Home / Edukasi

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 10:29 WIB

Giliran MPA di Sambas Siap Kolaborasi Tangani Karhutla

Pelatihan Masyarakat Peuli Api (MPA) di Aula Kantor Desa. Sengawang, Kecamatan Teluk Keramat.

Pelatihan Masyarakat Peuli Api (MPA) di Aula Kantor Desa. Sengawang, Kecamatan Teluk Keramat.

Sambas. Setelah pelatihan di Kabupaten Mempawah, giliran Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kabupaten Sambas yang siap berkolaborasi menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

“Memang perlu kerjasama antar pihak dan kami siap kolaborasi dengan semua pihak dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” kata Lani Ardiansyah, Project Manager Lembaga Gemawan, Sabtu (10/8/2024) usai pelatihan MPA di Kabupaten Sambas.

Pelatihan MPA di Kabupaten Sambas meliputi Desa Sengawang, Teluk Kaseh, Semate, dan Merubung. Kegiatan yang diprakarsai Gemawan ini berlangsung selama dua hari, mulai 6 Agustus 2024 di Aula Kantor Desa Sengawang, Kecamatan Teluk Keramat.

Pelatihan ini menghadirkan BPBD Sambas, UPT KPH Wilayah Sambas, Manggala Agni, dan GRID mengiringi jalannya pelatihan sebagai narasumber sesuai kapasitasnya masing-masing.

Baca juga:  30 Peserta Ikuti Pelatihan Jurnalistik AR Learning Center 2026

“Pelatihan ini bagian dari sesi kegiatan peningkatan kapasitas untuk masyarakat peduli api. Kegiatan serupa sudah dilakukan di Kabupaten Mempawah. Dua kabupaten itu memiliki satu lanskap,” ujar Lani Ardiansyah yang akrab disapa Ucup.

Mengawal kegiatan, terlebih dahulu melalui assessment dan pemetaaan untuk mengidentifikasi kawasan yang terbakar pada kurun waktu tahun-tahun sebelumnya. “Ini masuk dalam materi pelatihan peningkatan kapasitas,” ucap Lani.

Lani mengatakan ke depan akan berkomunikasi lebih aktif untuk saling memberikan informasi terkait kebakaran hutan dan lahan. Dari pelatihan itu, peserta banyak mendapatkan pengetahuan dari pemateri KPH, BPBD, Global Geografi Indonesia, dan Manggala Agni.

Nanti, lanjutnya, Gemawan akan mengundang banyak pihak untuk membentuk kolaborasi bersama, karena kebakaran hutan dan lahan adalah masalah bersama. “Ini bukan hanya masalah masyarakat Desa Semata, Sengawang, Teluk Kaseh, dan Merubung melainkan ini adalah masalah kita bersama,” ujar Lani.

Baca juga:  Bank Kalbar Salurkan 29 Hewan Kurban Sapi
Mulai Sibuk

Jadi, kata Lani, jangan sampai setiap tahun menjadi agenda tahunan, setiap terjadi kebakaran hutan mulai sibuk lagi. “Sebenarnya tugas MPA juga bukan hanya memadamkan api mulai dari pembasahan dan lain sebagainya, masih banyak lagi,” ujarnya.

Lani menyebut, lahan yang terbakar nantinya bisa dimanfaatkan untuk budidaya pertanian. Sebab, sebagian besar yang yang terbakar merupakan lahan yang kosong. “Apabila lahan itu menjadi produktif, Insyaallah lahan itu bisa dijaga bersama,” pungkas Lani.(iz/dra)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Peserta PJAD Section III Mempawah wawancara Kepala Desa Pasir Panjang, Kecamatan Mempawah Timur, Mohlis Supriadi, Sabtu (15/11/2025).

Edukasi

PJAD Corong Edukasi Jurnalistik Aparatur Desa
Nasarudin Umar bersama rombongan amirulhaj Indonesia yag bertolak ke Arab Saudi.

Edukasi

Amirulhaj Bertolak ke Arab Saudi Pastikan Layanan Haji Terbaik
ersonel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Kewilayahan RI-PNG Yonif 645/Gardatama Yudha (Gty) Pos Napua mengajar di SD Negeri Gunung Susu,

Edukasi

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Mengajar di SD Gunung Susu
Kapolsek Pemangkat

Edukasi

Kapolsek Pemangkat Khatib di Masjid Baiturrahman Perapakan
Ngaji Parenting di Masjid Khoirul Ihsan Pontianak, Minggu (30/8/2026).

Edukasi

LDII Kalbar Ajak Orang Tua Batasi Gadget untuk Anak
FEBS Institut Agama Islam Tazkia

Edukasi

FEBS Institut Tazkia Tingkatkan Mutu
Ketua DPD APDESI Provinsi Kalimanta Barat, Mahyus saat bertemu Presiden RI Prabowo Subianto.

Edukasi

Kampung Borneo dan APDESI Kalbar Gelar Pelatihan
pontianak-times.co.id

Edukasi

Antisipasi Anak dari Perbudakan Seks Online
error: Content is protected !!