Home / Ekonomi

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:41 WIB

Petani Kalbar Perkuat Bisnis Komoditas Kelapa

Jaringan petani dampingan Gemawan dari Tiga Kabupaten bertemu di Mempawah.

Jaringan petani dampingan Gemawan dari Tiga Kabupaten bertemu di Mempawah.

MEMPAWAH – Jaringan petani dampingan Gemawan memperkuat pasar komoditas kelapa lewat temu bisnis dan kolaborasi buyer internasional di Mempawah.

Temu bisnis itu antara kelompok desa dampingan Gemawan yang tergabung dalam Jaringan Petani Berbasis Komoditas dari Kabupaten Mempawah, Kubu Raya, dan Sambas, Kamis (14/5/2026).

Panitia memusatkan kegiatan tersebut di Aula Kantor Desa Bakau Kecil, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah. Penjabat Kepala Desa Bakau Kecil membuka langsung kegiatan yang bertujuan memperkuat jejaring ekonomi masyarakat berbasis komoditas lokal dan pengelolaan sumber daya berkelanjutan.

Koordinator Gemawan Wilayah Mempawah, Lani Ardiansyah, mengatakan kegiatan itu menghadirkan sejumlah mitra strategis untuk membuka peluang pasar dan investasi bagi komoditas unggulan petani.

Salah satu perusahaan yang hadir ialah PT Hikma Jaya Sempurna. Perusahaan tersebut fokus mengembangkan produk turunan kelapa, khususnya pengolahan limbah sabut kelapa menjadi cocopeat dan pupuk organik bernilai ekonomi.

Selain itu, PT Pusaka Insan Indonesia turut menghadirkan buyer internasional guna memperluas akses pasar ekspor bagi hasil produksi petani dampingan.

Baca juga:  Harga TBS Sawit Terjun Bebas ke Rp1.700

“Melalui pertemuan ini, kami berharap tercipta kolaborasi kuat antara jaringan petani, sektor industri, dan pemangku kebijakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif, berkelanjutan, serta berbasis pada potensi sumber daya lokal,” ujar Lani Ardiansyah yang akrab disapa Ucup.

Menurutnya, komoditas kelapa memiliki potensi ekonomi besar untuk dikembangkan di Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Mempawah. Penguatan sektor kelapa juga dinilai mampu menjaga lahan masyarakat agar tidak terus beralih fungsi menjadi perkebunan monokultur.

“Kelapa memiliki potensi pasar ekspor yang cukup besar. Pengembangan komoditas ini dapat menjadi alternatif ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan pemanfaatan lahan,” katanya.

Melalui konsolidasi jaringan dan temu bisnis tersebut, petani berharap mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, memperluas pasar ekspor, serta memperkuat ekonomi desa berbasis sumber daya lokal.

Empat Pilar

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Improving Community Based Economic Movement in West Kalimantan” periode 2024–2027 yang diimplementasikan oleh Gemawan. Melalui agenda konsolidasi tersebut, terdapat empat tujuan utama yang ingin dicapai.

Baca juga:  Akal-akalan Pasar Beringin Singkawang

Pertama, memperkuat sinergi rantai pasok melalui pembangunan kemitraan produksi dan hilirisasi komoditas kelapa bersama sektor industri.

Kedua, meningkatkan kapasitas petani dan kelembagaan ekonomi lokal melalui kunjungan langsung ke pabrik pengolahan limbah sabut kelapa. Kegiatan ini juga dihadiri Kepala UPT KPH Mempawah sebagai bentuk penguatan kolaborasi multipihak dan dukungan terhadap standarisasi sektor riil.

Ketiga, memperluas jejaring bisnis dengan membuka akses pasar global melalui temu bisnis bersama buyer mancanegara.

Keempat, mendorong formalisasi kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) guna membangun kemitraan yang transparan, adil, dan berkelanjutan.

Ucup menegaskan, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat posisi petani lokal dalam rantai pasar yang lebih luas, sekaligus mempertegas pentingnya kolaborasi multipihak dalam membangun ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan.

“Kami berharap agenda ini tidak hanya menjadi ruang konsolidasi jaringan petani, tetapi juga mampu menghadirkan peluang ekonomi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat desa,” pungkasnya.[iz/cit-jour]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

The Best KBMI 1 Bank Kalbar

Ekonomi

Bank Kalbar Ukir Prestasi The Best KBMI 1
pontianak-times.co.id

Ekonomi

PT Pribumi Gandeng Pondok Kembangkan Tanaman Nilam
Kepala Divisi Usaha Syariah Bank Kalbar, Edy Hermawan, mewakili manajemen perusahaan menerima penghargaan sekaligus dalam ajang Marketing & Halal Summit 2026, Kamis (22/1/2026) di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI Jakarta.

Ekonomi

Bank Kalbar Borong Tiga Penghargaan Nasional di Awal 2026
Taufan Direktur Mito Energi Indonesia

Ekonomi

Mito Energi Buka Kantor Cabang di Kalbar
Muhammad Fahmi

Ekonomi

Tanaman Kratom Perlu Dukungan Regulasi
Katim Pendamping Sosial Mempawah, Eko Sabrani saat monitoring penyaluran BLTS di Kantor Pos Mempawah. Selasa (30/12/2025).

Ekonomi

Pemerintah Salurkan BLTS Kesra Batch 1138 di Mempawah
Ikan Lele indukan yang dikembangkan PT Mohairson Pawan Khatulistiwa (Mopakha) bersama Tim Pemberdayaan Masyarakat dan warga Desa Sukamaju Ketapang.

Ekonomi

Mopakha Kembangkan Budidaya Lele untuk Perkuat Ekonomi di Ketapang
Pasar Murah Mempawah

Ekonomi

Sembako Naik, Pemkab Mempawah Gelar Pasar Murah
error: Content is protected !!