Home / Peristiwa

Selasa, 25 November 2025 - 18:51 WIB

Pasien Meninggal di IGD Puskesmas Matang Suri, Dinkes Sambas Beraksi

Kondisi Puskesmas Matang Suri, Kabupaten Sambas saat pasien IGD meninggal dunia.

Kondisi Puskesmas Matang Suri, Kabupaten Sambas saat pasien IGD meninggal dunia.

Sambas – Seorang pasien meninggal dunia di IGD Puskesmas Matang Suri, Kecamatan Jawai Selatan, Kabupaten Sambas, Minggu (23/11/2025).

Informasi pasien meninggal ini berawal dari video viral yang diunggah oleh seorang warga bernama Harun melalui akun Facebooknya.

Dalam rekaman itu terlihat ruang IGD Puskesmas Matang Suri dalam kondisi sepi tanpa kehadiran petugas medis saat pasien membutuhkan pertolongan darurat. Situasi tersebut memicu gelombang kekecewaan warga, yang menilai pelayanan puskesmas tidak memadai hingga menyebabkan pasien tidak terselamatkan.

“Lagi di Puskesmas Matang Suri, IGD kosong, padahal ada pasien darurat yang perlu ditangani secepatnya. Tapi ini tidak ada sama sekali, ke mana petugas? Petugas kosong, ambulans pun tidak ada. Bagaimana mau bawa pasien darurat?” ujar Harun dalam rekaman video tersebut.

Baca juga:  Pembunuh Pimpinan Kebun PT BAL Ditangkap

Harun juga menuliskan bahwa tidak ada petugas yang berjaga di IGD saat kejadian, sehingga pasien akhirnya meninggal dunia.

Harun juga menuliskan bahwa Puskesmas Matang Suri, Jawai Selatan, tidak ada petugas yang standby di IGD, sehingga pasien meninggal dunia.

Unggahan itu memicu beragam reaksi warganet yang mempertanyakan kesiapsiagaan tenaga kesehatan di Puskesmas Matang Suri. Banyak yang menyampaikan kekecewaan dan berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Menanggapi peristiwa ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr. Ganjar Eko Prabowo, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan dan memastikan evaluasi menyeluruh dilakukan.

Baca juga:  Banjir Singkawang Semakin Parah

“Kami akan melakukan penelusuran, meminta klarifikasi dari pihak puskesmas, serta memastikan pelayanan IGD harus selalu siap melayani masyarakat tanpa terkecuali,” ujarnya.

Dinas kesehatan menegaskan bahwa layanan IGD merupakan layanan kritis yang wajib tersedia selama 24 jam.

“Jika ditemukan kelalaian atau pelanggaran prosedur, langkah pembinaan hingga tindakan tegas akan dilakukan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Masyarakat berharap insiden ini menjadi perhatian serius agar pelayanan kesehatan di daerah tetap optimal dan dapat memenuhi kebutuhan warga yang membutuhkan pertolongan darurat kapan pun.

Penulis: Jaynudin  I Editor: Kisra Ramadani

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

combat kagitingan badge

Peristiwa

Kasad Raih Combat Kagitingan AD Filipina
Gubernur dan unsur Forkopimda berfoto bersama Paskibraka usai pengibaran Bendera Merah Putih 17 Agustus

Peristiwa

Khidmat..! Upacara HUT RI Provinsi Kalbar
Truk yag terguling akbat kecelakaan lalulitas di Jalan Lintas Malindo, Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam.

Peristiwa

Dua Truk Tabrakan di Sekayam, Sopir Luka Diduga Mengantuk
pemeriksaan kesehatan gratis, Minggu (15/6/2025) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kalbar Jalan Ahmad Yani 2, Kabupaten Kubu Raya.

Peristiwa

PWPM Kalbar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, KH. Ma’ruf Amin bersama Ketua Umum SMSI, Firdaus dan jajaran pengurus SMSI.

Peristiwa

Ma’ruf Amin Dukung Penguatan Media Siber Nasional dan HPN 2026 di Banten
Barang bukti yang ditemukan saat olah TKP Polsek Tebas di lokasi penemuan mayat.

Peristiwa

Polsek Tebas Olah TKP Temuan Mayat Bawah Jembatan
Kapolres Mempawah, AKBP Jonathan David Harianthono memimpin jumpa pers penangkapan Sy, pelaku pembnuhan di PT BAL

Peristiwa

Pembunuh Pimpinan Kebun PT BAL Ditangkap
Tim Satpolairud Polres Sambas mengevakuasi jenazah Mulyadi (49), Anak Buah Kapal (ABK) KM Wirangga di perairan Laut Subi, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (25/10/2025) sore.

Peristiwa

Satpolairud Evakuasi Jenazah ABK KM Wirangga di Laut Subi
error: Content is protected !!