Home / Peristiwa

Kamis, 26 Juni 2025 - 20:48 WIB

Ditreskrimsus Polda Kalbar Olah TKP Kasus Oli Palsu

Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus oli palsu, Kamis (26/6/2025) di Komplek Pergudangan Ekstra Joss Nomor B6, B7 dan D6 Jalan Arteri Supadio, Kubu Raya.

Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus oli palsu, Kamis (26/6/2025) di Komplek Pergudangan Ekstra Joss Nomor B6, B7 dan D6 Jalan Arteri Supadio, Kubu Raya.

Kubu Raya. Ditreskrimsus (Direktorat Reserse Kriminal Khusus) Polda Kalbar melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus oli palsu, Kamis (26/6/2025).

Olah TKP ini lanjutan penanganan kasus pasca penggerebekan tim gabungan, Jumat (20/6/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di sebuah gudang penyimpanan oli yang diduga palsu di Komplek Pergudangan Ekstra Joss Nomor B6, B7 dan D6 Jalan Arteri Supadio, Kubu Raya.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Dr Bayu Suseno menjelaskan Polda Kalbar menindaklanjuti kasus tersebut sesuai Standard Operating Procedure (SOP). Polda Kalbar telah menerbitkan Laporan Polisi atas kasus itu.

Polda Kalbar telah menindaklanjuti laporan terkait dugaan peredaran oli palsu ini sejak tanggal 18 Juni 2025, setelah menerima pengaduan dari pihak PT Pertamina Lubricants.

Baca juga:  Tiga SPBU Sasaran Operasi Cegah Preman

Dalam Laporan Polisi tersebut (LP), PT Pertamina Lubricants melaporkan adanya dugaan tindak Pidana merek, atau perlindungan konsumen terkait peredaran oli palsu yang merugikan perusahaan dan konsumen.

“Saat ini penyidik sedang mengidentifikasi, penghitungan, dan klasifikasi oli-oli yang diduga palsu tersebut. Untuk sampel oli-oli telah diambil penyidik yang nantinya akan dilakukan pengujian di Labfor Polri,” kata Bayu.

Bayu menjelaskan, apabila ada masyarakat yang menjadi korban dari peredaran oli yang diduga palsu ini, silakan datang ke Polda Kalbar untuk memberikan keterangan. “Polda Kalbar berkomitmen untuk melakukan penyidikan kasus ini hingga tuntas,” ujar Bayu.

Pada olah TKP kali ini, dilakukan penghitungan dan identifikasi secara rinci terhadap seluruh barang bukti oli yang diduga palsu. Proses ini disaksikan penjaga gudang dan perwakilan dari pelapor.

Baca juga:  Kasus BP2TD yang Melibatkan Norsan Dilimpahkan
Detail

Tim penyidik juga mencatat detail jenis, merek, jumlah, dan kemasan oli yang ditemukan, serta memilah antara produk yang dicurigai palsu dengan produk asli.

Sebelumnya, Minggu (22/6/2025), jajaran Ditreskrimsus Polda Kalbar memasang police line di lokasi gudang. Tujuannya agar menjaga status quo TKP dan memastikan tidak ada pihak yang masuk atau mengubah kondisi di lokasi sebelum proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam penggerebakan tim gabungan terdiri dari Intel Kejati, BAIS, Intelmob, Ditreskrimsus Polda Kalbar, dan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pontianak Kota, ditemukan sejumlah besar oli dalam berbagai merek yang dicurigai sebagai produk palsu dan tidak memenuhi standar.[jay]

Update Berita, ikuti Google News 

Share :

Baca Juga

Draft Perpres Platform Digital

Peristiwa

Dewan Pers, Kominfo dan Konstituen Ricuh
KGYM Jalan Parit Haji Husin 2 Pontianak

Peristiwa

Terlempar dari Lantai 3, KGYM Telan Korban
Kolam Renang Tirta Indah Mempawah Hilir

Peristiwa

Belajar Renang, Siswa SDN 2 Antibar Meninggal
Penangkapan Pelaku

Peristiwa

Pelaku Pembunuh Nor Azizah Ditangkap
Mobil yang bertabraka dengan sepeda motor yang dkendarai Sswi SMK 1 Mempawah, Yuna Amanda.

Peristiwa

Siswi Magang SMKN 1 Mempawah Tewas Tabrak Mobil
Demo Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) menuntut transparansi dan isu miring, Rabu (8/4/2026) di Halaman Rekrorat Polnep.

Peristiwa

Demo Mahasiswa Polnep Tuntut Transparansi Direktur
Bupati Mempawah, Erlina memluk Salbiah, seorang warga yang rumahnya robooh diterjang angin dan banjr rob.

Peristiwa

Erlina Bantu Korban Bencana Alam di Sungai Duri
Muhammad Amin

Peristiwa

Gempar, Amin Pamer Saldo Rp500 Triliun
error: Content is protected !!