Home / Ekonomi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Bank Kalbar Dukung GMD Perkuat Ekonomi Desa Teluk Batang

Gema Membangun Desa (GMD) ke-3 Tahun 2026 di Desa Teluk Batang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.

Gema Membangun Desa (GMD) ke-3 Tahun 2026 di Desa Teluk Batang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.

KAYONG UTARA – Bank Kalbar mendukung pelaksanaan Gema Membangun Desa (GMD) ke-3 Tahun 2026 di Desa Teluk Batang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.

GMD ke-3 yang berlangsung 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 tersebut diwujudkan melalui layanan perbankan dan digitalisasi transaksi guna memperkuat perekonomian masyarakat desa.

Partisipasi Bank Kalbar menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan keuangan hingga ke tingkat desa sekaligus mendorong penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat.

Desa Teluk Batang merupakan salah satu kawasan strategis di Kabupaten Kayong Utara. Sebagai wilayah pesisir dan muara, desa ini didukung keberadaan pelabuhan laut, Pelabuhan Perikanan Pantai Teluk Batang, aktivitas perdagangan, jasa angkutan air, perikanan, kuliner hasil laut, serta menjadi jalur mobilitas masyarakat menuju sejumlah wilayah lainnya.

Berdasarkan Indeks Desa 2025, Teluk Batang berstatus Desa Mandiri dengan nilai 91,34, tertinggi di Kecamatan Teluk Batang. Meski demikian, desa tersebut masih menghadapi tantangan dalam penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pemulihan sektor pariwisata yang belum sepenuhnya bangkit pascapandemi Covid-19.

Kondisi itu menjadi salah satu fokus dalam pelaksanaan GMD 2026. Selain menghadirkan berbagai layanan kepada masyarakat, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kelembagaan ekonomi desa, mengembangkan unit usaha produktif, memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM, serta mengoptimalkan kembali potensi pariwisata berbasis karakter wilayah pesisir.

Baca juga:  Direktur Utama Bank Kalbar Raih Indonesia CEO Excellence Awards 2025

Dalam kegiatan tersebut, Bank Kalbar menghadirkan layanan perbankan secara langsung sekaligus memperkenalkan pemanfaatan layanan digital kepada masyarakat. Langkah itu diharapkan mampu meningkatkan inklusi keuangan serta mempermudah masyarakat melakukan transaksi dan mengembangkan usaha.

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengatakan kehadiran Bank Kalbar dalam Gema Membangun Desa merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa.

“Bank Kalbar ingin hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat desa agar semakin produktif dan mampu mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki,” ujar Rokidi.

Menurut Rokidi, melalui digitalisasi dan pelayanan perbankan yang dihadirkan secara langsung ini diharapkan masyarakat Teluk Batang semakin mudah mengakses layanan keuangan dan dapat memanfaatkannya untuk mendukung aktivitas usaha.

Rokidi mejelaskan, potensi Desa Teluk Batang di sektor perikanan, perdagangan, kuliner, dan pariwisata perlu didukung dengan penguatan kelembagaan ekonomi serta akses pasar yang lebih luas.

Baca juga:  Ratusan Pengusaha Perantauan Kalbar Gelar Sarasehan Ekonomi
Kolaborasi

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, BUMDes, pelaku UMKM, dan masyarakat menjadi kunci agar potensi tersebut mampu berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.

“Kami melihat desa memiliki potensi yang besar untuk tumbuh. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut dapat dikelola secara konsisten, memiliki pasar dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Bank Kalbar siap mendukung dari sisi layanan dan ekosistem keuangan agar geliat ekonomi di desa dapat terus berkembang,” katanya.

Pelaksanaan Gema Membangun Desa diharapkan menjadi titik awal tindak lanjut dalam menghidupkan kembali BUMDes, memperkuat daya saing UMKM, mengembangkan sektor pariwisata, serta membuka peluang usaha baru yang mampu menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Bank Kalbar, Desa Teluk Batang diharapkan dapat mengoptimalkan statusnya sebagai desa mandiri melalui pengembangan potensi ekonomi pesisir yang produktif, terukur, dan berkelanjutan.[red/biz]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

Panen padi varietas IPB-9G kelompok Tani Dare Nandung Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Ekonomi

Panen Padi Varietas IPB-9G Capai 10 Ton Perhektar
Dr Muhammad Fahmi menyampaikan materi bahagia di masa pensiun.

Ekonomi

Produktif dan Sejahtera di Masa Pensiun
MIC UMKM Singkawang

Ekonomi

MIC di Singkawang Sasar 60 Pelaku UMKM
Airlangga Hartarto Menko Perekonomian

Ekonomi

Airlangga Yakin Ekonomi Kalbar Tumbuh 10%
Grafik perbandingan kinerja keuangan Bank Kalbar tahun 2024 dan 2025, menampilkan pertumbuhan signifikan pada seluruh indikator utama: aset, kredit, dana pihak ketiga (DPK), dan laba bersih.

Ekonomi

Bank Kalbar Catat Aset Rp26,57 Triliun, Bukti Kinerja 2025
Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H. memimpin Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyakita alokasi Oktober–November 2025

Ekonomi

Bupati Satono Pimpin Rapat Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyakita
CSR Gerobak Smpah Bank Kalbar

Ekonomi

Bank Kalbar Gelontorkan 8 Gerobak Sampah
Panggung kegiatan Refleksi AKhir Tahun 2025.

Ekonomi

Kampung Borneo Akan Gelar Refleksi Akhir Tahun 2025
error: Content is protected !!