Home / Ekonomi

Jumat, 19 Januari 2024 - 14:28 WIB

Indonesia Kembali Impor Beras 3 Juta Ton

Beras, kebutuhan pangan yang utama bagi masyarakat Indonesia

Beras, kebutuhan pangan yang utama bagi masyarakat Indonesia

Kubu Raya. Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk kembali mengimpor 3 Juta ton beras pada Tahun 2024. Sebanyak 2 juta ton beras telah diproses Badan Urusan Logistik (Bulog)

“Kita akan impor 3 juta ton beras. Sebanyak 2 juta ton sudah berproses di Bulog. Negara tempat impor, silakan tanya Bulog. Antara Vietnam atau Thailand,” kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto kepada wartawan, Kamis (18/1/2024) di Gudang Bulog Jalan Adi Sucipto Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Airlangga hadir di Kubu Raya untuk menghadiri temu wicara bersama para penerima manfaat bantuan pangan yang disalurkan pemerintah.

Baca juga:  Jokowi Datang, Aspesi Keluhkan Harga TBS

Menurut Airlangga, pada tahun sebelumnya di 2023, pemerintah membeli beras 3,5 juta ton dan sudah masuk 3 juta ton. Sisanya akan masuk di Januari sebanyak 500 ribu ton.

Impor beras tersebut, kata Airlangga, sudah diputuskan dalam sidang kabinet. Langkah itu ditempuh akibat terjadinya El Nino atau pemanasan suhu permukaan laut yang berdamak pada kekeringan, gagal panen dan kekurangan air bersih.

Karena kondisi itu pula, pemerintah menjalankan kebijakan bantuan pangan selain program Bansos yang memang sudah berjalan sejak covid. Bantuan pangan itu melengkapi bantuan lainnya yang bersifat tunai seperti Sembako, PIP, Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT) el nino, BLT untuk Pedagang Kaki Lima maupun nelayan, BLT Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Baca juga:  Bupati Sambas Serahkan Bantuan Pangan Presiden Prabowo di Wilayah Perbatasan

Menurut Airlangga, itu jelas program pemerintah. Program ini untuk kesejahteraan rakyat, menekan inflasi, mendorong daya beli dan masyarakat membutuhkannya. “Bantuan pemerintah ini tidak bisa berhenti hanya karena ada pemilu,” ujar Airlangga.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Jajaran Polda Kalbar dan Polres Sambas beserta pihak Desa mengecek ladang Jagung di Desa Sepinggan, Kecamatan Semparuk Kabupaten Sambas.

Ekonomi

Polda Kalbar Tinjau Ladang Jagung Semparuk
PT Perorangan

Ekonomi

Berikut Ini Syarat Pendirian PT Perorangan
Budi Daya Ikan Nila PT Mopakha

Ekonomi

PT Mopakha Berdayakan Mantan Illegal Logger
Muhammad Fahmi

Ekonomi

Tanaman Kratom Perlu Dukungan Regulasi
QRIS Cross Border telah diberlakukan di Entikong, Aruk, dan Badau, Kalimantan Barat.

Ekonomi

Bank Kalbar Luncurkan QRIS Cross Border di PLBN Kalbar
MoU Pemkab Kapuas Hulu dan Bank Kalbar

Ekonomi

Bupati Kapuas Hulu dan Dirut Bank Kalbar Teken MoU
Rokidi, Direktur Utama Bank Kalbar.

Ekonomi

PPATK Blokir Rekening, Nasabah Bank Kalbar Aman
Buah Naga

Ekonomi

Buah Naga dari Jawai yang Menggoda
error: Content is protected !!