Home / Edukasi

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:34 WIB

Parmusi Kalbar Segera Gelar Seminar Internasional dan Upgrading Dai

Lyer kegiatan seminar internasional dan upgrading dai Parmusi Provnsi Kalimantan Barat.

Lyer kegiatan seminar internasional dan upgrading dai Parmusi Provnsi Kalimantan Barat.

Sambas – Pengurus Wilayah Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Provinsi Kalimantan Barat segera menggelar Seminar Internasional dan Upgrading Dai.

Ketua PW Parmusi Provinsi Kalimantan Barat, H. Satono, S.Sos.I., M.H., menyampaikan rangkaian kegiatan strategis ini akan dipusatkan di Aula Pemda Bupati Sambas selama tiga hari berturut-turut mulai 7-9 April 2026.

“Tema besar kegiatan ini memperkuat kompetensi dai dan ketahanan perbatasan. Pelaksanaannya bertepatan dengan 19–21 Syawal 1447 H. Kami mengundang peserta baik dari dalam maupun luar negeri,” ujar Satono.

Acara yang diikuti para pendakwah dan tamu undangan ini diawali dengan pembukaan, salat malam dan salat subuh berjamaah. Kemudiah ceramah atau kulah subuh yang disampaikan Ustadz Dr. H. Udi Yuliarto, MA.

Acara inti pada hari kedua akan menghadirkan Menteri Dalam Negeri RI, Jend. Pol. (Purn) Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, sebagai keynote speaker. Mendagri dijadwalkan memaparkan materi mengenai percepatan pengelolaan wilayah perbatasan demi memperkokoh ketahanan nasional.

Baca juga:  Bupati Sambas Siapkan Umroh Gratis 10 Tahfidz Quran
Ketahanan Pangan

Selain Mendagri, seminar ini juga melibatkan tokoh internasional seperti Menteri dari Sarawak, YB Dato’ Sri Dr. Stephen Rundi Utom, serta perwakilan dari Brunei Darussalam, Singapura, dan Thailand. Fokus diskusi mencakup ketahanan pangan, kolaborasi strategis Indonesia-Malaysia, hingga transformasi SDM Da’i dalam menggerakkan perubahan masyarakat.

“Selain aspek wawasan global dan ketahanan pangan, kami juga menitikberatkan pada peningkatan kompetensi dai melalui sesi upgrading,” tambah Satono yang juga menjabat sebagai Bupati Sambas tersebut.

YB Dato’ Sri Dr. Stephen Rundi Utom mengupas mengenai kebijakan ketahanan pangan dan ekonomi perbatasan. Selaku tuan rumah, H. Satono tampil sebagai keynote speaker yang mengupas soal kemandirian pangan sebagai pilar negara.

Baca juga:  CMA Siapkan Pupuk Terbaik Petani Sawit

Pembicara lainnya, Dr. Abdullah Zulkifli (KJRI Kuching) membawakan materi seputar kolaborasi strategis Indonesia-Malaysia. Pada siang harinya, seminar menghadirkan pembicara internasional dari Brunei Darussalam, Singapura, dan Thailand.

Pondasi Historis Dakwah

Memasuki sore dan malam hari, fokus beralih pada sesi Upgrading Da’i yang membahas fondasi historis dakwah berbasis sejarah Kesultanan Borneo serta transformasi SDM Da’i dalam menggerakkan perubahan masyarakat.

Pada hari terakhir, para peserta akan dibekali materi akselerasi dakwah di era digital oleh Kepala Kanwil Kemenag Kalbar serta materi akuntabilitas oleh BPKP Kalbar. Sebagai penutup, panitia juga mengajak peserta melakukan city tour ke situs bersejarah seperti Istana Kesultanan Sambas dan Masjid Jami’ untuk merefleksikan kembali sejarah dakwah di Bumi Borneo.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Aksi tolak RUU Sisdiknas

Edukasi

Enam Hal Penting RUU Sisdiknas 2022
Cover Buku Dudung

Edukasi

Bedah Buku Loper Koran Jadi Jenderal
Pengunjung Ayani Megamall Pontiaak memenuhi area Semesta Buku yang dselenggarakan Gramedia.

Edukasi

Gramedia Gelar Semesta Buku 2025 di Pontianak
Para Penyintas Kanker Payudara

Edukasi

Para Penyintas Kanker Payudara Berkumpul
Bupati Sambas H Satono memberikan sambutan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Magister, Sarjana, dan Diploma XV (Unnisas), Minggu (28/9/2025) di Aula Kampus Unnisas.

Edukasi

Bupati Sambas Minta Alumni Unissas Jadi Agen Perubahan
Kru Digitalic

Edukasi

Digitalic, Teknik Jitu Strategi Digital
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas PGRI Pontianak di Desa Tunggal Bhakti, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.

Edukasi

Gandeng IKADI dan UPGRIP, Yayasan Ruang Baik Salurkan Wakaf Alquran di Kembayan
Museum Masuk Sekolah

Edukasi

Museum Masuk Sekolah Kenalkan Benda Sejarah
error: Content is protected !!