Home / Ekonomi

Jumat, 4 Oktober 2024 - 10:46 WIB

Bank Kalbar Bantu Modal Pembuat Tempe

Agustinus Marianus, pembuat tempe yang mendapat bantuan modal dari Bank Kalbar.

Agustinus Marianus, pembuat tempe yang mendapat bantuan modal dari Bank Kalbar.

Sintang. Bank Kalbar sedang giat-giatnya mengupayakan UMKM naik kelas. Giliran Agustinus Marianus, pembuat tempe di Sintang yang mendapat bantuan modal hingga usahanya melejit naik.

Agustinus sejak 2014 telah memulai usaha tempe dari Kecamatan Merakai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Dari memilih kacang kedelai kemudian direbus dan diolah menjadi tempe. Pria asal Flores, Nusa Tenggara Timur ini menjalankan usahanya dari kecil.

Ia dibantu istrinya, dengan modal seadanya. Dari hari ke hari pasangan suami istri ini mengolah tempe untuk dijual. Dari sedikit demi sedikit itu jumlah produksinya semakin banyak hingga satu keranjang setiap minggunya dan dijual setiap hari.

Tempe merupakan makanan khas masyarakat Indonesia yang paling disukai sebagai lauk pauk, karena selain memiliki protein nabati yang tinggi, harganya juga sangat terjangkau. Inilah yang dibidik Agustinus sebagai pembuat sekaligus penjual tempe.

Usahanya semakin melejit naik setelah mendapat dukungan modal usaha dari Bank Kalbar. “Bank Kalbar dengan produk modal kerjanya mendorong usaha tempe saya semakin berkembang hingga sekarang,” ucap Agustinus di sela kesibukannya membuat tempe.

Agustinus mengaku sudah lama menetap di Kabupaten Sintang dan beristrikan warga daerah ini. Untuk menghidupi keluarganya itu, Agus memilih usaha membuat tempe sekaligus menjualnya sendiri.

Baca juga:  Pelaku Bisnis Siaga Hadapi Resesi 2023

“Tempe ini kan makanan untuk lauk pauk yang paling disukai masyarakat yang bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan. Harganya juga terjangkau dan enak, itulah sebabnya saya pilih usaha ini, dan terbukti memang selalu laris,” cerita Agus.

Tempe produksi Agus terbilang laris dan disukai masyarakat, bahkan cukup membuat Agus kewalahan lantaran selalu kekurangan stok. Produksi satu keranjang tempe setiap minggunya itu, kurang cukup untuk memenuhi permintaan pasar. Namun untuk menambah produksi, Agus tak memiliki modal.

“Saya bersama istri kemudian berdiskusi untuk semakin mengembangkan usaha ini, dan mencari tambahan modal. Akhirnya kami memilih Bank Kalbar yang bunganya lebih ringan dibanding tempat lain,” cerita Agus.

Pinjaman Modal Kerja

Suami istri ini pun memberanikan diri mengajukan pinjaman modal kerja di Bank Kalbar yang berslogan Bank Kite Punye Kite ini. “Alhamdulillah, tak butuh waktu lama, pinjaman modal usaha kami disetujui,” kata Agus gembira.

Dengan kucuran dana modal kerja tersebut, Agus bisa menambah produksi tempenya. Hanya dari satu keranjang tempe yang diproduksinya, Agus pun bisa memproduksi hingga tiga keranjang tempe yang kemudian dibawanya ke pasar dan selalu ludes terjual.

Baca juga:  Bupati Kapuas Hulu dan Dirut Bank Kalbar Teken MoU

Dari produksi tempenya itu, Agus mampu menghasilkan omset Rp20 juta per tahun. Usaha tempe Agus terus berkembang, terlebih setelah didorong modal kerja oleh Bank Kalbar.

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Bank Kalbar yang telah membantu mengembangkan usaha tempe ini. Berkat bantuan modal kerja dari Bank Kalbar, usaha tempe saya semakin berkembang sampai sekarang,” kata Agus.

Selain itu, kata Agus lagi, dalam berusaha harus tetap semangat dan jangan pernah putus asa, juga selalu berdoa.

Bank Kalbar yang fokus utamanya pada UMKM ini, memang memiliki beberapa produk pembiayaan serta kredit untuk membantu pelaku usaha mendapatkan modal dan mengembangkan usahanya.

Beberapa produk modal usaha Bank Pembangunan Daerah ini, di antaranya adalah Pembiayaan Modal Usaha yang diperuntukkan bagi nasabah yang membutuhkan modal usaha produktif, Kredit KUM Sejahtera, yakni kredit atau pembiayaan bagi usaha mikro dalam bentuk pemberian modal kerja dan investasi usaha produktif.

Ada pula pembiayaan Usaha Rakyat untuk usaha produktif yang layak namun belum bankable dan beragam produk lainnya, yang bisa dimanfaatkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan modal usahanya.(dwi/biz)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Persiapan panen raya jagung di Kabupaten Sambas

Ekonomi

Polres Sambas Persiapan Panen Raya Jagung Serentak
Hana Satriyo, Country Representative The Asia Foundation (TAF) Indonesia.

Ekonomi

SHE CAN Lawan Investasi Bodong, Judol dan Pinjol di Kalbar
Maman Abdurrahman, Menteri UMKM RI dalam acara Halal Bihalal DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar.

Ekonomi

Hingga 13 April 2025, KUR Kalbar Tembus Rp844 Miliar
Bupati Sambas H Satono memberikan cinderamata kepada Menteri UMKM Maman Abdurrahman pada cara Sarasehan Ekonomi, Jumat (9/5/2025)

Ekonomi

Peluang Pengusaha UMKM Buka Bisnis Tambang
pontianak-times.co.id

Ekonomi

Harga TBS Sawit Terjun Bebas ke Rp1.700
Sebanyak 282 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sambas yang akan pensiun 2026 mendapat pembekalan dari Bank Kalbar, Rabu (6/8/2025).

Ekonomi

Pembekalan Calon Pensiunan ASN Pemkab Sambas
Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H. memimpin Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyakita alokasi Oktober–November 2025

Ekonomi

Bupati Satono Pimpin Rapat Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyakita
Keripik Pisang

Ekonomi

Sukses Bisnis Keripik Manfaatkan KUR Bank Kalbar
error: Content is protected !!