilu bisa berjalan dengan baik aman dan lancar,” pesan Melki.

Cegah Konflik

Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Ketua FKUB Kabupaten Sintang Andreas Mikael Calon menyatakan, penguatan moderasi beragama sangat penting untuk terus dilakukan di Kabupaten Sintang. Hal ini sebagai langkah awal mencegah timbulnya konflik karena perbedaan agama ataupun suku menjelang Pemilu 2024 ini.

Baca juga:  Himapol Untan: Politik yang Mempersatukan

“Modal dasar dalam menjaga kondusifitas di Kabupaten Sintang adalah kerukunan antar umat beragama, FKUB bekerja sama dengan Aparat Pemerintahan dan aparat TNI-POLRI berusaha membangun keterikatan  menciptakan pemilu yang damai” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, kepedulian dari seluruh elemen masyarakat tentunya sangat dibutuhkan untuk menciptakan pemilu yang aman.

“Tujuan di gelarnya kegiatan ini yaitu untuk menciptakan pemahaman yang sama terkait modernisasi beragama di Kabupaten Sintang, sehingga mampu menciptakan kehidupan yang rukun antar sesama umat manusia serta saling menghargai antar umat beragama,” ujarnya Andreas. (st1)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Rozi Pararozi

Politik

PPKR Dukung Polri Kawal Pemilu Damai 2024
Maman Abdurrahman

Politik

Midji Lengser, Maman Konsolidasi Kekuatan
pontianak-times.co.id

Politik

Ruhermansyah Sibuk Tangkis Timsel Bawaslu
M Sher Khan saat menjadi narasumber dalam diskusi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Pontianak (UM Pontianak).

Politik

Awas Narasi Politik! Jaga Objektivitas soal Gubernur Kalbar
Rapat Pleno KPU Kalbar

Politik

Sah, 65 Anggota DPRD Kalbar Hasil Pemilu 2024
Ichfany ST menyerahkan berkas pada pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar, Jumat (6/3/2026) di Gedung Zamrud.

Politik

17 Ramadan Awal Golkar Kalbar Dipimpin Milenial
Pelantikan Anggota DPRD Kota Pontianak

Politik

Romi X-Track Dilantik Jadi Legislator Kota Pontianak
ilustrasi elegi pandemi

Politik

Elegi Merdeka dari Pandemi
error: Content is protected !!