Home / Peristiwa

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:54 WIB

Ketua Borneo Bela Negara Sebut Kasus Molotov di SMPN 3 Kubu Raya Perlu Perhatian Serius

Rony Ramadhan Putra, Ketua Yayasan Borneo Bela Negara.

Rony Ramadhan Putra, Ketua Yayasan Borneo Bela Negara.

Kubu Raya – Ketua Yayasan Borneo Bela Negara, Rony Ramadhan Putra, menilai peristiwa penyerangan bom molotov yang melibatkan seorang pelajar di SMPN 3 Kabupaten Kubu Raya perlu mendapatkan perhatian serius.

Rony mengungkapkan bahwa kelompok atau individu yang terpapar paham radikal umumnya memiliki keterkaitan melalui jaringan lintas negara. Salah satu ruang interaksi yang patut diwaspadai adalah forum digital bernama “True Crime Community”.

“Secara jaringan, mereka saling berkaitan dan tergabung dalam perkumpulan perencana aksi teror. Forum digital tersebut menjadi ruang interaksi bagi anak-anak usia dini,” ujar Rony, Rabu (4/2/2026).

Pernyataan ini sejalan dengan penjelasan Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana. Diduga kuat, motif siswa SMP Negeri 3 Sungai Raya tersebut melakukan aksi pelemparan bom molotov di lingkungan sekolah akibat terpapar konten kekerasan secara masif di dunia maya.

Baca juga:  Fery Pimpin Ziarah HBI-72 di Makam Pahlawan

“Dari situ mereka mendapatkan pengakuan, sekaligus paparan konten yang mengarah pada tindakan ekstrem,” jelas Rony.

Rony menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, sekolah, hingga organisasi masyarakat untuk membangun ekosistem pencegahan yang berkelanjutan.

Rony menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, sekolah, hingga organisasi masyarakat untuk membangun ekosistem pencegahan yang berkelanjutan.

Dalam perspektif politik, keamanan, dan pertahanan negara, eks simpatisan Jabhah Nushrah beranggapan bahwa selama ini kegiatan pencegahan radikalisme masih terlalu terpusat di wilayah perkotaan. Padahal, Kabupaten Kubu Raya memiliki letak geografis yang strategis dan menjadi simpul mobilitas melalui Bandara Supadio.

Baca juga:  Eko Hilang Saat Memancing di Sungai Air Mati

“Tindakan preventif terhadap intoleransi, radikalisme, dan terorisme perlu terus diperluas, sebab selama ini memang selama ini terbilang minim, khususnya di Kabupaten Kubu Raya”, tegasnya.

Sebagai penutup, Ia mengimbau peran aktif orang tua dan lingkungan sekitar untuk memperhatikan aktivitas anak-anak, khususnya dalam perselancaran dunia maya. [rls]

Editor: Kisra Ramadani | Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Tali bekas gantung diri D di sebuah Pekong Jalan Badak Putih, Pemangkat, Kabupaten Sambas.

Peristiwa

Pria di Pemangkat Gantung Diri Usai Bertengkar dengan Istri
Tim SAR Gabungan

Peristiwa

SAR Evakuasi Nelayan Terapung di Laut
Evakuasi korban perahu pengantin

Peristiwa

2 Korban Perahu Pengantin Karam Ditemukan
Rapat koordinasi Desa Sunga Batang meyikapi limbah dapur MBG.

Peristiwa

Akibat Limbah, Dapur MBG Sungai Batang Tutup Sementara
AHY takziah ke rumah Ridwan Kamil

Peristiwa

AHY Takziah Kunjungi Ridwan Kamil
Banjir Singkawang

Peristiwa

Banjir Semakin Meluas di Kota Singkawang
pemeriksaan kesehatan gratis, Minggu (15/6/2025) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kalbar Jalan Ahmad Yani 2, Kabupaten Kubu Raya.

Peristiwa

PWPM Kalbar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Ketua RT dan Jasad Korban

Peristiwa

Warga Gempar Sinsang Singkawang Bunuh Diri
error: Content is protected !!