Home / Infrastruktur

Jumat, 24 April 2026 - 10:06 WIB

Kemenko Infrastruktur Tinjau Perbatasan Sambas

Asisten Deputi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Gunardi Kusuma, saat meninjau perbatasa Indonesia-Malaysia di Kecamatan Paloh.

Asisten Deputi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Gunardi Kusuma, saat meninjau perbatasa Indonesia-Malaysia di Kecamatan Paloh.

SAMBAS – Kawasan perbatasan bukan lagi sekadar garis demarkasi, melainkan beranda depan negara yang menyimpan denyut nadi ekonomi yang masif.

Menyadari urgensi tersebut, Kemenko Infrastruktur meninjau titik strategis di Perbatasan Sambas, Kalimantan Barat, Kamis (23/4/2026). Kunjungan kerja ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan intervensi langsung untuk mengentaskan ketimpangan pembangunan dan mengoptimalkan roda ekonomi lokal yang selama ini belum tergarap maksimal.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Asisten Deputi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Gunardi Kusuma, memetakan dua isu esensial: kemandirian ekonomi pesisir di Kecamatan Paloh dan ketahanan infrastruktur di Desa Temajuk.

Jejak pertama rombongan berlabuh di Di Kampak, Dusun Cermai, Desa Sebubus. Di kawasan pesisir ini, napas industri lokal berembus dari sentra produksi garam yang digerakkan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

Peninjauan ini membawa misi strategis berskala nasional. Kampak tidak sekadar disiapkan untuk memproduksi garam konsumsi lokal, melainkan diproyeksikan sebagai pilar krusial untuk menopang Target Swasembada Garam Nasional pada tahun 2027.

Baca juga:  Sintang Miliki Layanan Darurat PSC 119

“Kunjungan kami adalah tindak lanjut nyata dari rapat-rapat sebelumnya. Kami telah menerima proposal dari Pemda Sambas dan berkomitmen untuk menindaklanjutinya secara bertahap guna meningkatkan kapasitas produksi garam di Kampak,” tegas Gunardi.

Pernyataan ini memberikan kepastian bahwa pemerintah pusat menaruh atensi penuh pada hilirisasi potensi maritim di tingkat tapal batas.

Ekonomi Pesisir

Niat baik dari pusat tentu membutuhkan sinkronisasi tajam di lapangan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat, Dra. Natalia Karyawati, ME, yang turut mendampingi rombongan, menyoroti urgensi keberlanjutan program. Baginya, potensi ekonomi pesisir Sambas adalah tiket menuju kesejahteraan masyarakat lokal.

“Kami berharap ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Perhatian lebih dari kementerian sangat dibutuhkan agar kelompok tani garam di sini memiliki keberlanjutan usaha yang mapan,” ungkap Natalia. Pernyataan ini merepresentasikan keresahan klasik daerah perbatasan yang kerap kali hanya menjadi objek tinjauan tanpa eksekusi berkesinambungan.

Baca juga:  Penampakan Desain Destinasi Baru Singkawang

Selepas mengevaluasi sektor kelautan, fokus peninjauan bergeser ke arah geopolitik dan logistik di Desa Temajuk—titik nol yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia. Di sinilah infrastruktur fisik menjadi pertaruhan wibawa dan kedaulatan negara.

Dalam peninjauan di Temajuk, tim Kemenko membedah tiga aspek krusial antara lain Rencana Pembangunan PLB, mengukur kelayakan kondisi infrastruktur jalan yang akan berfungsi sebagai jalur utama distribusi logistik lintas negara dan mengevaluasi ketersediaan sarana dan prasarana pendukung terpadu.

Langkah komprehensif ini dirancang untuk memastikan bahwa kawasan perbatasan Sambas benar-benar siap bermetamorfosis. Bukan lagi sekadar menjadi pagar pembatas wilayah, melainkan siap menjelma sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri, berdaya saing, dan menggerakkan roda kesejahteraan di beranda depan Nusantara. [st]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

Satgas Pamtas Ypnkav 12 BC memperbaiki jalan rusak bersama masyarakat

Infrastruktur

Satgas Pamtas Yonkav 12/BC Perbaiki Jalan Rusak
Bupati Sambas H Satono bersama Wakil Bupati H Heroaldi meninjau Jembata Matang Danau yang nyaris putus pasca dihantam abrasi.

Infrastruktur

Dihantam Abrasi, Satono Siapkan Solusi Permanen Jembatan Matang Danau
Bupati Sambas, H. Satono meresmikan Inpres Jalan Daerah (IJD) di ruas Sungai Sapak–Sepandak, Kecamatan Subah, Sabtu (24/1/2026).

Infrastruktur

Bupati Satono Resmikan Jalan IJD Subah Senilai Rp19 Miliar
Kondisi Jembatan Matang di Desa Matang Danau Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, putus diterjang ombak tinggi, Kamis (8/1/2026).

Infrastruktur

Jembatan Matang Putus Diterjang Ombak Tinggi
Desa Agrowisata Tekno 44

Infrastruktur

Kasad Resmikan Agrowisata Tekno 44 Muba
Direktur PDAM Tirta Raya

Infrastruktur

PDAM Tirta Raya Maksimalkan Pelayanan
Kondisi Jalan Perigi Piai

Infrastruktur

Jalan Akses Dermaga Perigi Piai Rusak Parah
Cek Kesiapan Imigrasi di PLBN Nanga Badau

Infrastruktur

Pastikan 3 PLBN Berikan Pelayanan Maksimal
error: Content is protected !!