Home / Ekonomi

Selasa, 8 Oktober 2024 - 06:31 WIB

Gal Collection Makin Melejit Disentuh Bank Kalbar

Intan Safira, Owner Gal Collection Pontianak

Intan Safira, Owner Gal Collection Pontianak

Pontianak. Gal Collection, toko busana wanita kekinian di Kota Pontianak, Kalimantan Barat makin melejit setelah bermitra dengan Bank Kalbar.

Toko busana lengkap milik Intan Safira ini memiliki pangsa pasar para muda milenial atau Gen-Z. Gal Collection menyediakan berbagai macam busana fashion wanita, dari blouse untuk hijab, bawahan seperti rok kargo, rok plisket beserta perlengkapannya, tas, aksesoris, sandal hingga penjepit rambut.

“Di sini tuh, hijaber banget. Untuk anak-anak muda yang lagi tren sekarang nih, ada cardigan rajut yang lucu-lucu banget kayak Korean Style,” tutur Intan Safira, owner Gal Collection.

Di toko ini juga tersedia berbagai jenis tas yang artistik antara lain tas Tote Bag atau tas-tas jalan lainnya, seperti sling bag. “Semuanya lengkap di sini, harganya juga terjangkau,” kata Intan.

Bisnis fashion Intan Safira yang dikelola bersama rekannya terbilang berkembang pesat, hanya dalam waktu empat tahun sudah memiliki bangunan ruko di lokasi strategis untuk menjual semua produk fashionnya, yakni di Jalan Putri Candramidi Pontianak, Kalimantan Barat.

Intan mengaku, setelah bermitra dengan Bank Kalbar dan memperoleh dukungan pembiayaan KUR (Kredit Usaha Rakyat), usahanya semakin lancar dan berkembang.

“Bank Kalbar kan menyediakan KUR buat UMKM kayak saya atau pedagang-pedagang muda yang mau merintis usahanya yang masih kecil. Bunganya juga kecil dan prosesnya cepat. Jadi Bank Kalbar memang menjadi pilihan bagi pelaku usaha untuk terus mengembangkan usaha,” tutur Intan.

Baca juga:  Usai Melahirkan, Remaja Puteri Buang Bayi di TPA Sorat
Kuliah

Intan bercerita, sedari awal dia memang termasuk penyuka industri pakaian, terutama baju-baju cewek. Ketika itu di awal tahun 2020, saat pandemi Covid-19 yang mewajibkan aktivitas lebih banyak di rumah, termasuk perguruan tinggi yang kuliah secara daring.

“Iya, waktu itu kuliahnya juga di rumah saja, via online. Ini membuat aku bingung. Di rumah aja, kayak gak ada kerjaan. Kemudian aku bersama teman kepikiran untuk buka toko baju kecil-kecilan tapi via online saja. Nah, mulai dari situlah awalnya, aku mulai open PO atau pre order aja. Pingin liat nih, gelombangnya gimana, orang tertarik nggak ya dengan selera-selera pakaian yang kita jual,” tutur Intan.

Seperti yang banyak dilakukan para penjual online, perkenalan atau promosi berbagai produk fashion Gal Collection dilakukan lewat DM Instagram serta marketplace. Ternyata peminatnya lumayan banyak, produk fashion yang ditawarkan banyak yang terjual.

Seiring berjalannya waktu, Gal Collection mulai memberanikan diri untuk ready stock, tapi jualannya masih di rumah, lantaran masih pandemi Covid. Intan juga tak menyangka, penjualannya ternyata semakin laris dan berkembang. Banyak konsumen yang langsung datang ke rumah untuk melihat-lihat dan mencoba busana-busana yang tersedia sebelum membeli.

“Nah, karena semakin lama semakin berkembang. Kita kemudian kepikiran mau buka toko saja yang bisa menampung konsumen yang datang lebih banyak,” kata Intan.

Baca juga:  Bank Kalbar Borong Tiga Penghargaan Nasional di Awal 2026
Tantangan

Bisnis fashion cewek manis ini memang terus berkembang, namun Intan juga menghadapi tantangan yang lebih besar juga. Yaitu masalah pendanaan guna mengembangkan usahanya agar lebih dikenal, dikunjungi dan disukai konsumen.

“Tapi alhamdulillah, lewat informasi yang saya dapat, pelaku-pelaku usaha seperti saya ini bisa bermitra dengan Bank Kalbar untuk mendapatkan bantuan pendanaan dengan bunga ringan, agar pelaku usaha kecil bisa terus berkembang. Ya udah, akhirnya kita putuskan untuk bermitra dengan Bank Kalbar dan memperoleh pendanaan dengan cepat. Hasilnya, sekarang usaha saya bersama partner berjalan lancar,” cetus Intan bahagia.

Di tahun 2023 akhir, keinginan Intan bersama partnernya memiliki ruko strategis tercapai juga setelah memperoleh pembiayaan dari Bank Kalbar. Usaha fashion Gal Collection semakin berkembang, karena selain harganya yang terjangkau, lokasi toko untuk dikunjungi juga berada di tengah kota, di antara bisnis-bisnis besar lainnya.

“Pesan saya tuh, jika kalian ingin maju, ingin berbisnis, jangan pernah ragu untuk melangkah ke jalan yang lebih besar lagi. Dan jangan pernah takut buat gagal. Karena gagal itu adalah salah satu kunci kesuksesan,” kata Intan sembari memperlihatkan berbagai produk jualannya.(dwi/biz)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Tanaman jeruk milik Sukiman

Ekonomi

Wow, Kisah Sukses Sukiman Kembangkan Jeruk
Salah satu areal tanaman padi di Kabupaten Sambas yang berkontribusi terhadap surplus beras.

Ekonomi

Surplus 62 Ribu Ton Beras, Sambas Siap Pasok Malaysia
Panen Raya Padi

Ekonomi

Sambas Lumbung Padi Kalimantan Barat
pontianak-times.co.id

Ekonomi

PT Pribumi Gandeng Pondok Kembangkan Tanaman Nilam
Syarif Amin Muhammad, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Barat.

Ekonomi

Syarif Amin Harap Refleksi Akhir Tahun ‘Vitamin’ Pembangunan Kalbar
Sri Mulyani Menkeu

Ekonomi

Waspada Gejolak Ekonomi Dunia 2023
Pertemuan Aspesi Kalbar

Ekonomi

Jokowi Datang, Aspesi Keluhkan Harga TBS
Rakornas Inflasi

Ekonomi

Lima Langkah Kendalikan Inflasi
error: Content is protected !!