Sambas. Panen padi varietas IPB-9G mencapai 9 hingga 10 ton perhektar. Padi jenis ini telah dikembangkan di Kecamatan Semparuk, Sambas.
Direktur Pengembangan Masyarakat Agromaritim Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr Handian Purwawangsa, Selasa (1/7/2025) menjelaskan padi varietas IPB-9G sangat cocok ditanam di lahan yang optimal.
“Produktivitas padi ini dapat mencapai 9-10 ton per hektar di Jawa, dan di Kabupaten Sambas, produktivitasnya sudah cukup baik,” kata Handian usai panen raya Kelompok Tani Dare Nandung Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
“Kami berharap bahwa kegiatan ini dapat terus berlanjut dan meningkatkan produktivitas padi di Kabupaten Sambas,” kata Handian.
Ia mengapresiasi Kelompok Tani Dare Nandung Kecamatan Semparuk atas terlaksananya panen raya padi varietas IPB-9G. Panen raya tersebut merupakan kolaborasi bersama IPB dan Kelompok Tani Dare nandung untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Sambas.
Handian menjelaskan program pengembangan masyarakat agromaritim IPB bertujuan untuk mengembangkan ekosistem bisnis pedesaan berbasis unggulan lokal.
Menurutnya, IPB juga memiliki program One Village One CEO, yang menempatkan lulusan IPB atau mahasiswa tingkat akhir di lapangan sebagai pendamping ahli.
Handian berharap kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi bagi petani di Kabupaten Sambas untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas produk pertanian.
Kegiatan ini didukung Astra Internasional. Handian juga berharap kegiatan ini dapat menambah motivasi bagi petani di Kabupaten Sambas untuk terus meningkatkan produktivitas padi.
IPB mengapresiasi Kelompok Tani Dare Nandung atas keberhasilan menanam padi varietas IPB-9G dan berharap juga untuk kedepannya lidi nipah dan pinang dapat dilepas untuk ekspor.[jay]
Update Berita, ikuti Google News


















