Home / Edukasi

Kamis, 23 April 2026 - 20:45 WIB

Kajati Kalbar Emilwan Jadi Bapak Asuh PKBM

PKBM Award untuk kategori instansi peduli pendidikan nonformal, Senin (21/4/2026)  di Pendopo Gubernur.

PKBM Award untuk kategori instansi peduli pendidikan nonformal, Senin (21/4/2026) di Pendopo Gubernur.

PONTIANAK — Kejati Kalbar Dr. Emilwan Ridwan meraih PKBM Award 2026 dan resmi menjadi Bapak Asuh PKBM guna menekan angka anak putus sekolah.

Penunjukan Bapak Asuh itu oleh DPW Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kalbar dalam acara PKBM Award untuk kategori instansi peduli pendidikan nonformal, Senin (21/4/2026) di Pendopo Gubernur.

Agenda ini sekaligus menjadi peresmian program penanganan anak putus sekolah berbasis pendidikan nonformal.

Gubernur Kalbar Ria Norsan dan jajaran Forkopimda hadir dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen, jajaran OPD Provinsi, kepala daerah se-Kalbar, serta seluruh pengurus PKBM.

Dalam sambutannya, Kajati Kalbar Dr. Emilwan Ridwan menegaskan kehadiran Kejaksaan dalam program ini adalah wujud komitmen nyata untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan.

Baca juga:  Terawan Menebar Kebaikan Metode Cuci Otak

Penunjukan dirinya sebagai Bapak Asuh PKBM merupakan langkah strategis untuk sinergi aparat penegak hukum dan lembaga pendidikan masyarakat.

“Anak putus sekolah bukan sekadar angka statistik. Di balik itu ada masa depan yang terancam. Jika tidak kita tangani secara serius, ini dapat menjadi masalah sosial yang lebih luas, bahkan berpotensi menjadi persoalan hukum di masa mendatang,” tegas Emilwan.

Untuk itu, Emilwan mendorong adanya solusi komprehensif. Menurutnya, mengembalikan anak ke jalur pendidikan saja tidak cukup. Mereka wajib mendapat bekal keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Baca juga:  MPA Dua Desa Berlatih Penanganan Karhutla

“Kita tidak cukup hanya bicara pendidikan kesetaraan. Mereka harus dibekali keterampilan kerja, soft skills, dan yang tidak kalah penting adalah pembentukan karakter serta kesadaran hukum sejak dini,” ujarnya.

Kemandirian

Ia juga berharap PKBM tidak sekadar menjadi tempat belajar, melainkan bertransformasi menjadi ruang pemberdayaan yang melahirkan kemandirian bagi generasi muda. Kejaksaan, lanjut Emilwan, siap mendorong penguatan kelembagaan PKBM serta memperluas jejaring ke dunia industri.

“Kejaksaan tidak ingin hanya hadir di hilir ketika masalah sudah terjadi. Kami ingin hadir di hulu melakukan pencegahan. Tidak boleh ada satu pun anak Kalbar yang tertinggal dari akses pendidikan,” pungkasnya.[rls]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

pontianak-times.co.id

Edukasi

Antisipasi Anak dari Perbudakan Seks Online
Beasiswa Gemawan

Edukasi

Gemawan Salurkan Beasiswa Pendidikan
Diklat Juru Parkir

Edukasi

100 Jukir Dilatih Ramah dan Profesional
Mudik Lebaran

Edukasi

Mengapa Kita Mudik Lebaran Idulfitri
pontianak-times.co.id

Edukasi

Wafat Jelang Khotbah Jumat, Ini Amalan Walikota Bandung
Penyerahan santunan

Edukasi

Fraksi Golkar DPRD Kalbar Peduli Panti Asuhan
Nasarudin Umar bersama rombongan amirulhaj Indonesia yag bertolak ke Arab Saudi.

Edukasi

Amirulhaj Bertolak ke Arab Saudi Pastikan Layanan Haji Terbaik
Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang, Yustianus, yang mewakili Bupati Sebastianus Darwis, pada peletakan batu pertama pembangunan, Senin (20/7/2026).

Edukasi

Pemkab Bengkayang Dukung Biara dan TK di Monterado
error: Content is protected !!